Kecaman Meluas, Ketua KNPI Pinrang Desak Kapolri Tindak Tegas Kapolda Sulsel

Selasa, 10 September 2024 - 08:09 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Ketua KNPI Pinrang, Muhammad Zainal Arifin (Ist)

Ketua KNPI Pinrang, Muhammad Zainal Arifin (Ist)

Zonafaktualnews.com – Ketua KNPI Kabupaten Pinrang, Muhammad Zainal Arifin, mengecam keras tindakan Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, yang diduga mengintimidasi seorang wartawan setelah memberitakan adanya dugaan pungutan liar (pungli) di Satlantas Polres Bone.

Menurut Zainal, seharusnya Kapolda berterima kasih kepada wartawan yang mengungkap penyimpangan yang dilakukan oleh oknum anggotanya.

Pemberitaan seperti ini justru membantu Kapolda mengetahui perilaku yang mencoreng nama baik institusi kepolisian.

“Harusnya beliau berterima kasih, bukan malah mengintimidasi wartawan,” ujar Ketua KNPI Pinrang, Zainal Arifin, Selasa (10/9/2024).

BACA JUGA :  Kompolnas Angkat Bicara Soal Mutasi Istri Wartawan Usai Bongkar Pungli di Bone

Zainal menilai tindakan Kapolda tersebut sebagai upaya membungkam kebebasan pers dan justru akan merusak kepercayaan publik terhadap kepolisian.

Sebagai pejabat tinggi, Kapolda harusnya mendukung transparansi dan menerima kritik yang membangun demi kebaikan institusi.

Lebih lanjut, Zainal berharap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo segera mengambil tindakan tegas terhadap Kapolda Sulsel.

Dia mengingatkan agar janji Kapolri bukan sekadar retorika, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata.

BACA JUGA :  Modus Adopsi Ilegal, Bilqis Diperjualbelikan 3 Kali, Harga Naik dari Rp3 Juta ke Rp30 Juta

“Kapolri pernah bilang, kalau pimpinan tidak mampu membersihkan ekor yang busuk, maka Kapolri akan memotong kepala. Artinya, jika Kapolda, Kapolres, atau Kapolsek tidak mampu memimpin anggotanya dengan baik, maka mereka harus bertanggung jawab dan ditindak tegas,” jelas Zainal.

Tindakan intimidasi terhadap wartawan ini, menurut Zainal, merupakan perbuatan tercela yang dapat merusak citra kepolisian di mata masyarakat.

BACA JUGA :  Skincare Diduga Berbahaya, Owner Mira Hayati Terancam Penjara

Oleh karena itu, dia menegaskan bahwa ini adalah waktu yang tepat bagi Kapolri untuk menunaikan janjinya dan menindak tegas pimpinan yang tidak mampu menjaga integritas institusi kepolisian.

“Saatnya Kapolri bertindak dan menunaikan janjinya,” pungkas Zainal.

 

(RL/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang
Warga Gowa Kelimpungan Cari LPG 3 Kg, Mafia Gas Diduga Mainkan Distribusi?
173 Siswa-Guru Keracunan MBG, Mitra SPPG Tator Salahkan Korban yang Makan
Sengkarut Upah Pekerja, Proyek Rehabilitasi Irigasi di Takalar Disetop Paksa
Kadishub Gowa Dinilai “Injak” Wibawa Bupati, TIB Duga Ada Upaya Makar
7 Pejabat “Disapu Bersih” Bupati, Sisa 8 Termasuk Kadishub Gowa Bakal Ditendang?
2 Putri Pemilik RM Citra Padang Tewas Dilindas Truk PT Bintang Terang 89
1 SK Valid, 15 Pejabat di Gowa Antre Giliran Disikat di Bawah Teropong Bupati?

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 02:02 WITA

Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang

Senin, 7 September 2026 - 02:49 WITA

Warga Gowa Kelimpungan Cari LPG 3 Kg, Mafia Gas Diduga Mainkan Distribusi?

Senin, 7 September 2026 - 01:24 WITA

173 Siswa-Guru Keracunan MBG, Mitra SPPG Tator Salahkan Korban yang Makan

Minggu, 6 September 2026 - 02:52 WITA

Sengkarut Upah Pekerja, Proyek Rehabilitasi Irigasi di Takalar Disetop Paksa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 03:11 WITA

Kadishub Gowa Dinilai “Injak” Wibawa Bupati, TIB Duga Ada Upaya Makar

Berita Terbaru