Persekongkolan Jahat, Timnas Indonesia U-23 Dikalahkan Wasit

Selasa, 30 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Persekongkolan Jahat, Timnas Indonesia U-23 Dikalahkan Wasit

Persekongkolan Jahat, Timnas Indonesia U-23 Dikalahkan Wasit

Zonafaktualnews.com – Timnas Indonesia U-23 dikalahkan oleh wasit pada semifinal Piala Asia U-23 2024 yang digelar di Qatar.

Kekalahan Timnas Indonesia U-23 versus Uzbekistan yang berakhir dengan skor 0-2 itu disebut ada persekongkolan jahat.

Persekongkolan jahat tersebut diduga dilakukan oleh wasit asal China, Shen Yinhao yang dibantu wasit VAR asal Thailand.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya, Sivakon Puudom berkali-kali bikin keputusan yang sangat fatal dan merugikan Timnas Indonesia U-23

Kecurangan pertama terjadi pada menit ke 26 Witan Sulaman dijegal bek Uzbekistan Abdul Qadir Hussanov.

Dalam tayangan ulang Timnas Indonesia U-23 Witan Sulaman dijatuhkan di dalam kotak penalti.

Semua pemain Timnas Indonesia U-23 menyakini sebuah pelanggaran itu akan membuahkan hadiah tendangan 12 pas.

BACA JUGA :  Mengintip Potret Wasit Shen Yinhao yang Diulek Netizen

Namun setelah wasit asal China Shen Yinhao melihat  ia menyatakan bukan pelanggaran untuk Indonesia. Tapi malah Witan Sulaman di nyatakan melakukan pelanggaran.

Tak hanya itu, pemain Uzbekistan, Ulubek Hashimov melakukan pelanggaran terhadap Timnas Indonesia U-23, Pratama Arhan disisi kiri pertahanan pada menit ke 40.

Tangan kanan Hoshimov dengan sengaja mengenai leher Pratama Arhan namun tidak ada kartu kuning untuk penyerang Uzbekistan itu.

Pada babak kedua, Shin Tae Yong mendapat kartu kuning tepatnya pada menit ke 58.

Pelatih Timnas Indonesia U-23, Shin Tae Yong itu diberikan kartu kuning oleh wasit asal China, Shen Yinhao.

Shin Tae Yong melakukan protes keras tersebut lantaran wasit Shen Yinhao itu dianggap terlalu loyal memberikan kartu ke Timnas Indonesia  U-23, ketimbang kepada pemain Uzbekistan.

BACA JUGA :  Gegara Aturan Nobar Timnas U-23, Tagar Boikot MNC Ramai di Medsos

Paling parahnya lagi, pada menit ke 61, pada momen itu, Timnas Indonesia U-23 mencetak gol melalui Muhammad Ferrari.

Gol itu bermula dari umpan silang dari sisi kiri. Bola tersebut tidak bisa dikontrol dengan baik oleh Ferrari.

Kemudian, bola itu mendekat ke Ramadan Sananta. Sananta lalu mengopor bola tersebut ke Ferrari. Ferrari lalu menembakan bola tersebut dengan kaki kanannya dan terjadilah Gol.

Wasit asal China, Shen Yinhao itu tidak percaya kalau gol tersebut sah. Ia memutuskan mengecek pada menit ke 63 guna memastikan.

Setelah melihat dan mengecek, wasit Shen Yinhao membatalkan gol yang dilakukan oleh Muhammad Ferrari.

Kecurangan dan kongkalikong wasit dan VAR menjadi sumber kritikan Asian Football Confederation (AFC) dan netizen

BACA JUGA :  Terbukti Culas, KPU Minta Maaf dan Akui 2.325 TPS Salah Input Suara

Presiden AFC, Salman bin Khalifa menggambarkan bobroknya kepemimpinan wasit yang memimpin laga Semifinal Piala Asia U-23 antara Timnas indonesia versus Uzbekistan.

“Ternyata yang bisa mengalahkan Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 tahun ini adalah wasit,” ujar Salman bin Khalifa dalam konferensi pers usai pertandingan antara Timnas Indonesia versus Uzbekistan.

Tak hanya AFC, reaksi netizen Indonesia juga banyak melaknat atas kecurangan dan kongkalikong atas kepemimpinan wasit asal China, Shen Yinhao dengan wasit VAR yang menganulir gol Indonesia.

“Cek Var penalti malah ga pelanggaran sama sekali. Cek Var goal Indonesia dianggap offside. Tetep semangat Timnas,” ujar salah satu netizen yang mengomentari  kepemimpinan wasit Shen Yinhao.

 

 

(Id Amor)

Berita Terkait

Mengusik Kenyamanan Penguasa, Ini Fakta di Balik Film Dokumenter Pesta Babi
Fasilitas Tahanan Rumah Terdakwa Korupsi Nadiem Makarim Dinilai Cederai Keadilan
Prabowo Temukan Rp39 Triliun Dana Mengendap di Rekening Tak Bertuan
Diduga Gunakan Gelar Insinyur Palsu, Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan
Purbaya Akui Kecolongan, Anggaran Rp1,05 T Motor BGN Lolos Meski Sudah Ditolak
Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar Terungkap, Ada Mobil dan Jam Mewah
F-KRB Sentil BGN, Nilai MBG Tak Efektif, Desak Audit Total Pemborosan Anggaran
Tak Bisa Diakses Lagi, Komdigi Takedown Video Amien Rais soal ‘Skandal Istana’

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:35 WITA

Mengusik Kenyamanan Penguasa, Ini Fakta di Balik Film Dokumenter Pesta Babi

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:32 WITA

Fasilitas Tahanan Rumah Terdakwa Korupsi Nadiem Makarim Dinilai Cederai Keadilan

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:44 WITA

Prabowo Temukan Rp39 Triliun Dana Mengendap di Rekening Tak Bertuan

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:51 WITA

Diduga Gunakan Gelar Insinyur Palsu, Menkes Budi Gunadi Sadikin Dilaporkan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 02:08 WITA

Purbaya Akui Kecolongan, Anggaran Rp1,05 T Motor BGN Lolos Meski Sudah Ditolak

Berita Terbaru