Pertamina Berkomitmen Ciptakan Energi Berkelanjutan dalam Forum IIA 2024

Minggu, 13 Oktober 2024 - 08:26 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Pertamina Berkomitmen Ciptakan Energi Berkelanjutan dalam Forum IIA 2024

COO Aditya Muhammad Bintang Hadiri Gelaran Pertamina : IIA Improvement 2024: Driving Innovation: Pioneering Sustainable Energy and Community Development

Zonafaktualnews.com – Forum Improvement and Innovation (IIA) 2024 yang diselenggarakan bertujuan untuk membahas berbagai inovasi dalam mencapai net zero emission, dengan fokus pada teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS).

Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari industri energi migas, termasuk Direktur Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa, Wisnu Hindadari, serta para ahli dan pengelola dari berbagai sektor, yang semuanya memiliki peran kunci dalam upaya mempercepat transisi energi di Indonesia.

Inovasi untuk Keberlanjutan Energi

Pada forum ini, Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi guna menciptakan energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Wisnu Hindadari, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa forum ini memiliki misi besar, yaitu menjadi jembatan antara dunia bisnis, khususnya sektor minyak dan gas, serta kebutuhan untuk mempercepat adopsi energi terbarukan.

BACA JUGA :  Pertamina Pastikan Narasi Larangan Pertalite Merek Mobil Tertentu Hoaks

“Forum ini menjadi penting sebagai wadah diskusi, kolaborasi, dan implementasi teknologi yang dapat mendukung pencapaian target net zero emission Indonesia,” jelas Wisnu Hindadari.

Mendorong Penggunaan Energi Terbarukan

VP Exploration Regional Jawa, Indra Yuliandri, turut menyampaikan pandangannya mengenai peralihan kebutuhan energi nasional Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia memerlukan sekitar 160 juta ton oil equivalent (TOE) untuk memenuhi kebutuhan energi nasional, di mana 61% masih berasal dari minyak dan gas, sementara 8% berasal dari energi terbarukan.

Indra menekankan pentingnya mempercepat adopsi energi terbarukan, guna memenuhi 47% kebutuhan energi dari sumber terbarukan pada tahun-tahun mendatang.

BACA JUGA :  DPRD Sulsel Klaim Stok BBM Aman, Fakta di Lapangan Warga Antre di Pertamini

CCS: Solusi Kunci Mengurangi Emisi Karbon

COO Aditya Muhamad Bintang mengungkapkan bahwa Carbon Capture and Storage (CCS) adalah langkah penting dalam upaya mengurangi emisi karbon dioksida (CO2) dari aktivitas industri, terutama di sektor energi.

Aditya menjelaskan bahwa jika proyek CCS diimplementasikan secara efektif, ini dapat signifikan menurunkan jejak karbon dari proses produksi energi.

“CCS menjadi salah satu solusi utama untuk mengurangi emisi karbon di sektor energi, dan kami percaya ini merupakan langkah konkret menuju keberlanjutan energi,” tambah Aditya.

Kolaborasi untuk Lingkungan Lebih Baik

Sementara itu, Muzwir Wiratama, General Manager PHE ONWJ, memaparkan pentingnya kerjasama antara JSA dan POSCO Internasional dalam menciptakan solusi yang ramah lingkungan.

BACA JUGA :  Sulsel Dilanda Kelangkaan Solar, GRH Sebut Ini Kejahatan Ekonomi Terorganisir

Kerjasama ini bertujuan untuk meminimalkan dampak ekologis dari kegiatan industri energi.

“Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana teknologi dan kemitraan strategis dapat mengarah pada solusi yang lebih ramah lingkungan dan mengurangi jejak karbon dalam industri energi,” ujar Muzwir.

Forum IIA 2024 ini menjadi momentum bagi para pelaku industri energi untuk mengembangkan inovasi dan kolaborasi, demi mendorong transisi energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Pengamat Peringatkan Risiko “People Power Di-Nepal-kan” Jika Gibran Tak Mundur
Minta Gibran Lengser, Rocky Bak Kerbau Dicocok Hidungnya Usai Disemprot Bakom
Putusan MK Gagal Puaskan Publik, Prof Henri Sentil Polemik Ijazah Jokowi
Mahfud MD Sebut Wantimpres Lembaga Tak Berguna, Ruang Bicara Terkekang
Diduga Terpengaruh Tekanan, 9 Hakim MK Diadukan Terkait Kasus Gibran
Sindir Putusan MK, F-KRB: Gibran Ukir Sejarah Jadi Wapres Pertama Tanpa Ijazah SMA
MK Dianggap “Cuci Tangan” Tolak Diskualifikasi Gibran, Bola Panas ke DPR?
Suket Gibran Disebut Hasil Manipulasi, Buni Yani Desak MK Diskualifikasi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WITA

Pengamat Peringatkan Risiko “People Power Di-Nepal-kan” Jika Gibran Tak Mundur

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:21 WITA

Minta Gibran Lengser, Rocky Bak Kerbau Dicocok Hidungnya Usai Disemprot Bakom

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13 WITA

Putusan MK Gagal Puaskan Publik, Prof Henri Sentil Polemik Ijazah Jokowi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:34 WITA

Mahfud MD Sebut Wantimpres Lembaga Tak Berguna, Ruang Bicara Terkekang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 02:52 WITA

Diduga Terpengaruh Tekanan, 9 Hakim MK Diadukan Terkait Kasus Gibran

Berita Terbaru