Ganjar Balas Prabowo Soal Kebudayaan, Masa Takut Sama Pentas Butet?

Minggu, 4 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Debat Capres terakhir

Debat Capres terakhir

Zonafaktualnews.com – Ganjar Pranowo membalas Capres 02 Prabowo Subianto soal masalah kebudayaan.

Dalam paparannya, Ganjar menyinggung soal pentas seniman Butet Kertaredjasa.

Ganjar mengatakan bahwa birokrat semestinya bisa memberi fasilitas para seniman dan budayawan tampil menghasilkan seni yang indah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau benturannya antara budaya dan birokrasi, sikap birokrat. Birokrat itu cukup fasilitasi saja dan para pelaku seni, budayawan dia lah yang mengerjakan,

Maka budaya akan tumbuh dan pemerintah akan bisa melihat bagaimana proses kreatif itu berjalan,” kata Ganjar dalam Debat Pilpres 2024 yang digelar KPU di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (4/2/2024).

Ganjar lantas menyinggung pemerintah seharusnya bisa melindungi para pelaku seni, bukan memperluas intervensi.

BACA JUGA :  PDIP Bayangkan Ganjar dan Anies Bersatu di Pilpres 2024

Dia menyayangkan adanya sejumlah intervensi terhadap para pelaku seni, dalam membuat karya hingga sekarang.

“Kalau lah mereka kemudian berekspresi, pemerintah nggak perlu takut. Masa takut sama pentasnya Butet, kamu boleh lho pentas, tapi nggak usah ngomong politik, enggak,” tegasnya.

Ganjar juga megatakan bahwa pemerintah mesti mendapat kritik dari mana pun, termasuk dari para seniman dan budayawan.

BACA JUGA :  Ganjar Singgung KKN di KPU, Kubu Prabowo Kepanasan

Ganjar menuturkan kritik tersebut jelas menjadi perhatian, soal bagaimana menjalankan negara yang adil dan makmur untuk rakyatnya.

“Pemerintah mesti dikritik. Pemerintah mesti waras, pemerintah mesti dalam track dan biarkan mereka mengekspresikan dengan dengan seninya dengan karakternya, dengan budayanya,” terangnya.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Survei Capres 2029 Diduga Bocor, Dedi Mulyadi Salip Prabowo dan Anies
Ambisi PSI Jadikan Jateng Kandang Gajah Berat Meski Andalkan Pesona Jokowi
Jokowi Injak Kepala Kerbau, Pengamat Tafsirkan Simbol Menantang Megawati
Hak Angket Gowa ‘Tersandera Drama Politik’, Dosa Pribadi Diulik dan Dipertontonkan
PDIP Dituding Abu-abu, Demokrat Minta Parpol Fokus Ekonomi Bukan Pemilu 2029
Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:18 WITA

Survei Capres 2029 Diduga Bocor, Dedi Mulyadi Salip Prabowo dan Anies

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:21 WITA

Ambisi PSI Jadikan Jateng Kandang Gajah Berat Meski Andalkan Pesona Jokowi

Senin, 29 Juni 2026 - 21:02 WITA

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Pengamat Tafsirkan Simbol Menantang Megawati

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:34 WITA

Hak Angket Gowa ‘Tersandera Drama Politik’, Dosa Pribadi Diulik dan Dipertontonkan

Senin, 22 Juni 2026 - 16:17 WITA

PDIP Dituding Abu-abu, Demokrat Minta Parpol Fokus Ekonomi Bukan Pemilu 2029

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Apes Pak Kentut RT Terjebak Sampah Basah

Senin, 3 Agu 2026 - 21:43 WITA

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Modal “Mokondo” Tebar Bualan

Minggu, 2 Agu 2026 - 16:08 WITA