Pertamina Berkomitmen Ciptakan Energi Berkelanjutan dalam Forum IIA 2024

Minggu, 13 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

COO Aditya Muhammad Bintang Hadiri Gelaran Pertamina : IIA Improvement 2024: Driving Innovation: Pioneering Sustainable Energy and Community Development

COO Aditya Muhammad Bintang Hadiri Gelaran Pertamina : IIA Improvement 2024: Driving Innovation: Pioneering Sustainable Energy and Community Development

Zonafaktualnews.com – Forum Improvement and Innovation (IIA) 2024 yang diselenggarakan bertujuan untuk membahas berbagai inovasi dalam mencapai net zero emission, dengan fokus pada teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS).

Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari industri energi migas, termasuk Direktur Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa, Wisnu Hindadari, serta para ahli dan pengelola dari berbagai sektor, yang semuanya memiliki peran kunci dalam upaya mempercepat transisi energi di Indonesia.

Inovasi untuk Keberlanjutan Energi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada forum ini, Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi guna menciptakan energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Wisnu Hindadari, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa forum ini memiliki misi besar, yaitu menjadi jembatan antara dunia bisnis, khususnya sektor minyak dan gas, serta kebutuhan untuk mempercepat adopsi energi terbarukan.

BACA JUGA :  Solar Industri Tembus Rp28 Ribu, Black Market Mulai Dilirik Pebisnis di Sulsel

“Forum ini menjadi penting sebagai wadah diskusi, kolaborasi, dan implementasi teknologi yang dapat mendukung pencapaian target net zero emission Indonesia,” jelas Wisnu Hindadari.

Mendorong Penggunaan Energi Terbarukan

VP Exploration Regional Jawa, Indra Yuliandri, turut menyampaikan pandangannya mengenai peralihan kebutuhan energi nasional Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia memerlukan sekitar 160 juta ton oil equivalent (TOE) untuk memenuhi kebutuhan energi nasional, di mana 61% masih berasal dari minyak dan gas, sementara 8% berasal dari energi terbarukan.

BACA JUGA :  Harga Minyak Dunia Melonjak, APBN Diperkirakan Hanya Bisa Bertahan Singkat

Indra menekankan pentingnya mempercepat adopsi energi terbarukan, guna memenuhi 47% kebutuhan energi dari sumber terbarukan pada tahun-tahun mendatang.

CCS: Solusi Kunci Mengurangi Emisi Karbon

COO Aditya Muhamad Bintang mengungkapkan bahwa Carbon Capture and Storage (CCS) adalah langkah penting dalam upaya mengurangi emisi karbon dioksida (CO2) dari aktivitas industri, terutama di sektor energi.

Aditya menjelaskan bahwa jika proyek CCS diimplementasikan secara efektif, ini dapat signifikan menurunkan jejak karbon dari proses produksi energi.

“CCS menjadi salah satu solusi utama untuk mengurangi emisi karbon di sektor energi, dan kami percaya ini merupakan langkah konkret menuju keberlanjutan energi,” tambah Aditya.

Kolaborasi untuk Lingkungan Lebih Baik

BACA JUGA :  Harga BBM Turun Per 1 Oktober 2024, Ini Rinciannya

Sementara itu, Muzwir Wiratama, General Manager PHE ONWJ, memaparkan pentingnya kerjasama antara JSA dan POSCO Internasional dalam menciptakan solusi yang ramah lingkungan.

Kerjasama ini bertujuan untuk meminimalkan dampak ekologis dari kegiatan industri energi.

“Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana teknologi dan kemitraan strategis dapat mengarah pada solusi yang lebih ramah lingkungan dan mengurangi jejak karbon dalam industri energi,” ujar Muzwir.

Forum IIA 2024 ini menjadi momentum bagi para pelaku industri energi untuk mengembangkan inovasi dan kolaborasi, demi mendorong transisi energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Status Ijazah Jokowi Belum Diputus, Hakim Tak Pernah Nyatakan Keaslian
Samin Tan dan Purnomo Pernah Masuk Forbes, Mintarsih Ungkap Fakta Baru
Efisiensi Anggaran Dipertanyakan, Motor MBG Diduga Di-markup Fantastis
Perlawanan Belum Selesai, Budiman S Bawa Sengketa Tanah Maros ke MA
PERMAHI Kawal Kasus ART Bengkulu, Nilai Cacat Bukti dan Dorong RDPU DPR
Dituding Danai Roy Suryo, JK Ngamuk Laporkan Rismon atas Tuduhan Tanpa Bukti
Harga Minyak Dunia Melonjak, APBN Diperkirakan Hanya Bisa Bertahan Singkat
Adaptasi Situasi Global, Pemerintah Berlakukan WFH ASN dan Swasta Setiap Jumat

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 02:23 WITA

Status Ijazah Jokowi Belum Diputus, Hakim Tak Pernah Nyatakan Keaslian

Kamis, 16 April 2026 - 23:45 WITA

Samin Tan dan Purnomo Pernah Masuk Forbes, Mintarsih Ungkap Fakta Baru

Rabu, 15 April 2026 - 10:01 WITA

Efisiensi Anggaran Dipertanyakan, Motor MBG Diduga Di-markup Fantastis

Jumat, 10 April 2026 - 22:07 WITA

Perlawanan Belum Selesai, Budiman S Bawa Sengketa Tanah Maros ke MA

Jumat, 10 April 2026 - 10:15 WITA

PERMAHI Kawal Kasus ART Bengkulu, Nilai Cacat Bukti dan Dorong RDPU DPR

Berita Terbaru