Miris! Ojol Pendamping Affan Terabaikan, Driver Misterius Justru Temui Gibran

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok ojol misterius yang tak pernah berada saat tragedi Affan Kurniawan terjadi temui Gibran. (Ist)

Kelompok ojol misterius yang tak pernah berada saat tragedi Affan Kurniawan terjadi temui Gibran. (Ist)

Zonafaktualnews.com – Pertemuan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan sejumlah pengemudi beratribut ojek online (ojol) di Istana Wapres pada Minggu (31/8/2025) menuai sorotan.

Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia menegaskan, mereka yang hadir bukanlah pendamping almarhum Affan Kurniawan saat tragedi terjadi.

Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, menegaskan bahwa para pengemudi yang hadir di Istana bukan bagian dari asosiasinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka bahkan bukan sosok-sosok yang berada di lokasi saat tragedi yang menewaskan Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob saat aksi unjuk rasa.

BACA JUGA :  Netizen “Kuliti” Habis Pendidikan Wapres, Nama Gibran Tak Terdaftar di Singapura

“Enggak ada yang tahu mereka siapa. Mereka bukan anggota asosiasi, bukan saksi, dan tidak pernah berada di lokasi saat Affan meninggal. Yang mendampingi Affan sejak awal sampai otopsi selesai itu kami,” kata Igun kepada wartawan, Senin (1/9/2025).

Dalam video resmi yang dirilis Sekretariat Wakil Presiden, para pengemudi itu mengaku senang bisa berdialog dengan Gibran dan menyampaikan keresahan akibat turunnya pendapatan pasca-demonstrasi. Gibran bahkan menjanjikan pengawalan hukum atas kasus Affan.

BACA JUGA :  Prabowo dan Gibran Resmi Dilantik, Tonggak Baru Pemerintahan RI

Bagi Garda Indonesia, langkah Istana dianggap janggal sekaligus ceroboh. Alih-alih mengundang ojol resmi yang benar-benar mendampingi Affan sejak tragedi terjadi, Istana justru menghadirkan kelompok misterius yang tidak jelas asal-usulnya.

“Kami kecewa. Publik bisa salah paham, seolah-olah sudah ada rekonsiliasi. Padahal proses hukum belum jalan, olah TKP pun belum dilakukan,” tegas Igun.

Igun menilai pertemuan itu hanya memperkeruh suasana dan berpotensi menjadi narasi pengalihan.

BACA JUGA :  PDIP Serang Balik, Gugat KPU demi Gagalkan Gibran Jadi Wapres

“Ini ceroboh dan menimbulkan disinformasi. Kami yang resmi terdaftar tidak pernah diajak bicara, tapi justru ada orang lain yang tiba-tiba muncul di Istana,” ujarnya.

Gelombang protes nasional pasca tewasnya Affan hingga kini belum mereda. Demonstrasi yang awalnya berlangsung damai pecah ricuh di berbagai daerah, memperlihatkan bahwa kemarahan publik masih jauh dari selesai.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Diduga “Mencaplok” Fasum, Legalitas Al-Badar Hotel Makassar Diminta Diperiksa
Internet Sering “Sekarat”, Pelanggan MyRepublic di Makassar Muak Layanan Lemot
Kasus Sabu di Makassar, Kuasa Hukum BI Nilai Unsur Kesengajaan Tak Terbukti
Gudang Obat Overload, Dugaan Korupsi Pengadaan RSUD Syekh Yusuf Dilaporkan
3 Tahun Tak Tuntas, Kasus Hatta Hamzah di Makassar Tersandera Tarik-Ulur Berkas
Proyek Jalan Seko Pakai Material Ilegal, PT Millenium Persada Kangkangi UU Minerba
Wali Kota Makassar Ditampar Balik Soal Wartawan Abal-abal, Jangan Alihkan Isu KPK
Nyaris Tabrak Petugas Dishub di Makassar, Pengendara Pajero Ngaku Keluarga Aparat

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 08:38 WITA

Diduga “Mencaplok” Fasum, Legalitas Al-Badar Hotel Makassar Diminta Diperiksa

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:06 WITA

Internet Sering “Sekarat”, Pelanggan MyRepublic di Makassar Muak Layanan Lemot

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:27 WITA

Kasus Sabu di Makassar, Kuasa Hukum BI Nilai Unsur Kesengajaan Tak Terbukti

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:55 WITA

Gudang Obat Overload, Dugaan Korupsi Pengadaan RSUD Syekh Yusuf Dilaporkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 04:19 WITA

3 Tahun Tak Tuntas, Kasus Hatta Hamzah di Makassar Tersandera Tarik-Ulur Berkas

Berita Terbaru