Miris, TPI Beba Kumuh Bukti Kegagalan Kadis dan Kepala UPTD

Minggu, 16 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TPI Beba semrawut sampah bertaburan dan menimbulkan bau yang tak sedap

TPI Beba semrawut sampah bertaburan dan menimbulkan bau yang tak sedap

Zonafaktualnews.com – Terkesan menjijikan. Begitulah kondisi Tempat Pelangan Ikan (TPI) di Beba, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan

Pasalnya, di sekitar pusat pelelangan ikan itu, juga terlihat banyak sampah berserakan.

Permasalahan di TPI Beba, Kabupaten Takalar ini, sudah lama menjadi sorotan publik lantaran kondisinya cukup memprihatikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika kondisi TPI Beba ini dibiarkan semrawut, kumuh dan kotor, serta sampah bertaburan dimana-mana tentu hal ini menunjukkan bukti kegagalan Kadis dan Kepala UPTD tersebut

Ketua Divisi Kebijakan Publik Lembaga Poros Rakyat Indonesia Risdianto, menyayangkan soal kelalaian dan tanggungjawab kebersihan di TPI Beba, Kabupaten Takalar

BACA JUGA :  Pengelolaan BUMDes Barugaya Sarat Bermasalah, Miliaran Rupiah Bisu di Tangan Ketua

Keluhan masyarakat sudah cukup lama disampaikan namun sampai saat ini belum ada tindakan yang signifikan dari pihak berwenang untuk mengatasi polemik TPI

Risdianto menilai kinerja Kadis Perikanan dan Kepala UPTD TPI Beba tidak becus dalam mengembangkan amanah dan tanggung jawab sebagai pemimpin

“Kondisi yang semakin memburuk ini pun menimbulkan keprihatinan dari berbagai pihak, terutama para nelayan dan pedagang ikan yang menjual hasil tangkapan mereka di pelelangan tersebut” ujar Risdianto dalam keterangannya, Minggu (16/4/2023)

Kondisi TPI jika dibiarkan kata Risdianto maka
akan berdampak buruk pada kualitas ikan yang dijual nantinya, sehingga menurunkan minat pengunjung untuk datang ke sana.

BACA JUGA :  Amburadul Penataan Aset, Lahan Milik Warga 'Diserobot' Pemkab Takalar
TPI Beba, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan kondisinya cukup memprihatikan.

Sementara itu, menurut dari keterangan salah satu warga, bahwa TPI sekarang makin kacau dan makin kotor setelah ada pembangunan pelelangan ikan tersebut

“Dulu sebelum TPI dibangun, sampah jarang terlihat dan kami rakyat sekitar pesisir rajin membersihkan pinggiran laut karena mata pencaharian kami dari situ” ujar salah satu warga setempat

Warga setempat pun menghimbau agar pihak berwenang diharapkan segera mengambil tindakan untuk memperbaiki kondisi di TPI Beba, Kabupaten Takalar.

Menurutnya, hal ini tidak hanya penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan masyarakat yang nantinya mengunjungi pelelangan tersebut, tetapi juga untuk menjaga kualitas ikan yang dijual agar tetap segar dan aman dikonsumsi.

BACA JUGA :  SEKAT-RI dan LPRI Beri Ucapan Selamat Ultah ke Danny Pomanto

Terpisah, Kepala UPTD Beba, yang dikonfirmasi melalui WhatsApp, mengatakan bahwa pelelangan ini tidak punya dana bantuan.

“Tidak ada dana untuk membiayai tersebut” ungkapnya

Kepala UPTD juga menantang pihak lembaga dan awak media yang sudah memberitakan tentang kejorokan di TPI Beba, Takalar

Tantangan itu untuk memastikan bahwa TPI Beba tidak punya bantuan untuk perbaikan got yang buntu dan tidak punya anggaran untuk pembersihan sampah di area pelelangan itu

Disinggung soal retribusi yang ditagih tiap hari, Kepala UPTD Beba bungkam alias diam, langsung mengakhiri pesan chat tersebut.

Darwis | Editor : Isal

Berita Terkait

Bau Amis Mark-up Internet di Pemkab Tator Menyengat, Polisi Diminta Usut Tuntas
Jejak Gelap Rutan Masamba Terkuak, Kepala BNNP Sulsel dan Karutan Didesak Dicopot
Satu Lahan Empat Alas Hak, Sengkarut ‘Sertifikat Siluman’ di Macanda Gowa Terkuak
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Dihadiri Tokoh Penting, Ketua DPRD Pimpin Paripurna Puncak Hari Jadi Luwu Utara
Publik Tak Puas Klarifikasi Skandal Oknum DPRD Enrekang, Dalih Istri Kedua Disoal
Ketua DPRD Lutra dan Bupati Lepas Jalan Sehat Anti Mager, Warga Membeludak
Anak Kuli Bangunan Asal Pinrang Raih Penghargaan Dunia Usai Retas Sistem NASA

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 01:25 WITA

Bau Amis Mark-up Internet di Pemkab Tator Menyengat, Polisi Diminta Usut Tuntas

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:41 WITA

Jejak Gelap Rutan Masamba Terkuak, Kepala BNNP Sulsel dan Karutan Didesak Dicopot

Jumat, 8 Mei 2026 - 01:34 WITA

Satu Lahan Empat Alas Hak, Sengkarut ‘Sertifikat Siluman’ di Macanda Gowa Terkuak

Selasa, 28 April 2026 - 20:33 WITA

Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah

Senin, 27 April 2026 - 00:36 WITA

Dihadiri Tokoh Penting, Ketua DPRD Pimpin Paripurna Puncak Hari Jadi Luwu Utara

Berita Terbaru