Harga Beras dan Kebutuhan Pokok Naik, Pembeli Mengeluh

Selasa, 7 Maret 2023 - 01:25 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Harga Beras dan Kebutuhan Pokok Naik, Pembeli Mengeluh

Beras dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya naik di Makassar

Zonafaktualnews.com – Jelang Ramadan harga beras di Kota Makassar mengalami kenaikan cukup tinggi. Kenaikannya antara Rp2.500 hingga Rp3.000 per liter.

Beras yang sebelumnya dijual Rp7.500 per liter, naik menjadi Rp10.000 per liter. Beras harga Rp8.000 per liter, dijual Rp11.000 per liter, dan beras seharga Rp10.000 naik menjadi Rp13.000 per liter.

Naiknya harga beras ini membuat pembeli mengeluh belumlah lagi sejumlah kebutuhan dapur lainnya ikut menyesuaikan.

“Beras dan kebutuhan pokok lainnya naik semua daeng di pasar-pasar, terpaksa beli beras yang semampunya saja” kata Ros seorang ibu rumah tangga di Pasar Borong, Selasa (7/3/2023)

Hal sama dikatakan Yuni, Ibu rumah tangga, dia pun juga mengeluhkan harga beras dan minyak goreng yang juga ikut naik

BACA JUGA :  Perang Petasan Pecah di 2 Wilayah Makassar, Maccini Heboh Busur Vs Petasan

”Sangat memberatkan bagi saya apalagi suami saya sudah tak bekerja, kebutuhan hari hari ini yang penting belum lagi kalau masukmi bulan Ramadan,” ujarnya saat berada di Pasar Toddopuli

Sementara itu, alasan Indonesia mengapa harus mengimpor beras, karena stok beras yang menipis.

Hal itu disampaikan Jokowi usai mengecek ketersediaan sembako di Pasar Wonokromo, Surabaya, Sabtu (18/2/2023) lalu

“Soal impor beras tanya ke Bulog, secara nasional kita butuh. Karena, stoknya dari Bulog tipis,” katanya

Impor menjadi langkah mendesak agar tidak terjadinya kelangkaan. Jokowi meminta agar hal itu jangan sampai terjadi.

BACA JUGA :  Jokowi Sibuk Cawe-cawekan Ganjar Abaikan Aturan Main Demokratis

“Stoknya minimal 1,2 juta, kemarin pada level 600 (ribu ton). Jadi, mau tidak mau harus (impor),” ujarnya.

Belajar dari pengalaman, menipisnya stok membuat harga ikutan menjadi naik.

Apalagi permintaan saat ini semakin besar jelang Ramadan dan Idulfitri.

“Ya harus lihat stoknya, kalau kurang harus ditambah, kalau tidak harga naik,” tuturnya

Diketahui, Dirut Perum Bulog Budi Waseso blakblakan awal mula terjadinya krisis stok beras cadangan beras pemerintah (CBP) di 2022 lalu yang akhirnya menjadi dasar pemerintah menugaskan Bulog impor beras 500 ribu ton.

Pria yang biasa disapa Buwas ini mengaku kesulitan dapat beras impor dari Thailand hingga Vietnam.

BACA JUGA :  Kecolongan, Tahanan Polres Gowa Bebas Main HP

“Itu (surat persetujuan impor) Desember tanggal 18-19 kalau ga salah. Pas keluar SPI nya kita kelabakan tuh nyari beras impor,

Karena waktu itu sudah mendekati Nataru, di kita sendiri juga sudah mulai ada libur Nataru, di negara asalnya juga,

Kalau stok kita, stok CBP saat ini di bawah 600 ribu ton,” kata Buwas dalam konpers di Jakarta, Kamis (2/2/2023).

Ia menegaskan Bulog sejak awal tak mau ada impor, kondisi sejak Juli 2022 menjadi rentetan yang memicu kebijakan impor beras oleh pemerintah.

Editor : Isal

Berita Terkait

Sentimen Negatif Meledak! Saham Bank Mandiri Tergerus Isu Rekening Pati
Media Belanda Gulirkan Isu Indonesia Bangkrut, Prabowo Singgung “Londo Ireng”
Pertamina Pangkas Harga BBM Juli 2026, Ini Daftar Terbaru di Seluruh Provinsi
Bukan Prank! Pertamax Tembus Rp16.250, Pertalite dan Biosolar Belum Ikut Gila
Nilai Tukar Rupiah Jeblok ke Rp17.730, Menkeu Purbaya Pasang Badan Kejar Target
Rupiah Makin Meriang, Klaim Ekonomi Kuat Prabowo Digilas Dolar yang Menggila
Rupiah Anjlok hingga Tembus Level Terburuk Sepanjang Sejarah, Ini Penyebabnya
Harga Minyakita Dibayangi Sinyal Kenaikan, Zulhas Jadi Bulan-bulanan Warganet

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 02:29 WITA

Sentimen Negatif Meledak! Saham Bank Mandiri Tergerus Isu Rekening Pati

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:51 WITA

Media Belanda Gulirkan Isu Indonesia Bangkrut, Prabowo Singgung “Londo Ireng”

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:34 WITA

Pertamina Pangkas Harga BBM Juli 2026, Ini Daftar Terbaru di Seluruh Provinsi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:55 WITA

Bukan Prank! Pertamax Tembus Rp16.250, Pertalite dan Biosolar Belum Ikut Gila

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:52 WITA

Nilai Tukar Rupiah Jeblok ke Rp17.730, Menkeu Purbaya Pasang Badan Kejar Target

Berita Terbaru