Bisnis Ilegal Bertumbuh Subur di Sulsel, Mafia Semakin Makmur

Sabtu, 29 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mafia

Ilustrasi Mafia

Zonafaktualnews.com – Bisnis ilegal bertumbuh subur di Sulawesi Selatan, para mafia semakin makmur.

Konon sejumlah kasus bisnis ilegal yang dilaporkan selalu kandas dan berujung “86”, sehingga bisnis ilegal di Sulsel terus semakin eksis.

Bayangkan saja, kasus bisnis ilegal seperti kosmetik racikan, rokok tanpa pita cukai, tambang liar, hingga solar bersubsidi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus semacam tersebut selalu berujung bias, bukan semakin berkurangnya para pelaku, justru semakin bertambahnya para “pemain”

Berdasarkan sumber data Gerakan Rakyat Bersatu (GRB), para pelaku bisnis ilegal tersebut “berjaya” dan “hebat” lantaran dibekingi sejumlah algojo di belakangnya.

BACA JUGA :  Menguak Modus Tipu-tipu Bisnis Rokok Ilegal, HRJ Gold Manipulasi Pita Cukai

Tak ayal, jika para “pemain” bisnis ilegal di Makassar dan Sulawesi Selatan bertambah subur dan gendut.

“Salah satu contoh kasus kosmetik racikan bertebaran di media sosial, pernah dengar para owner kosmetik ditangkap? Tentu tidak ada. Laporan tersebut berujung apa?,” ujar Ketua Umum GRB Risdianto dengan merasa heran atas penanganan kasus bisnis ilegal baik di Makassar atau pun Sulsel yang tak bisa dituntaskan, Sabtu (29/7/2023)

Selanjutnya, kasus tambang liar misalnya, kata Risdianto penangannya memang terlihat, sejumlah mobil excavator disegel, lahan ditertibkan, namun sebulan berlalu mereka buka kembali

BACA JUGA :  F-KRB Desak Prabowo Buktikan Janji Tindak Oknum Jenderal Beking Tambang Ilegal

“Tambang ilegal semakin menjamur, berkurang atau bertambah?” tanyanya

Risdianto juga menyinggung soal kasus solar ilegal, penangannya kelihatan, para pelaku ditangkap namun hanya saja kasus solar ilegal tersebut semakin terus bertambah.

“Solar subsidi ilegal para pelaku bertambah atau berkurang?” kata Risdianto

Selain itu, kata Risdianto, peredaran rokok ilegal di Makassar semakin menjamur hingga ke Kabupaten.

Sejumlah laporan beserta barang bukti yang disodorkan di Polda Sulsel status hukumnya hanyalah alibi

“Seperti barang bukti rokok ilegal Joss Mild sudah kami serahkan, pelakunya belum ditangkap.” ujar Risdianto

BACA JUGA :  Ngeri Bestie, Owner Linda Pakai Desain Stiker BPOM Jual Cream Ilegal

Dengan demikian, Risdianto menyayangkan atas kinerja pihak-pihak tertentu dalam penanganan kasus-kasus tersebut yang terbilang lamban dan terkesan tidak mampu menanganinya

“Ternyata asyik bisnis ilegal di Makassar, sebab pelaku bila dilaporkan tidak akan diproses,” sindir Risdianto

Meski begitu, Risdianto akan tetap mengawal perkembangan kasus rokok ilegal, kasus kosmetik, solar dan tambang

“Pelaku kejahatan tidak bisa dibiarkan merajalela, terlebih lagi dijadikan ‘ATM’ berjalan atau ‘sapi perah’,” ungkapnya

Dengan begitu prestasi apa yang bisa dibanggakan, bila sejumlah laporan masyarakat ada ratusan yang mangkrak dan tidak diproses?

 

 

 

(Id Amor)

Berita Terkait

Mira Hayati Dikabarkan Akan Pindah Lapas, Indikasi Perubahan Data Disorot
Kades Akui Tambang Tanpa Izin Jalan Lagi, Polres Torut Bak Tersandera, UU Tak Ditegakkan
Pelayanan PDAM Makassar Buruk, Aduan Krisis Air Warga di Toddopuli Tak Digubris
Pegadaian UPC Bitoa Makassar Lalai, Emas Nasabah 40 Gram Ditebus Orang Lain
Pasien Cuci Darah Disuntik ‘Obat Kedaluwarsa’, Apotek Mattoangin di Makassar Disomasi
Top Up E-Money di Tol Makassar Dikeluhkan, Sikap Petugas Dinilai Kasar
Mutu Tak Sesuai Spesifikasi, Dugaan Borok Proyek Irigasi di Takalar Terendus
P3TGAI Takalar Diduga Tak Bersih, Pola Setoran Mirip Kasus Luwu Utara?

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 17:08 WITA

Mira Hayati Dikabarkan Akan Pindah Lapas, Indikasi Perubahan Data Disorot

Selasa, 7 April 2026 - 19:44 WITA

Kades Akui Tambang Tanpa Izin Jalan Lagi, Polres Torut Bak Tersandera, UU Tak Ditegakkan

Senin, 6 April 2026 - 11:24 WITA

Pelayanan PDAM Makassar Buruk, Aduan Krisis Air Warga di Toddopuli Tak Digubris

Selasa, 24 Maret 2026 - 00:18 WITA

Pegadaian UPC Bitoa Makassar Lalai, Emas Nasabah 40 Gram Ditebus Orang Lain

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:05 WITA

Pasien Cuci Darah Disuntik ‘Obat Kedaluwarsa’, Apotek Mattoangin di Makassar Disomasi

Berita Terbaru