Kasus Al Zaytun Panji Gumilang, Menteri Agama Bungkam

Selasa, 25 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase Menteri Agama dan Panji Gumilang

Foto Kolase Menteri Agama dan Panji Gumilang

Zonafaktualnews.com – Kasus penyimpangan pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang, membuat Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas bungkam.

Yaqut Cholil Qoumas menolak memberikan komentar terkait perkembangan penanganan Ponpres Al Zaytun.

Sejumlah netizen tak segan-segan menyebut kinerja Menag Yaqut tidak becus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam video yang diunggah oleh @ARUM TV, netizen membanjiri komentar dengan mendukung bahwa Menag Yaqut telah tidak tegas menyikapi kasus Panji Gumilang.

Di mana, dalam video itu pemerhati politik sekaligus trainer motivator Saiful Zaman menyoroti ketegasan dari Menteri Agama (Menang) RI H Yaqut Cholil Qoumas.

Saiful Zaman menilai Menag RI H Yaqut Cholil Qoumas terkesan tutup mata terkait Ponpes Al Zaytun Indramayu yang telah menimbulkan berbagai kontroversi di kalangan masyarakat publik

Dikatakan Saiful Zaman Menag RI H Yaqut Cholil Qoumas, disinyalir telah bungkam seribu bahasa tentang persoalan yang saat ini terjadi di Ponpes Al Zaytun yang heboh beberapa waktu belakang ini.

BACA JUGA :  225 Jemaah Haji Meninggal, Cak Imin Minta Menteri Agama Dipecat

Bahkan, kata Saiful Zaman Menag Yaqut justru lebih memilih repot untuk bolak balik Jakarta-Mekkah mengurusi acara bulan bung Karno di Gelora Bung Karno (GBK).

“Tapi begitu repotnya (Yaqut), bolak balik Jakarta-Mekkah hanya untuk memimpin doa di acara Bulan Bung Karno di GBK,” kata Saiful Zaman dalam unggahan video.

Saiful Zaman sedikit menyentil Menang Yaqut, bahwa kalau hanya sekedar cuma baca doa saja, dirinya pun bisa melakukannya.

“Kalau baca doa saya juga bisa, apalagi Menteri Agama Gus Yaqut baca teks, tinggal bacain,” tuturnya.

Dia sangat menyayangkan, pejabat-pejabat seperti Menag RI H Yaqut Cholil Qoumas, tidak dapat melihat yang mana permasalahan yang seharusnya jadi prioritas pemerintah.

BACA JUGA :  Kribo Terusik Pasal Penistaan Agama Sebut Bikin Gaduh Harus Dihapus

Padahal, lanjutnya permasalah yang terjadi di Ponpes Al Zaytun Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat adalah urusan dari pihak Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Lebih lanjut dikatakan Saiful Zaman, Kemenag RI diberi kepercayaan oleh pemerintah uang miliaran rupiah untuk membiayai Pesantren di Indonesia.

“Dan sekarang ada masalah kok ga ada ngomong-ngomong, apa mau diambil alih saja sama Mahfud MD pekerjaan Kemenag,” tandasnya.

Dari pernyataan Saiful Zaman itulah, warganet ikut setuju dan menyebut Menag Yaqut bungkam.

Warganet berprasangka bahwa Menag RI H Yaqut Cholil Qoumas diduga orang yang turut mensupport seluruh kegiatan Ponpes Al Zaytun Indramayu selama ini.

Sebagian netizen juga berharap kepada Presiden Joko Widodo untuk bertindak tegas, bila perlu H Yaqut Cholil Qoumas dicopot saja dari jabatannya sebagai Menteri Agama RI.

“Pecat saja Menteri Agama, gak becus, pura pura gak tahu, diem, bungkam, pengecut,” tulis komentar akun @purno*****.

BACA JUGA :  PKB Peringatkan Gus Yaqut : Hati-hati Jaga Mulutnya

“Menteri Agama Yaqud tidak berguna tidak mengerti tupoksinya, tidak layak jadi Menteri Agama, pikirannya hanya mencari cari duit dengan menaikkan ONH,” tulis komentar akun @amir*****.

Selain itu, Yaqut dihadapan media terus menolak memberikan tanggapan mengenai sejumlah persoalan yang muncul.

“Nanti, nanti, nanti,” jawab Yaqut sambil bergegas memasuki mobil usai mengikuti acara PAKU Integritas dengan KPK, di Gedung Merah Putih KPK K4, Jakarta Selatan, Senin (24/7/2023).

Tanggapan Yaqut yang terkesan menghindari pertanyaan media menimbulkan kritik dari berbagai kalangan.

Sikap Menag yang enggan berkomentar ini juga menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat terkait transparansi dan akuntabilitas penanganan dugaan penyimpangan di Ponpes Al Zaytun.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Tak Lagi Kelola Gizi, Dadan Hindayana Kini “Dipromosi” Jadi Tahanan Kejagung
Pencopotan Dadan Tak Cukup, Netizen: “Usut Korupsi BGN dan Tangkap Si Botak”
Jalur Tikus Impor Terbongkar, KPK Sisir 20 Forwarder dalam Skandal Bea Cukai
Tiga Kekeliruan Fatal Klaim “APBN Setara Baitul Mal Modern”
Ironis! APBN “Disembelih” Atas Nama Kurban Rakyat, Narasi Efisiensi Runtuh
Tak Terima Disebut “Suku Barbar”, Warga Minang Laporkan Abu Janda ke Bareskrim
Pertamina Pastikan Narasi Larangan Pertalite Merek Mobil Tertentu Hoaks
Dipolitisasi di Film Pesta Babi, Pejuang Lingkungan Balik Arah Dukung Food Estate

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:06 WITA

Pencopotan Dadan Tak Cukup, Netizen: “Usut Korupsi BGN dan Tangkap Si Botak”

Selasa, 2 Juni 2026 - 02:43 WITA

Jalur Tikus Impor Terbongkar, KPK Sisir 20 Forwarder dalam Skandal Bea Cukai

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:35 WITA

Tiga Kekeliruan Fatal Klaim “APBN Setara Baitul Mal Modern”

Kamis, 28 Mei 2026 - 03:32 WITA

Ironis! APBN “Disembelih” Atas Nama Kurban Rakyat, Narasi Efisiensi Runtuh

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:28 WITA

Tak Terima Disebut “Suku Barbar”, Warga Minang Laporkan Abu Janda ke Bareskrim

Berita Terbaru