Polisi Kantongi Identitas “Pencabut Nyawa” IRT di Bone

Sabtu, 11 November 2023 - 14:36 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Polisi Kantongi Identitas “Pencabut Nyawa” IRT di Bone

Polisi Kantongi Identitas “Pencabut Nyawa” IRT di Bone

Zonafaktualnews.com – Polisi telah mengantongi identitas “pencabut nyawa” seorang IRT di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Hal itu disampaikan oleh Kasubsi PIDM Humas Polres Bone Iptu Rayendra Muchtar dalam keterangannya, Sabtu (11/11/2023).

Serangkaian upaya pengungkapan di lapangan mengenai identitas pelaku sudah dikantongi oleh polisi.

“Ciri-cirinya sudah kami kantongi dan tim kami masih terus melakukan pengungkapan untuk menangkap pelaku,” katanya.

Berdasarkan ciri-ciri itu, kata Rayendra, polisi tengah memburu pelaku guna mengungkap penyebab pembunuhan tersebut.

BACA JUGA :  Terciduk Jual Sabu, Oknum Polisi di Bone Ditangkap

Adapun barang bukti yang diamankan yakni sebilah parang.

Rayendra juga meminta warga tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya terkait kasus ini.

Diberitakan sebelumnya, seorang IRT di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, ditemukan tewas mengenaskan.

Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dengan luka gorok di bagian lehernya.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone.

BACA JUGA :  Pelaku Pembunuhan Putri PJ Gubernur Papua Ditangkap

“Korban bernama Dahlia (54),” ujar Kasubsi PIDM Humas Polres Bone Iptu Rayendra Muchtar dalam keterangannya, Sabtu (11/11/2023).

IRT yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang barang campuran itu kata Rayendra ditemukan tewas pada Jumat (10/11/2023).

Pihak kepolisian, lanjut Rayendra masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan data terkait pembunuhan tesebut.

Selain itu, sejumlah saksi juga sedang diperiksa terkait kejadian ini.

BACA JUGA :  Kisah Asmara 5 Tahun Berakhir Tragis, Wanita di Mojokerto Dimutilasi Jadi 65 Potongan

“Sudah olah TKP. Tim masih ada dilokasi, Sekarang lagi periksa saksi-saksi yang melihat kejadian tersebut,”ujarnya.

Saat ini, korban dibawa ke RSUD Tenriawaru Bone untuk dievakuasi.

“Korban berada di RSUD Tenriawaru untuk dilakukan otopsi atau visum guna proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Gunung Latimojong Enrekang Mencekam, Api Karhutla 7 Hari Belum Padam
Neon Box Nganro Mart di Barru “Offside”, Tinggal Tunggu Dihantam Truk
Balap Liar di Gowa Didenda Rp 3 Juta, Polisi Didesak Transparansi Soal BRIVA
Pasokan Elpiji Diputus Agen 4 Bulan, Pangkalan di Takalar Ngaku Diancam
Cabor Jeneponto Menjerit! Dana Porprov Rp590 Juta Diduga Diatur Oknum KONI
Aksi Jilid II Rakyat Nusantara Ricuh di Kolaka, Polisi Diduga Pukuli Demonstran
Tambang Bermasalah di Gowa Terus Eksis, Janji Penindakan Tipidter Sekadar Bual?
Terjerat Utang Misterius PNM Mekaar, Warga Takalar Ngaku Dirugikan