Bertengkar Soal Ekonomi, Suami Habis Nyawa Istri

Minggu, 23 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pembunuhan

Ilustrasi Pembunuhan

Zonafaktualnews.com – Ulil Amri (35) warga Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel) dibekuk usai membunuh istrinya Sapnawati (23).

Pelaku menghabisi nyawa istrinya menggunakan tali nilon usai bertengkar masalah ekonomi.

Peristiwa pembunuhan terjadi di kediaman korban di Desa Danau, Indah Kecamatan Batulicin, Tanah Bumbu pada Minggu (23/4/2023) pukul 23.30 Wita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim Polres Tanbu AKP Endris Ary Dinindra membenarkan kasus pembunuhan tersebut

“Pelaku merupakan suami dari korban,” ujarnya

BACA JUGA :  Dipaksa Ngepel Tanpa Pakaian, 3 ART Kabur dari Rumah ASN

Saat kejadian, Sapnawati awalnya bertengkar dengan pelaku lantaran masalah ekonomi hingga korban.

“Awalnya itu pelaku dan korban tengkar masalah ekonomi, dan korban minta cerai sama pelaku,” tuturnya.

Pelaku menjerat leher istrinya dengan tali yang diambil dari timba air saat korban tengah buang air besar di pinggir sungai.

“Karena marah dan kecewa pada korban, pada waktu korban akan buang air di pinggir sungai pelaku dari belakang langsung menjerat leher korban dengan menggunakan tali jemuran yang berada di timba air terbuat dari jeriken,” terangnya.

BACA JUGA :  DPD PIM Sulsel Berbagi Rezeki Sasar Tukang Becak hingga Dhuafa

Korban yang lehernya terjerat kemudian terjatuh. Namun saat itu Ulil menarik korban menggunakan tali hingga akhirnya korban meninggal dunia.

“Setelah itu pelaku membawa korban menyeberang sungai dan jasad korban disembunyikan pelaku di semak-semak,” ungkapnya.

Endris menambahkan, usai menghabisi nyawa istrinya, pelaku pun berusaha mengakhiri hidupnya dengan cara meminum racun tanaman.

“Habis meminum racun, pelaku menghubungi kakak korban memberitahu bahwa adiknya meninggal akibat dibunuh pelaku,” bebernya.

BACA JUGA :  Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Diperiksa KPK

Polisi yang menerima laporan dari kakak korban, kemudian mendatangi lokasi kejadian.

Petugas pun membawa jasad Sapnawati ke rumah bersama pelaku yang tergeletak usai menenggak racun.

“Untuk pelaku sudah kita amankan, namun saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit, sedangkan untuk korban kita bawa ke rumah sakit juga untuk dilakukan visum,” pungkasnya.

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Ayah Tiri di Sumba Timur Siksa Balita 2 Tahun, Mata Diolesi Balsem dan Dibakar
Cekcok Tarif Jasa BO, Pria di Pinrang Cekik Teman Kencan hingga Tewas di Kos
37 Akun Medsos Dibidik Polda Metro, 9 Penggiat Jadi Tersangka Kasus Hoaks
Polisi Tangkap Wanita Penyebar Hoaks Ajakan Demo Gulingkan Prabowo
Dua Bulan Mengendap di Polres, Kasus Teror Staf MTsN Asahan Jalan di Tempat
Sadis! Gadis ABG di Nabire Dibunuh Lalu Jasadnya Dibakar hingga Hangus
Dua Mobil Mewah Raib Usai Tergiur Janji Rp1,5 Miliar, Pelajar Lapor Polisi
Ngaku Ditipu Bos Kosmetik di Makassar, Owner RA Skincare Rugi Rp400 Juta

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:12 WITA

Ayah Tiri di Sumba Timur Siksa Balita 2 Tahun, Mata Diolesi Balsem dan Dibakar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 02:51 WITA

Cekcok Tarif Jasa BO, Pria di Pinrang Cekik Teman Kencan hingga Tewas di Kos

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 01:57 WITA

37 Akun Medsos Dibidik Polda Metro, 9 Penggiat Jadi Tersangka Kasus Hoaks

Selasa, 4 Agustus 2026 - 02:11 WITA

Polisi Tangkap Wanita Penyebar Hoaks Ajakan Demo Gulingkan Prabowo

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:46 WITA

Dua Bulan Mengendap di Polres, Kasus Teror Staf MTsN Asahan Jalan di Tempat

Berita Terbaru

Ilustrasi layanan LBH Anak Rakyat yang membuka ruang konsultasi dan pendampingan hukum bagi masyarakat, dengan menekankan prinsip keadilan dan akses hukum yang setara bagi rakyat.

Kolom

LBH Anak Rakyat: Ketika Hukum Harus Hadir untuk Rakyat

Sabtu, 8 Agu 2026 - 19:20 WITA

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Joni Bikin Pak Guru Pening, Jawab Merantau Dikasih Nol

Sabtu, 8 Agu 2026 - 01:05 WITA