Google Akan Luncurkan Chatbot AI dalam Mesin Pencarian

Sabtu, 8 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Artificial Intelligence (AI)

Artificial Intelligence (AI)

Zonafaktualnews.com – Perlombaan Artificial Intelligence (AI) terus melaju, tak heran jika raksasa teknologi seperti Google bergegas mengalihkan sumber daya ke fungsi pencarian yang didukung AI.

Setelah mengumumkan saingan ChatGPT-nya, Bard, dan fitur AI generatif baru di aplikasi Workspace, Google ingin meningkatkan mesin pencarinya dengan chatbot AI.

Dalam sebuah wawancara dengan The Wall Street Journal, CEO Google Sundar Pichai mengonfirmasi bahwa obrolan AI Google Search sedang dikerjakan, tanpa memberikan rincian kapan akan dipublikasikan.

Langkah ini mengikuti peluncuran Bing AI baru yang diberdayakan oleh ChatGPT dari Microsoft pada bulan Februari.

Di sisi lain, Bard, dihadirkan Google sebagai tanggapan terhadap penggunaan AI dari para pesaingnya, menghadapi kritik sejak awal setelah mantan insinyur AI Google mengklaim bahwa itu dilatih menggunakan data ChatGPT.

Mountain View dengan cepat membantah klaim tersebut, menyatakan bahwa Bard dibangun di atas model bahasa LaMDA-nya, yang telah menjadi inti dari upaya AI percakapannya selama beberapa waktu.

BACA JUGA :  Ogah Tanggungjawab, Briptu MS Aniaya Pacar Hamil hingga Keguguran

Namun, tidak ada indikasi bahwa Bard akan menjadi bagian integral dari AI chatbot Search yang akan datang. Saat ini, terpisah dari mesin pencari, dan dapat bergabung dengan daftar tunggu untuk mendapatkan akses saat ditayangkan.

“Apakah orang dapat mengajukan pertanyaan ke Google dan terlibat dengan LLM (model bahasa besar) dalam konteks pencarian? Tentu saja,” kata Pichai kepada WSJ, dari laman AndroidCentral, Sabtu (8/4/2023).

BACA JUGA :  Karyawati Disabilitas Diperkosa Bos Warung Coto Makassar

Pichai mengungkapkan bahwa kemampuan pencarian berbasis AI lainnya juga sedang dalam proses, termasuk kemampuan untuk mengajukan pertanyaan lanjutan setelah mengetikkan kueri.

Desain tradisional pencarian adalah mengembalikan tautan setelah pengguna memasukkan pertanyaan mereka.

Tampaknya chatbot AI yang masuk akan menjauh dari hasil pencarian berbasis tautan.

Waktu akan memberi tahu apakah respons AI Google cukup untuk mengatasi ancaman terhadap bisnis pencariannya yang datang dari semua sisi.

Editor : Tika

Berita Terkait

Perang Kembali Membara, Iran Hujani Israel dengan Rudal Pasca Gencatan Senjata
Gempa 7,8 Magnitudo Guncang Filipina, Gunung di Danau Holon Runtuh
Urat Nadi Energi Dunia Kembali Berdenyut, AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz
Trump Spill Bestie Baru Bareng “Alien”, Netizen : Dunia Ketar-ketir hehehe
AS Tak Berdaya Hadapi Iran, Trump Frustrasi hingga Dipermalukan Dunia
Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth
Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan
Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 04:15 WITA

Perang Kembali Membara, Iran Hujani Israel dengan Rudal Pasca Gencatan Senjata

Selasa, 9 Juni 2026 - 03:44 WITA

Gempa 7,8 Magnitudo Guncang Filipina, Gunung di Danau Holon Runtuh

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:32 WITA

Urat Nadi Energi Dunia Kembali Berdenyut, AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:15 WITA

Trump Spill Bestie Baru Bareng “Alien”, Netizen : Dunia Ketar-ketir hehehe

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:49 WITA

AS Tak Berdaya Hadapi Iran, Trump Frustrasi hingga Dipermalukan Dunia

Berita Terbaru