GMPH Sulsel Desak Polda Usut Keterlibatan Polisi dalam Tambang Ilegal CV. Cahaya Maemba

Sabtu, 15 Maret 2025 - 17:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GMPH Sulsel menggelar aksi unjuk rasa di ruas jalan Fly Over Makassar

GMPH Sulsel menggelar aksi unjuk rasa di ruas jalan Fly Over Makassar

Zonafaktualnews.com – Gerakan Mahasiswa Peduli Hukum (GMPH) Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa di ruas jalan Fly Over Makassar pada Jumat (14/3/2025).

GMPH Sulsel menuntut pengusutan tuntas terhadap kasus tambang ilegal yang dilakukan CV. Cahaya Maemba di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dalam aksi tersebut, para demonstran membawa spanduk bertuliskan “Usut Tuntas Keterlibatan Oknum Polisi dalam Kasus Galian C yang Dilakukan CV. Cahaya Maemba di Kabupaten Maros.”

“Kami mendesak Polda Sulsel untuk segera mengusut tuntas kasus tambang ilegal yang dilakukan CV. Cahaya Maemba,” tegas Ketua GMPH Sulsel, Ryan Saputra.

Ryan juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti melakukan aksi sebagai bentuk kepedulian terhadap penegakan hukum di Sulawesi Selatan.

“Hingga saat ini, belum ada hasil yang sesuai dengan harapan. Kasat Reskrim Polres Maros belum memberikan kejelasan terkait dugaan keterlibatan oknum polisi dalam penerimaan setoran jatah preman di lokasi tambang tersebut,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Bongkar Sindikat STNK Palsu, Polda Sulsel Sita Belasan Kendaraan dan Tangkap 7 Pelaku

Tuntutan Aksi GMPH Sulsel

  1. Mendesak Kapolda Sulsel untuk segera memeriksa Kapolres Maros dan Kasat Reskrim Polres Maros yang diduga terlibat dalam kasus tambang galian C.
  2. Menuntut penutupan permanen aktivitas galian C yang dilakukan CV. Cahaya Maemba.
  3. Mendesak penutupan seluruh galian C yang berada di wilayah Kabupaten Maros.

Para demonstran berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga ada proses hukum yang jelas. Mereka juga mengkritik Kapolda Sulsel yang dinilai belum mampu menertibkan anggotanya, sehingga oknum polisi nakal masih berkeliaran.

BACA JUGA :  Tangkap 2 Pelaku Narkoba, Polisi Diserang Sekelompok Warga Sidrap

“Kami akan menggelar aksi unjuk rasa yang lebih besar jika tuntutan kami tidak segera ditindaklanjuti,” tegas Ryan Saputra.

 

(KR/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Lomba Paling Heboh “Menangkap Janda”, Dg Jaka Sial Dapat Batangan
Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid
269 Siswa di Karo Keracunan Massal Usai Santap MBG dari Dapur SPPG Kodim
Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10
Kejari Ekspose Kasus Korupsi Jalan Beton PUPR Parepare 2025
Anak Jahanam di Kuningan Bunuh Ibu Kandung hanya karena Dibangunkan Salat
Rugikan Negara Rp223,6 Miliar, KPK Jebloskan 4 Tersangka Iklan Bank BJB
Asyik Berdua Saat Suami Kerja, Istri di Bone dan Selingkuhan Digerebek Warga

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:14 WITA

Lomba Paling Heboh “Menangkap Janda”, Dg Jaka Sial Dapat Batangan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:14 WITA

Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:32 WITA

269 Siswa di Karo Keracunan Massal Usai Santap MBG dari Dapur SPPG Kodim

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:31 WITA

Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:12 WITA

Kejari Ekspose Kasus Korupsi Jalan Beton PUPR Parepare 2025

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10

Kamis, 13 Agu 2026 - 12:31 WITA