Indonesia Mengutuk Keras Serangan Israel di Rumah Sakit Gaza

Selasa, 21 November 2023 - 13:28 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Zonafaktualnews.com – Indonesia mengutuk serangan Israel ke RS Indonesia di Gaza yang menewaskan sejumlah warga sipil.

Pernyataan tersebut ditegaskan oleh Menteri Luar (Menlu) Negeri Retno Marsudi dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/11/2023).

bahwa serangan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional.

“Semua negara, terutama yang memiliki hubungan dekat dengan Israel harus menggunakan segala pengaruh dan kemampuannya. Untuk mendesak Israel menghentikan kekejamannya,” kata Retno

Hingga saat ini, kata Menlu, Kementerian Luar Negeri masih hilang kontak dengan 3 orang WNI. Mereka relawan di Rumah Sakit Indonesia dan pihaknya telah menghubungi UNRWA di Gaza, untuk menanyakan situasi RS Indonesia.

BACA JUGA :  Aksi Boikot Berpengaruh, MUI Haramkan Produk Israel, Babe Minta Setop Minyak dan Gas

“Dan memperoleh jawaban bahwa UNRWA juga tidak dapat melakukan kontak dengan siapapun di RS Indonesia saat ini,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga sudah berusaha menghubungi WHO dan Palang Merah Internasional namun belum mendapatkan jawaban.

“Saya akan terus berusaha untuk menghubungi berbagai pihak. Guna memperoleh informasi terkait RS Indonesia dan keselamatan 3 WNI tersebut,” ucap Menlu.

Tak hanya itu, Kemenlu juga berkoordinasi dengan MerC Jakarta untuk mengetahui nasib 3 WNI di Rumah Sakit Indonesia di Gaza.

BACA JUGA :  Gencatan Senjata Pecah di Gaza, 82 Tewas dan 200 Tahanan Dibebaskan Israel

“Mari kita doakan agar mereka selamat dan selalu diberi perlindungan Allah SWT,” kata Menlu.

Menlu Retno sedang di Beijing, RRT dan sedang bersama Menlu Arab Saudi, Yordania, Mesir, Palestina dan Sekjen OKI. Untuk menggalang dukungan terutama negara-negara anggota tetap DK PBB.

“Atau sering kita sebut P5 agar gencatan senjata dapat segera dilakukan. Dan bantuan kemanusiaan dapat juga dilakukan tanpa hambatan, ” ucapnya.

Kunjungan beberapa Menlu OKI tersebut adalah tindak lanjut Paragraf 11 dari Resolusi KTT Luar Biasa OKI-Liga Arab. Yang diselenggarakan di Riyadh 11 November lalu.

BACA JUGA :  Timur Tengah Membara, AS dan Israel Serang Iran, Ledakan Guncang Teheran

Bulan ini RRT memegang Presidensi DK PBB. Para Menlu OKI mengharapkan agar RRT dapat mendukung upaya yang sedang dilakukan para Menlu OKI tersebut.

Menurut rencana akan dilakukan pada tingkat Menlu di DK PBB untuk membahas kembali Isu Gaza di bulan ini.

Rencananya, pada Selasa besok para Menlu OKI akan melanjutkan penggalangan dukungan ke Moskow, Rusia.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

dr Mintarsih Kuliti Sisi Gelap Blue Bird, Mulai dari Penculikan hingga Bekingan Jenderal
Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird
Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada
Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?
Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri
Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja
Saham Mandiri Terkapar Usai Kepercayaan Publik Hilang Disusul Gunting ATM

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:16 WITA

dr Mintarsih Kuliti Sisi Gelap Blue Bird, Mulai dari Penculikan hingga Bekingan Jenderal

Senin, 14 September 2026 - 01:58 WITA

Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang

Selasa, 8 September 2026 - 00:35 WITA

Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird

Senin, 7 September 2026 - 12:00 WITA

Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Kamis, 3 September 2026 - 08:19 WITA

Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?

Berita Terbaru