DIA “Telanjangi” ANDALAN HATI, PAD Makassar Melejit, Sulsel Terlilit Utang

Selasa, 29 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Danny Pomanto dan Azhar Arsyad (DIA) dalam debat Pilgub Sulsel 2024

Danny Pomanto dan Azhar Arsyad (DIA) dalam debat Pilgub Sulsel 2024

Zonafaktualnews.com – Calon Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nomor urut 01, Danny Pomanto bersama pasangannya Azhar Arsyad (DIA), menunjukkan ketegasan dalam upaya menyelamatkan Sulsel dari ketimpangan pembangunan dan beban utang daerah.

Dalam debat Pilgub Sulsel yang berlangsung di Hotel Four Points, Danny mengungkapkan ketimpangan ini dengan jelas, terutama dengan sorotan tajam terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Makassar di bawah kepemimpinannya yang kontras dengan utang provinsi Sulsel.

Selama debat yang digelar Senin malam, Danny menyoroti peran pemerintah kota yang menurutnya berperan aktif dalam membangun infrastruktur yang mestinya menjadi tanggung jawab provinsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu proyek penting yang dibahas adalah Jembatan Barombong. Danny menyayangkan bahwa proyek vital ini tidak pernah diusulkan pemerintah provinsi kepada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), meskipun jelas dibutuhkan.

BACA JUGA :  Danny Pomanto Dapat Dukungan di Bulukumba, Polemik Dana Hibah Jadi Sorotan

“Pemerintah kota ini punya anggaran, Insya Allah Makassar tahun depan bisa mencapai Rp2 triliun, kita tidak punya utang,” ujar Danny dalam debat tersebut, menekankan kekuatan fiskal Makassar di bawah kepemimpinannya.

Danny juga menyampaikan bahwa jika diberikan kewenangan, Kota Makassar siap menuntaskan pembangunan jembatan itu dengan pendanaan yang sudah tersedia.

“Seandainya kami diberikan kewenangan, kota Makassar akan menyelesaikan pembangunan itu. Kita banyak uang, dan tidak ada beban utang,” lanjutnya.

Tudingan soal utang Sulsel sebesar Rp1,7 triliun juga menjadi sorotan Danny, yang menyebutnya sebagai beban besar yang ditinggalkan selama tiga tahun masa kepemimpinan Andi Sudirman, calon gubernur dari paslon nomor urut 2, ANDALAN HATI.

BACA JUGA :  Danny Pomanto Bongkar 2 Kali Penolakan dari Andi Sudirman soal Stadion Barombong

Menurut Danny, utang tersebut menjadi penghambat laju pembangunan di berbagai sektor, terutama infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.

Namun, pernyataan-pernyataan Danny menuai tudingan balik dari rivalnya, ANDALAN HATI, yang menyebut bahwa visi “Save Sulsel” DIA hanya menyebarkan informasi tidak akurat.

Rivalnya bahkan menuding bahwa gagasan yang diusung Danny adalah “hoax” dan tidak berdasar.

Meskipun demikian, DIA tetap yakin bahwa fakta-fakta yang dipaparkannya didasarkan pada data yang benar dan bertujuan untuk menyelamatkan Sulsel dari keterpurukan.

Di tengah perdebatan ini, Danny juga mengingatkan bahwa Makassar di bawah kepemimpinannya berhasil meraih 415 penghargaan selama dua periode, termasuk penghargaan prestisius dari WHO untuk inovasi pelayanan kesehatan.

BACA JUGA :  Danny Pomanto Mutasi Besar-besaran, 3 Camat Bertahan, 3 Lainnya Digeser

“Makassar sukses meraih penghargaan berkat pengelolaan PAD yang baik, dan kami berhasil tanpa terjebak utang,” ungkapnya, memperlihatkan perbedaan mencolok dengan situasi keuangan provinsi.

Pilgub Sulsel kali ini memanas dengan perdebatan sengit antara DIA dan ANDALAN HATI, di mana masing-masing pihak saling mempertanyakan komitmen dan capaian lawan.

Di akhir sesi debat, Danny menegaskan bahwa fokusnya adalah memperbaiki ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sulsel tanpa harus membebani dengan utang tambahan, sebuah visi yang ia harap dapat memenangkan hati para pemilih.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Ambisi PSI Jadikan Jateng Kandang Gajah Berat Meski Andalkan Pesona Jokowi
Jokowi Injak Kepala Kerbau, Pengamat Tafsirkan Simbol Menantang Megawati
Hak Angket Gowa ‘Tersandera Drama Politik’, Dosa Pribadi Diulik dan Dipertontonkan
PDIP Dituding Abu-abu, Demokrat Minta Parpol Fokus Ekonomi Bukan Pemilu 2029
Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:21 WITA

Ambisi PSI Jadikan Jateng Kandang Gajah Berat Meski Andalkan Pesona Jokowi

Senin, 29 Juni 2026 - 21:02 WITA

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Pengamat Tafsirkan Simbol Menantang Megawati

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:34 WITA

Hak Angket Gowa ‘Tersandera Drama Politik’, Dosa Pribadi Diulik dan Dipertontonkan

Senin, 22 Juni 2026 - 16:17 WITA

PDIP Dituding Abu-abu, Demokrat Minta Parpol Fokus Ekonomi Bukan Pemilu 2029

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:51 WITA

Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan

Berita Terbaru