Ilham Fauzi Patahkan Argumen Program Gratis Sampah Rezky Lutfi di Debat Pilwalkot Makassar

Minggu, 27 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase : Cawawali Makassar nomor urut 2, Rezky Mulfiati Lutfi dan Cawawali Makassar nomor urut3, Ilham Ari Fauzi Amir Uskara

Foto Kolase : Cawawali Makassar nomor urut 2, Rezky Mulfiati Lutfi dan Cawawali Makassar nomor urut3, Ilham Ari Fauzi Amir Uskara

Zonafaktualnews.com – Calon Wakil Wali (Cawawali) Kota Makassar nomor urut 3, Ilham Ari Fauzi Amir Uskara, mematahkan argumen program sampah gratis yang diusulkan oleh Cawawali nomor urut 2, Rezky Mulfiati Lutfi, dalam debat Pilwalkot Makassar 2024.

Debat tersebut berlangsung pada Sabtu (26/10/2024) di Hotel Dalton, Jalan Perintis Kemerdekaan.

Pada debat perdana yang mengangkat tema “Peningkatan Kesejahteraan Melalui Pelayanan Inklusi dalam Bingkai NKRI”, Ilham Fauzi berhasil memberikan jawaban yang komprehensif terhadap berbagai pertanyaan panelis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu momen penting terjadi ketika Rezky mempertanyakan strategi Ilham dalam meningkatkan reformasi birokrasi di Makassar.

Rezky bertanya, “Bagaimana kiat dari paslon nomor 3 untuk menaikkan penilaian reformasi birokrasi agar Makassar dapat lebih berkembang?”

BACA JUGA :  Anies Sebut Prabowo Tak Tahan Jadi Oposisi karena Tidak Bisa Berbisnis

Ilham menjawab dengan menekankan perlunya penilaian objektif terhadap kinerja ASN dan penerapan teknologi untuk mendukung transparansi serta integrasi layanan publik.

“Kita perlu menggunakan data objektif dalam proses pelelangan jabatan dan mendukung digitalisasi layanan publik. Ke depan, kami ingin memastikan semua layanan publik terintegrasi dalam satu sistem yang efisien dan melibatkan anak muda sebagai garda terdepan dalam implementasi digitalisasi di Makassar,” jelas Ilham.

Menanggapi, Rezky menyampaikan bahwa selain digitalisasi, penting untuk meningkatkan kompetensi ASN serta melakukan pengawasan terhadap kinerja ASN.

Selanjutnya, Ilham menantang konsep program sampah gratis yang diusung Rezky. Ia mempertanyakan kelayakan program tersebut dengan menyinggung regulasi yang mengatur retribusi sampah.

BACA JUGA :  Skor  Debat Capres Perdana, Anies 9, Ganjar Minus dan Prabowo Tak Nyambung

“Kami terikat pada Permendagri No. 7 Tahun 2021 dan Perda No. 1 Tahun 2004 yang mengatur kewajiban pembayaran retribusi sampah. Layanan yang digratiskan berpotensi menurunkan kualitas pelayanan, karena masyarakat tidak memiliki kekuatan untuk menuntut jika layanan tidak optimal,” ucap Ilham.

Rezky membalas bahwa program gratis sampah tersebut hanya berlaku untuk keluarga berpenghasilan rendah, sementara sektor komersial seperti pabrik, hotel, dan restoran tetap dikenakan biaya.

Namun, Ilham kembali menegaskan pentingnya mempertimbangkan kesejahteraan yang lebih substansial, seperti perluasan cakupan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dinilai lebih bermanfaat bagi masyarakat.

BACA JUGA :  Pilwalkot Makassar Memanas! Inilah Hasil Pengundian Nomor Urut Paslon

“Kami akan memperluas manfaat KIS bagi 228.000 penerima, karena kesehatan adalah prioritas utama yang harus lebih diperhatikan dibanding program gratis sampah yang potensial menimbulkan konsekuensi besar bagi layanan publik.” Ujarnya.

Debat semakin intens ketika Rezky menyanggah bahwa programnya bertujuan untuk meringankan beban keluarga kurang mampu tanpa mengesampingkan program kesehatan yang juga menjadi prioritas.

Dengan berbagai pandangan yang disampaikan, perdebatan antara Ilham Fauzi dan Rezky Lutfi mengenai program gratis sampah menjadi sorotan dan menunjukkan perbedaan visi yang tajam dalam memberikan solusi kesejahteraan bagi warga Makassar.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana
Gerah Diseret Isu Ijazah Palsu Jokowi, SBY–Megawati Pertimbangkan Langkah Hukum
Proses Pemilihan RT di Rappokalling Diduga Penuh Settingan, Warga Geruduk Lurah
Suara Seri, RW 006 Karampuang Tentukan Ketua Usai “Digoccang”, Husain Terpilih
Pemilihan RT/RW Sarat Masalah, Canvasser MuLIA Tagih Janji, Jawaban Appi Bikin Kecewa
Banjir Berulang di Tripa, Ketua Fraksi NasDem Dorong Pemindahan Alur Sungai Lamie
Denny Indrayana Buka-bukaan Alasan Bela Roy Suryo: “Hukum Sedang Diperalat”
Pengacara Roy Suryo Telanjangi Penegakan Hukum, Firli dan Silfester Dibiarkan Bebas

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:40 WITA

Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana

Kamis, 1 Januari 2026 - 20:21 WITA

Gerah Diseret Isu Ijazah Palsu Jokowi, SBY–Megawati Pertimbangkan Langkah Hukum

Selasa, 16 Desember 2025 - 19:03 WITA

Proses Pemilihan RT di Rappokalling Diduga Penuh Settingan, Warga Geruduk Lurah

Selasa, 9 Desember 2025 - 21:58 WITA

Suara Seri, RW 006 Karampuang Tentukan Ketua Usai “Digoccang”, Husain Terpilih

Senin, 8 Desember 2025 - 20:28 WITA

Pemilihan RT/RW Sarat Masalah, Canvasser MuLIA Tagih Janji, Jawaban Appi Bikin Kecewa

Berita Terbaru