Heboh, ‘Dewan Perampok Rakyat, Puan Maharani Tikus’

Jumat, 24 Maret 2023 - 10:43 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Unggahan BEM UI soal Puan Maharani berbadan tikus (Tiktok)

Unggahan BEM UI soal Puan Maharani berbadan tikus (Tiktok)

Zonafaktualnews.com – BEM UI mengkritik keras DPR RI, videonya viral di media sosial

Ketua DPR RI, Puan Maharani berbadan tikus berjudulkan : “kami tidak butuh dewan perampok rakyat”

Tak ayal lagi, kritik keras yang disampaikan Ketua BEM UI Melki Sedek Huang masih menjadi perbincangan hangat.

Dalam video Tiktok dengan pemilik akun tiktok @lambe berdurasi 22 detik memperlihatkan gedung DPR yang terbelah, kemudian memperlihatkan kemunculan foto 3 ekor tikus.

Dari ketiga ekor tikus tersebut, salahsatu tikus secara tiba-tiba, memiliki kepala menggunakan kepala Ketua DPR RI Puan Maharani.

Tak hanya itu saja, dalam unggahan tersebut, BEM UI jua menuliskan kritik keras yang mengatakan bahwa masyarakat membutuhkan sosok wakil rakyat atau DPR yang memang benar-benar menjadi perwakilan rakyat, bukan sebagai perampok rakyatnya sendiri.

BACA JUGA :  Sri Mulyani Kuliti Transaksi "Hantu" Rp 349 Triliun

“Bagaikan tikus dengan watak licik yang selalu menggerogoti masyarakat sipil, semakin terlihat bahwa DPR benar-benar tidak memihak rakyat.

Sudah tidak ada alasan lagi untuk kami percaya kepada wakil kami. Saatnya untuk melawan!,” tulisnya, Jumat (24/3/2023)

Sementara itu, di akun tik tok @new,  Ketua BEM UI, Melki Sedek Huang menyebut meme itu bukan sebuah umpatan, melainkan kritik yang tepat.

“Bagi saya itu bukan sebuah umpatan, tapi itu adalah kritik yang tepat,” tegas Melki.

Melki kembali menegaskjan, meme Puan berbadan tikus adalah ekspresi puncak kemarahan mahasiswa UI terkait disahkannya Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) Cipta Kerja, yang dinilai sama saja substansinya dengan UU Cipta Kerja

“Jadi visualisasi dan berbagai hal yang kami publikasikan itu menggambarkan seluruh kemarahan kita,” tuturnya.

BACA JUGA :  Cuaca Ekstrem, Bangladesh Tembus 51 Derajat, Aspal India Meleleh

Melki lalu berbicara soal demokrasi terkait dengan meme Puan berbadan tikus. Dia berpendapat, semestinya seluruh partai politik paham.

Menanggapi hal itu, PDIP menyesalkan kritik pedas dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI), yang menggambarkan Ketua DPR RI Puan Maharani berbadan tikus.

Hal itu disampaikan langsung oleh anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hendrawan Supratikno.

Menurut politisi senior PDIP itu, cara BEM UI melontarkan kritik terhadap institusi negara itu dengan menggambarkan wajah Ketua DPR RI berbadan tikus kurang etis.

“Rasanya kurang patut apabila mahasiswa menyampaikan umpatan-umpatan yang kurang terdidik, asal bunyi, merendahkan akal budi,” kata Hendrawan

Dia berpendapat, apabila mahasiswa ingin menyampaikan aspirasi seharusnya tetap dalam jalur akademik dan beretika baik.

BACA JUGA :  Kepsek Zusanti Melawan Bakal Laporkan Sejumlah 'Guru' Pungli

“Ajak wakil-wakil rakyat berdiskusi, berdebat, secara terbuka dan mendasar. Kami selalu berharap kampus memberi masukan secara lengkap dan mendalam,” ujarnya.

Dia mengklaim, selama ini kritik dan masukan dari kampus sangat diperhatikan. Dia berharap mahasiswa kembali bergerak dalam koridor dan etika akademik.

“Kunker-kunker Alat Kelengkapan Dewan (AKD), termasuk Badan Legislasi, sering ke kampus-kampus,” tuturnya,

“Itulah esensi peran dan kontribusi insan kampus dalam membangun peradaban bangsa. Bukan melakukan umpatan-umpatan yang dangkal dan spekulatif,” imbuhnya.

Selain itu, dia pun mengibaratkan kritik BEM UI dengan  istilah Jawa “waton suloyo”.

“Asal-asalan, yang penting beda dan menarik perhatian,” pungkasnya.

 

Editor: Isal

Berita Terkait

Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo
Aktivis 98 Sebut Manuver Budi Arie di Depan Jokowi Sinyal Lengserkan Prabowo
Pejabat di Gowa Nyemrempet Politik Praktis di Tengah Polemik DPRD dan Bupati
Rumor Perjanjian Rahasia Prabowo–Jokowi ‘Bocor’, Benarkah Ada Kesepakatan?
Survei Capres 2029 Diduga Bocor, Dedi Mulyadi Salip Prabowo dan Anies
Ambisi PSI Jadikan Jateng Kandang Gajah Berat Meski Andalkan Pesona Jokowi
Jokowi Injak Kepala Kerbau, Pengamat Tafsirkan Simbol Menantang Megawati
Hak Angket Gowa ‘Tersandera Drama Politik’, Dosa Pribadi Diulik dan Dipertontonkan

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:16 WITA

Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo

Kamis, 27 Agustus 2026 - 02:01 WITA

Aktivis 98 Sebut Manuver Budi Arie di Depan Jokowi Sinyal Lengserkan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:58 WITA

Pejabat di Gowa Nyemrempet Politik Praktis di Tengah Polemik DPRD dan Bupati

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:57 WITA

Rumor Perjanjian Rahasia Prabowo–Jokowi ‘Bocor’, Benarkah Ada Kesepakatan?

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:18 WITA

Survei Capres 2029 Diduga Bocor, Dedi Mulyadi Salip Prabowo dan Anies

Berita Terbaru