Proyek SPAM Rp 75 Miliar di Gowa Diduga Sarang Korupsi, Administrasi Amburadul

Sabtu, 20 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mamminasata di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Foto Pemkab Gowa)

Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mamminasata di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Foto Pemkab Gowa)

Zonafaktualnews.com – Proyek Pembangunan Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Regional Ma’minasata di Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, terindikasi berjalan dengan administrasi amburadul.

Pembangunan senilai Rp 75 miliar ini dikerjakan oleh DAKA-SURYA KSO, dengan kontrak dimulai pada 18 Juli 2025 selama 165 hari kalender. Namun, pelaksanaan baru dimulai pada 16 September 2025.

Pada tahapan konstruksi, persiapan konstruksi, dan uji material, tidak ada pendampingan dari konsultan pengawas supervisi.

“Hal ini berdampak pada kualitas pekerjaan yang dihasilkan. Kurangnya pengawasan yang ketat, terutama pada proyek pemerintah, dapat membuka peluang terjadinya korupsi, karena konsultan supervisi seharusnya bertugas memastikan setiap tahap konstruksi berjalan sesuai standar dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan,” ujar Ketua LSM PERAK Kabupaten Gowa, Taufan, dalam rilis yang diterima media ini, Jumat (19/9/2025).

Lebih lanjut, administrasi proyek ini diduga tidak lengkap sesuai pedoman pengadaan barang/jasa yang diatur dalam Perpres 16 Tahun 2018, meliputi jasa perencanaan, jasa pelaksanaan, dan jasa pengawasan.

Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mamminasata di Kabupaten Gowa
Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mamminasata di Kabupaten Gowa

“Kami menduga proyek ini sarat dengan kolusi, korupsi, dan nepotisme,” ungkapnya.

Taufan menegaskan, pihaknya meminta kepada Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Selatan sebagai pemilik pekerjaan untuk memastikan proyek ini dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.

BACA JUGA :  Proyek Jalan Sungai Lapai Kolaka Utara Diduga Dimark-Up, Selisih Harga Dinilai Tak Wajar

Pembangunan SPAM Regional Ma’minasata seharusnya meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum bersih dan sehat. Namun, dengan adanya dugaan administrasi tidak lengkap dan indikasi korupsi, manfaat proyek ini berisiko berkurang.

“Kami akan terus memantau perkembangan proyek ini dan meminta pertanggungjawaban dari pihak terkait jika terjadi penyimpangan,” pungkasnya.

Hingga berita ini terbit, belum ada tanggapan dari pihak terkait mengenai dugaan penyimpangan pada SPAM Ma’minasata, Kabupaten Gowa.

BACA JUGA :  Parkir Ramadan Fair di Gowa Disinyalir Jadi Ladang Uang Haram Oknum Pejabat

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Begini Rincian 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun yang Diluncurkan Prabowo
Dulu Gagah Berseragam, Kini Didik–Malaungi Berbaju Oranye Terjerat TPPU Narkoba
Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang
Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 13:52 WITA

Begini Rincian 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun yang Diluncurkan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 - 12:49 WITA

Dulu Gagah Berseragam, Kini Didik–Malaungi Berbaju Oranye Terjerat TPPU Narkoba

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WITA

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WITA

Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Selasa, 28 April 2026 - 21:15 WITA

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

Berita Terbaru