Zonafaktualnews.com – Niat menebar teror di jalanan, kawanan geng motor di Makassar justru berujung apes.
Satu unit sepeda motor trail milik pelaku ludes dibakar massa usai mereka mengancam pengemudi ojek online (ojol) dan warga menggunakan busur.
Peristiwa ini bermula saat seorang pengemudi ojol melintas di Jalan Metro Tanjung Bunga usai menurunkan penumpang di depan Hotel Colonial.
Saat menuju kawasan Trans Studio Mall (TSM) Makassar, korban diadang sekelompok pemuda yang mengendarai lima sepeda motor.
Tanpa alasan jelas, para pelaku langsung membentangkan busur dan mengarahkannya ke setiap pengguna jalan yang melintas.
“Setiap warga yang lewat di sekitar gerombolan itu selalu diancam busur, termasuk korban yang merupakan pengemudi ojol,” kata Kapolsek Tamalate, Kompol Muhammad Idris kepada wartawan, Senin (26/10/2026).
Melihat ancaman tersebut, korban langsung tancap gas menyelamatkan diri ke arah TSM Makassar. Namun, kawanan geng motor itu terus mengejarnya hingga ke depan Warung Kopi Azzahra di Jalan Metro Tanjung Bunga.
Di tengah aksi kejar-kejaran, kondisi arus lalu lintas di lokasi kejadian ternyata sedang macet. Salah satu pelaku yang panik kemudian mencoba memutar balik dengan melawan arus untuk meloloskan diri.
“Saat itu kondisi jalan sedang macet. Salah satu pelaku nekat melawan arah untuk berbalik,” jelas Idris.
Aksi nekat itu membuat pelaku menabrak pengendara lain hingga terjatuh. Korban kecelakaan tersebut spontan meneriaki pelaku sebagai anggota geng motor, yang seketika memicu reaksi warga di sekitar lokasi.
Warga yang emosi langsung mengamankan dan menghakimi salah satu pelaku. Tak berhenti di situ, sepeda motor trail yang dikendarai pelaku juga diseret dan dibakar di tempat.
“Pelaku sempat diamuk massa sebelum akhirnya diamankan oleh sekuriti dan warga setempat,” ungkap Idris.
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga aksi gerombolan ini hanya bertujuan untuk menakut-nakuti warga yang melintas, bukan percobaan pembegalan murni.
“Kecil kemungkinan ini aksi begal karena mereka yang bersama-sama hanya berdua orang. Dan kalau lihat situasinya, mereka mungkin hanya menakuti untuk membentangkan busur,” paparnya.
Saat ini, pihak kepolisian telah membawa satu terduga pelaku ke Polrestabes Makassar.
Sementara itu, satu pelaku lain yang diduga ikut membentangkan busur masih dalam pengejaran setelah berhasil kabur dari lokasi.
“Pelaku sudah kami amankan dan dibawa ke Polrestabes Makassar untuk tindakan lebih lanjut. Barang bukti motor yang dibakar serta saksi-saksi juga sudah kami arahkan ke sana,” pungkas Idris.
Editor : Id Amor





















