Hasto Sebut Gibran Telah Membohongi PDI Perjuangan

Senin, 1 April 2024 - 17:23 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Hasto Sebut Gibran Telah Membohongi PDI Perjuangan

Hasto Sebut Gibran Telah Membohongi PDI Perjuangan

Zonafaktualnews.com –  Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto menyebut Gibran Rakabuming Raka telah membohong partainya.

Hasto mengungkapkan, sebelum menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto, pihaknya memanggil Gibran untuk klarifikasi.

Menurutnya, saat itu dirinya bersama Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP, Komarudin Watubun.

“Mas Gibran menegaskan di depan saya dan Pak Komar bahwa tidak akan berproses ke sana (cawapres) karena lahir dan dibesarkan di PDIP,” kata Hasto di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta, Senin (1/4/2024).

BACA JUGA :  Puan Maharani Bertemu Anies Usai Lempar Jumroh di Arab Saudi

Hasto menceritakan, saat itu Gibran berkomitmen akan tetap bergabung dengan PDIP.

“Kemudian tahu ‘bahwa bapak saya tahun depan akan habis kalau saya tidak berlabuh ke PDI saya ke mana lagi’,” ujarnya.

Namun, kata dia, pada Oktober 2023 Gibran jutsru mendaftarkan diri sebagai cawapres Prabowo Subianto.

“Nah, ini suatu  kebohongan yang ternyata pada bulan Oktober terbukti bagaimana 25 Oktober yang bersangkutan kemudian didaftarkan sebagai calon wakil presiden,” ucapnya

BACA JUGA :  Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi

Tak hanya itu, Hasto menjelaskan, pada Agustus 2023 DPP PDIP mengggelar konsolidasi bersama seluruh kepala daerah.

“Ibu Megawati Soekarnoputri juga bertanya hal yang sama dan dijawab di hadapan seluruh kepala daerah bahwa Mas Gibran tidak akan maju,” ungkapnya.

Lagi-lagi, Hasto mengungkapkan bahwa Gibran berbohong.

“Ternyata segala sesuatunya, kebohongan pun itu menjadi bagian dari strategi,” tegasnya.

BACA JUGA :  Gibran Jokowi Posting Kemesraan AHY dengan Annisa Bukan Anies  

Dia menjelaskan, sejatinya PDIP tak mempersoalkan jika kontestasi Pilpres berlangsung secara normal.

“Tetapi, inilah kemudian yang mendasari abuse of power dari penyelenggaraan kekuasaan negara, sumber-sumber daya negara, alat-alat negara (dipakai),” pungkasnya.

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

AHY Berpeluang Besar Menggantikan Wapres Gibran Bila Tergeser dari Istana
Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa
Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran
Putusan MK Buka Jalan Pemakzulan, Denny Dorong DPR Impeachment Gibran
PDIP Diminta Tebus Dosa Politik, Segera Eksekusi Gibran Mundur Lewat DPR
Prabowo Cueki Jokowi di HUT TNI, Netizen: Mantap, Jangan Mau Disetir Lagi
Klaim 2015 Gibran “Kuliah di Singapura, Bukan Australia” Bentrok Data KPU
Feri Amsari Sindir Rocky Gerung Lewat Video Lama Janji Penolakan Jabatan