Dugaan Korupsi PUPR Bogor Memanas, Mahasiswa Desak KPK Periksa Kadis

Kamis, 7 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barisan Mahasiswa Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung KPK (Ist)

Barisan Mahasiswa Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung KPK (Ist)

Zonafaktualnews.com – Barisan Mahasiswa Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu, 6 November 2024.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk desakan terhadap KPK untuk segera menyelidiki dugaan kasus korupsi yang melibatkan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Koordinator aksi, Hikam, menyatakan bahwa mahasiswa menduga adanya praktik korupsi yang serius di Dinas PUPR Kabupaten Bogor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mencium adanya indikasi korupsi di Dinas PUPR Kabupaten Bogor. Karena itu, hari ini kami turun menggeruduk Gedung Antirasuah ini, dengan harapan para penghuni gedung ini masih bertaring untuk mengungkap kasus-kasus korupsi di Kabupaten Bogor,” ungkap Hikam dalam orasinya.

Menurut Hikam, indikasi korupsi tersebut terkait dugaan penyalahgunaan anggaran yang ditujukan untuk upah buruh lapangan tidak terlatih dan mandor pada Unit Pelaksana Teknis Dinas PUPR Kabupaten Bogor dari tahun anggaran 2021 hingga 2024.

BACA JUGA :  Tersangka Korupsi Bupati Pekalongan Ngaku Tak Paham Hukum karena Pedangdut

Berdasarkan temuan yang dihimpun mahasiswa, dana yang seharusnya diberikan kepada para buruh dan mandor diduga tidak tersalurkan sebagaimana mestinya.

Dalam aksinya, mahasiswa tidak hanya menyampaikan orasi, tetapi juga membawa sejumlah dokumen yang diklaim sebagai bukti dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

Dokumen-dokumen tersebut diserahkan langsung kepada KPK dengan harapan lembaga antirasuah tersebut segera mengambil langkah tegas.

“Kami datang dengan bukti, dan semua bukti tersebut sudah kami serahkan ke KPK untuk segera diproses. Kami berharap KPK segera memanggil dan memeriksa Iwan, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor,” tegas Hikam.

Mahasiswa juga menyerukan agar Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor segera dicopot dari jabatannya jika terbukti terlibat dalam kasus ini.

BACA JUGA :  Status Ketua KPK di Ujung Tanduk, Akankah Firli Ditetapkan Jadi Tersangka?

Mereka menganggap bahwa tindakan tegas sangat diperlukan untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap pemerintahan daerah yang dinilai semakin rentan terhadap praktik korupsi.

Tidak berhenti di situ, Barisan Mahasiswa Indonesia juga mengancam akan menggelar aksi yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak direspons dengan cepat oleh KPK.

Mereka menegaskan bahwa akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, terutama dalam menuntut transparansi dan akuntabilitas dari para pejabat yang terlibat.

“Barisan Mahasiswa Indonesia dalam waktu dekat akan kembali melakukan demonstrasi untuk menindaklanjuti laporan dugaan korupsi di Dinas PUPR Kabupaten Bogor, serta menuntut pencopotan Iwan sebagai Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor,” seru Hikam menegaskan.

Mahasiswa berharap, dengan adanya laporan dan bukti yang mereka serahkan, KPK tidak hanya menyimpan atau mengabaikan laporan ini.

BACA JUGA :  PPATK Blokir Rekening Pemprov Papua

Mereka mendesak agar segera dilakukan pemeriksaan terhadap semua pihak yang terlibat, mulai dari pihak pelaksana teknis hingga pejabat tinggi terkait.

Pihak KPK sendiri hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi terkait aksi mahasiswa dan dokumen yang diterima.

Namun, desakan dari mahasiswa ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi KPK untuk menunjukkan komitmennya dalam memberantas korupsi di tingkat daerah.

Aksi ini menjadi sinyal tegas bahwa publik, terutama generasi muda, semakin kritis dalam mengawasi jalannya pemerintahan dan menolak tegas segala bentuk praktik korupsi.

KPK pun diharapkan segera bertindak sesuai dengan bukti dan laporan yang telah diserahkan, demi keadilan dan pemberantasan korupsi di Kabupaten Bogor.

 

(RL/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Mahasiswi Perantau di Makassar Disekap dan Diperkosa Modus Loker Palsu
Kronologi Penemuan Mahasiswi Asal Torut Tewas di Kamar Kos Tidung Makassar
Prabowo Didesak Copot Karutan Masamba, Kepala BNNP Sulsel, Serta Evaluasi Kejati
Jukir Liar di CFD Boulevard Ogah Tanggung Jawab Usai Barang Milik Warga Hilang
DPR RI Didesak RDPU, Telanjangi Mafia Narkotika Kasus Jalur Medan–Makassar
Tambang Emas Ilegal Menggurita di Ulu Rawas, Negara Dinilai Kehilangan Wibawa
Mantan Presiden BEM UNM Kecam Tindakan Intimidatif Anggota Polda Sulsel
Kasus Pengrusakan Pohon Terkesan ‘Tidur’, Polsek Barombong Terlihat Tak Bernyali?

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:28 WITA

Mahasiswi Perantau di Makassar Disekap dan Diperkosa Modus Loker Palsu

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:49 WITA

Prabowo Didesak Copot Karutan Masamba, Kepala BNNP Sulsel, Serta Evaluasi Kejati

Senin, 11 Mei 2026 - 01:41 WITA

Jukir Liar di CFD Boulevard Ogah Tanggung Jawab Usai Barang Milik Warga Hilang

Minggu, 10 Mei 2026 - 01:29 WITA

DPR RI Didesak RDPU, Telanjangi Mafia Narkotika Kasus Jalur Medan–Makassar

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:27 WITA

Tambang Emas Ilegal Menggurita di Ulu Rawas, Negara Dinilai Kehilangan Wibawa

Berita Terbaru