Nilai Tukar Rupiah Jeblok ke Rp17.730, Menkeu Purbaya Pasang Badan Kejar Target

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Visual dibuat dengan AI

Visual dibuat dengan AI

Zonafaktualnews.com – Nilai tukar rupiah terpaksa menyudahi perdagangan awal pekan, Senin (25/5/2026), di zona merah setelah terdepresiasi melawan dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data Refinitiv, performa mata uang Garuda hari ini bergerak sangat fluktuatif.

Nilai tukar rupiah sempat dibuka meyakinkan di zona hijau pada level Rp17.680/US$ atau menguat 0,06%, namun apresiasi tersebut langsung layu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mata uang Indonesia kemudian berbalik arah dan ditutup melemah 0,23% ke posisi Rp17.730/US$, yang sekaligus menandai rekor terendah baru sepanjang sejarah (all-time low).

Nilai tukar rupiah yang ambruk ini terbilang ironis mengingat indeks dolar AS (DXY) global sebenarnya tengah melorot 0,17% ke level 99,070 pada pukul 15.00 WIB.

BACA JUGA :  Rupiah Anjlok hingga Tembus Level Terburuk Sepanjang Sejarah, Ini Penyebabnya

Realitas bahwa pasar domestik gagal memanfaatkan momentum kemunduran greenback mengonfirmasi bahwa tekanan internal pada mata uang nasional masih sangat tinggi.

Di panggung global, merosotnya indeks dolar dipicu oleh angin segar dari potensi damai antara AS dan Iran.

Presiden AS Donald Trump mengklaim draf kesepakatan sebagian besar telah rampung dinegosiasikan berkat bantuan mediator Pakistan.

Kendati demikian, Trump memastikan blokade armada laut di Selat Hormuz tetap berjalan ketat sebelum dokumen resmi diteken.

Situasi ini memicu optimisme yang hati-hati di kalangan investor global, yang kemudian menekan posisi mata uang Negeri Paman Sam di awal minggu.

BACA JUGA :  Rupiah Anjlok hingga Tembus Level Terburuk Sepanjang Sejarah, Ini Penyebabnya

Nilai tukar rupiah kini menjadi fokus utama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang berkomitmen penuh melakukan intervensi guna mengembalikan posisinya ke target psikologis Rp15.000/US$.

Guna meredam gejolak yang ada, Menkeu bersiap menembakkan stimulus kebijakan baru pada minggu ini.

Salah satu instrumen andalan pemerintah adalah implementasi regulasi anyar Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) yang dijadwalkan berlaku per 1 Juni 2026.

Aturan ketat ini diwajibkan agar dolar hasil ekspor komoditas primadona seperti batu bara dan kelapa sawit (CPO) tidak langsung lari ke luar negeri, melainkan parkir lebih lama di sistem perbankan domestik.

BACA JUGA :  Rupiah Anjlok hingga Tembus Level Terburuk Sepanjang Sejarah, Ini Penyebabnya

Nilai tukar rupiah juga terus ditopang oleh kebijakan stabilisasi ketat pemerintah melalui intervensi langsung di pasar obligasi demi menahan derasnya arus modal asing yang keluar (capital outflow).

Langkah nyata telah diambil sepanjang minggu lalu, di mana otoritas keuangan menggelontorkan dana sekitar Rp2,2 triliun untuk memborong Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder agar tingkat imbal hasil (yield) tetap berada dalam koridor aman.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS
Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka, Polsek Tallo Diduga Kriminalisasi Warga
Tak Terima Dituding Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Bakal Lapor Balik
Aksi Jilid III Meledak di DPRD, KONAMI Sulsel Tuntut Verifikasi Gelar Akademik Dewan
Laksus Minta Polda Sulsel Periksa Eks Dekan FIKK UNM Terkait Bukti Pungli CPNS
Ngaku Ditipu Bos Kosmetik di Makassar, Owner RA Skincare Rugi Rp400 Juta
Bermula dari Tagihan, Nasabah Kredivo Berakhir Jadi Korban Pelecehan Oknum DC
Ketua DPRD Bone Diduga Lempari Kue hingga Botol Sambal ke Wajah Staf

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:56 WITA

Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:45 WITA

Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka, Polsek Tallo Diduga Kriminalisasi Warga

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:49 WITA

Tak Terima Dituding Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Bakal Lapor Balik

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:40 WITA

Aksi Jilid III Meledak di DPRD, KONAMI Sulsel Tuntut Verifikasi Gelar Akademik Dewan

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:36 WITA

Laksus Minta Polda Sulsel Periksa Eks Dekan FIKK UNM Terkait Bukti Pungli CPNS

Berita Terbaru