Visum dan Foto Privat Diduga Bocor, Selebgram Nira Tuding Kelalaian RS Bhayangkara

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase - selebgram Nira saat menyampaikan orasi dalam aksi unjuk rasa di depan Polda Sulsel (kiri) dan potret dirinya dalam unggahan media sosial (kanan).

Foto Kolase - selebgram Nira saat menyampaikan orasi dalam aksi unjuk rasa di depan Polda Sulsel (kiri) dan potret dirinya dalam unggahan media sosial (kanan).

Zonafaktualnews.com – Selebgram Makassar, Nira, meluapkan kekecewaannya terkait dugaan kebocoran dokumen medis miliknya.

Dalam aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sulsel, Kamis (12/02/2025), Nira secara tegas menyoroti sistem pengelolaan data di RS Bhayangkara Makassar yang dinilainya lalai menjaga kerahasiaan pasien.

Nira menegaskan kehadirannya bukan untuk membela diri, melainkan memperjuangkan hak privasi yang menurutnya telah dilanggar.

“Saya berdiri di sini bukan karena tidak memiliki kesalahan. Namun karena hak kemanusiaan saya telah dicabut. Karena dokumen confidential itu tersebar luas di publik, bahkan diperjualbelikan seharga kopi yang saya minum sehari-hari,” ucapnya.

Nira menyebut hasil visum yang semestinya bersifat rahasia justru beredar luas, termasuk foto area intimnya. Ia mengaku terpukul karena dokumen yang seharusnya dilindungi ketat malah diduga dapat diakses pihak yang tidak berwenang.

BACA JUGA :  Nursanti, Buronan Kasus Penipuan Ditangkap Polda Sulsel

“Visum saya bocor. Saya hanya ingin tahu SIAPA dan KENAPA, data yang bersifat confidential bisa tersebar,” ungkap Nira usai aksi tersebut melalui akun Instagramnya @niraakuuu dikutip pada Minggu (15/2/2026).

Menurutnya, selama lima bulan terakhir ia mencoba bangkit dari tekanan sosial yang muncul akibat beredarnya dokumen itu.

Nira mengaku sempat berharap ada itikad baik dan kejelasan dari pihak terkait, namun hingga kini belum menerima permintaan maaf ataupun klarifikasi resmi.

“Lima bulan lalu, saya masih percaya akan ada kejelasan dan itikad baik. Saya percaya sumpah yang pernah diucap akan dijaga. Namun hingga hari ini, bahkan permintaan maaf pun tidak pernah saya terima,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kapolda Sulsel Menembus Banjir, Bantu Warga Antang yang Tengah Krisis

Ia menegaskan bahwa persoalan ini bukan disebabkan oleh kelalaiannya pribadi, melainkan dugaan lemahnya sistem keamanan data di rumah sakit tersebut.

“Bukan karena kelalaian saya. Bukan. Namun karena rentannya keamanan data di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar,” tambahnya.

Nira juga menduga dokumen visumnya disimpan di platform digital dengan akses terbuka, sehingga berpotensi memudahkan terjadinya kebocoran.

“Dokumen yang bersifat confidential itu tersebar luas karena ilegal access. Disimpan dengan open access. Bukankah itu kecerobohan?” katanya.

BACA JUGA :  Misi Keadilan Wawan Nur Rewa Ingatkan Penyelidikan Penembakan Pengacara, Jangan 'Sampai Mati Lampu'

Akibat peristiwa itu, ia mengaku menghadapi cibiran, penghakiman publik, hingga tekanan mental. Ia pun mempertanyakan pertanggungjawaban pihak-pihak yang dinilai memiliki kewenangan dalam pengelolaan data medis pasien.

“Dokter jaga, mahasiswa koas, perawat, staf bahkan direktur rumah sakit yang harus bertanggung jawab, masih bisa melanjutkan hidup layaknya tidak ada yang terjadi,” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak RS Bhayangkara Makassar terkait tudingan tersebut.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Fenomena Langka! Langit Seko di Luwu Utara Mendadak Diguyur Hujan Es
Mafia Solar “Berpesta” di SPBU Bungadidi, Polisi Didesak Sikat Operator Keparat
Bisnis Haram Obat Daftar G Berkedok Online di Maros Digulung Polisi
Setkab Balas Kritik “Prabowo Bedebah” Pakai Video Massa Menuai Polemik
1 SK Valid, 15 Pejabat di Gowa Antre Giliran Disikat di Bawah Teropong Bupati?
Heboh Link Video Kasir Indomaret 7 Menit di Medsos, Awas Jebakan Phishing
2 Hektare Hutan Pinus Malino Dilalap, Jago Merah Diduga dari Sampah Warga
Guru PPPK Jadi PNS, Kebijakan Juga Berlaku Pengajar TK dan Madrasah Negeri

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 01:23 WITA

Fenomena Langka! Langit Seko di Luwu Utara Mendadak Diguyur Hujan Es

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:33 WITA

Mafia Solar “Berpesta” di SPBU Bungadidi, Polisi Didesak Sikat Operator Keparat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:23 WITA

Bisnis Haram Obat Daftar G Berkedok Online di Maros Digulung Polisi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:02 WITA

Setkab Balas Kritik “Prabowo Bedebah” Pakai Video Massa Menuai Polemik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:22 WITA

1 SK Valid, 15 Pejabat di Gowa Antre Giliran Disikat di Bawah Teropong Bupati?

Berita Terbaru