Konser Coldplay Dapat Banyak Penolakan dari Masyarakat Indonesia

Sabtu, 11 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konser Coldplay Dapat Banyak Penolakan dari Masyarakat Indonesia

Konser Coldplay Dapat Banyak Penolakan dari Masyarakat Indonesia

Zonafaktualnews.com – Konser Coldplay akan segera meriahkan Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Rabu (15/11/2023).

Namun konser Coldplay ini mendapat banyak gelombang penolakan dari masyarakat Indonesia.

Pasalnya, grup musik asal Inggris itu disebut-sebut akan membawa kampanye dukungan terhadap LGBT yang akan dipertunjukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kendati demikian, Gerakan Nasional Anti LGBT (GERANATI) menolak akan kedatangan Coldplay.

GERANATI juga ingin memastikan pada pihak penyelnggara, soal kepastian tidak ada kampanye pro-LGBT.

“Apa yang kami perjuangkan? Adalah untuk keutuhan bangsa, menjaga moral bangsa,

BACA JUGA :  MUI Kecam Pertemuan LGBT se-ASEAN di Jakarta

Dan kesepakatan kita bersama adalah sama-sama untuk kita menjaga nilai-nilai Pancasila,

Terutama khususnya Ketuhanan Yang Maha Esa,” ucap Juru Bicara GERANATI, Novel Bamukmin.

Novel menyatakan, Coldplay kerap mengkampanyekan dukungan kepada kelompok LGBT dalam konsernya.

Hal ini tidak bisa diterima oleh kalangan umat beragama, khususnya umat Islam. GERANATI sendiri, terdiri dari beberapa tokoh agama dan anggota yang berasal dari Persaudaraan Alumni (PA) 212.

Menurut dia, upaya penolakan ini bukan sekonyong-konyong muncul saat ini. Namun, sudah diupayakan sejak lama dan telah meminta beberapa pihak terkait untuk dapat memberikan kepastian tidak ada kampanye LGBT di konser Coldplay.

BACA JUGA :  MUI Sulsel Tolak dan Kecam W Super Club di Makassar

“Setiap minggu kami bahas, setiap habis pembahasan kami ada upaya, mulai dari Menkopolhukam, Menparekraf berkali-kali kami suratin. Begitu juga beberapa instansi yang terkait, itu enggak ada follow up-nya,” jelas Novel.

Ia menegaskan, pihaknya tidak benci terhadap musik apalagi melarang musik. Novel juga menyatakan tidak melarang adanya konser di Indonesia.

Pihaknya, kata dia, hanya ingin jaminan agar konser Coldplay tidak diisi dengan kampanye LGBT.

BACA JUGA :  Pro dan Kontra Konser Coldplay, Sandiaga Uno Vs MUI Adu Mulut

Novel juga mengklaim, pihaknya sudah menemui pihak promotor dan dijanjikan bahwa konser Coldplay tidak berkampanye LGBT.

Namun, ia menilai tidak ada jaminan resmi dari janji tersebut sehingga akan melakukan aksi penolakan.

“Karena tidak ada satu komitmen pun untuk tidak ada jaminan kampanye LGBT. Itu tidak ada sampai saat ini,” ujar Novel.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Prabowo Rombak Kesejahteraan Hakim Naik 300 Persen Agar Tak Bisa Disogok
Eks Wakapolri Oegroseno Marah Sebut Tindakan Kortastipidkor Sarat Kriminalisasi
Ada Pembalikan Proses Hukum, Pengacara dr Tifa Sebut Jokowi Pantas Jadi Terdakwa
Jokowi Diduga Resah, Analis Intelijen Endus Ada Skenario Jatuhkan Febrie
Kejagung Hentikan Pulbaket MBG, Pastikan Tidak Ada Pemeriksaan Polri
Mahfud MD Ungkap Hubungan Kepolisian-Kejaksaan Sudah Lama Tak Harmonis
Digoyang Kasus Korupsi Batubara, Isu Jampidsus Febrie Mundur Beredar
Tepis Isu Penggerudukan, TNI Minta Publik Waspada Provokator Medsos

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:51 WITA

Prabowo Rombak Kesejahteraan Hakim Naik 300 Persen Agar Tak Bisa Disogok

Jumat, 17 Juli 2026 - 01:30 WITA

Ada Pembalikan Proses Hukum, Pengacara dr Tifa Sebut Jokowi Pantas Jadi Terdakwa

Selasa, 14 Juli 2026 - 02:34 WITA

Jokowi Diduga Resah, Analis Intelijen Endus Ada Skenario Jatuhkan Febrie

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:43 WITA

Kejagung Hentikan Pulbaket MBG, Pastikan Tidak Ada Pemeriksaan Polri

Senin, 13 Juli 2026 - 01:52 WITA

Mahfud MD Ungkap Hubungan Kepolisian-Kejaksaan Sudah Lama Tak Harmonis

Berita Terbaru