Ringkasan
Keluarga Yuvita Tri Rezeki, korban penyekapan dan penganiayaan di Kabupaten Bandung, menyampaikan kemarahan setelah mengetahui Yuvita kehilangan penglihatan permanen akibat perlakuan pelaku, Taufik Hidayat. Kakaknya, Apip Shandy, menilai hukuman penjara tidak cukup dan meminta keadilan setimpal atas penderitaan adiknya.
Meski kecewa, keluarga mengapresiasi penangkapan Taufik oleh Polda Jawa Barat di Majalaya. Mereka kini menunggu proses hukum yang dianggap mampu menjawab tuntutan keadilan atas kondisi Yuvita yang cacat seumur hidup.
Zonafaktualnews.com – Pelaku penyekapan dan penganiayaan Taufik Hidayat diminta keluarga agar matanya dicungkil sebagai ganti penglihatan korban Yuvita Tri Rezeki (29) yang hilang permanen akibat ulah sontoloyo pelaku.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemarahan tersebut disampaikan kakak kandung korban, Apip Shandy, di pelataran RSUP Dr Hasan Sadikin, Bandung, Kamis (25/6/2026), usai mengetahui adiknya harus menanggung cacat seumur hidup setelah tiga tahun disekap.
Apip menegaskan bahwa hukuman penjara tidaklah cukup bagi Taufik yang telah menghancurkan masa depan adiknya secara keji di Kabupaten Bandung.
Ia menuntut keadilan yang setimpal dengan penderitaan yang dirasakan korban selama masa penyekapan.
“Kendati demikian, saya meminta sepasang mata tersangka Taufik Hidayat itu sebagai ganti mata adik saya yang sekarang sudah tidak bisa melihat lagi,” tegas Apip dengan nada bergetar menahan amarah.
- Tak Puas Dibui, Kakak Korban Penyekapan Minta Mata Taufik Sontoloyo Dicungkil
- 14 Kapolres di Sulsel Dikocok Ulang, Gowa, Maros hingga Toraja Ganti Nakhoda
- 40 Tahun Mengabdi, Guru Ijah Jadi Simbol Kesenjangan dalam Realisasi Anggaran MBG
- Polisi Kejar Geng Motor Pengeroyok Selebgram di Jalan Sudirman Makassar
- Anak SD dan SMP Ketakutan, Ibu di Parepare Ngaku Disorot Flash HP Oknum Polisi
Di tengah duka, Apip tetap mengapresiasi kinerja Polda Jawa Barat yang bergerak cepat menangkap pelaku tanpa perlawanan di Majalaya, Kabupaten Bandung.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak kepolisian karena pelaku sudah berhasil ditangkap di Majalaya,” ucap Apip.
Rasa syukur tersebut tak mampu membendung sakit hati keluarga melihat kondisi fisik Yuvita yang hancur.
Aksi Taufik yang menyekap dan menyiksa Yuvita hingga buta dinilai keluarga benar-benar di luar nalar kemanusiaan.
Kini, pihak keluarga menanti ketegasan hukum untuk menjawab tuntutan qisas mereka.
Keluarga ingin mata dibalas mata, karena bagi mereka, bui saja tidak akan pernah cukup membayar gelapnya dunia yang kini dialami Yuvita.
Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok





















