Bengis, Israel Bantai Warga Sendiri, Hamas yang Dituduh Membunuh

Selasa, 21 November 2023 - 02:13 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Bengis, Israel Bantai Warga Sendiri, Hamas yang Dituduh Membunuh

Bengis, Israel Bantai Warga Sendiri, Hamas yang Dituduh Membunuh

Zonafaktualnews.com – Israel benar-benar bengis dan biadab, warga sendiri dibantai Hamas yang dituduh membunuh.

Bahkan negara Barat kompak menuding Hamas yang melakukan pembunuhan atas serangan brutal saat festival musik Supernova.

Kejadian tersebut tepat setelah Hamas melancarkan penyerangan awal operasi Badai Al-Aqsha pada 7 Oktober 2023, lalu.

Dari kejadian tersebut, Israel mengaku akan bertanggung jawab atas serangan brutal yang terjadi saat Festival Musik Supernova.

Video serangan brutal Israel kepada warganya sendiri ini beredar luas di media sosial, pada Selasa (21/11/2023)

Dalam video yang beredar, helikopter Apache Israel menembaki warganya sendiri tanpa pandang bulu.

Pilot helikopter itu berdalih mengaku kesulitan membedakan antara warga dengan Hamas.

Hamas saat itu diklaim menggunakan senjata ringan, tak ada satupun yang memiliki daya hancur skala besar.

BACA JUGA :  Media Israel "Mulai Provokasi", Nama Ganjar Disebut-sebut

Namun pada akhirnya Israel membenarkan tindakan ceroboh mereka karena telah menyerang warga sipil.

Para pilot berdalih, ada kesulitan yang luar biasa dalam membedakan Hamas dan warga sipil di pos-pos dan permukiman yang diduduki.

Pilot Apache pun mengakui bahwa mereka menembakkan amunisi dalam jumlah besar.

Mereka juga menembaki orang-orang tak bersenjata yang keluar dari mobil atau berjalan kaki melewati ladang di pinggiran Gaza.

Seorang pilot Apache mengaku dilema saat memilih apakah akan menembak warga dan kendaraan sipil saat kembali ke Gaza.

Ia sebenarnya mengetahui bahwa diantara sejumlah kendaraan itu mungkin berisi tawanan Israel.

Tetapi sang pilot tetap memilih untuk melepaskan tembakan secara membabi buta.

BACA JUGA :  Turki Hentikan Semua Perdagangan dengan Israel

Menurut laporan Haaretz, temuan tambahan yang mendukung penilaian itu adalah bahwa militan Hamas tidak mendekati festival tersebut dari arah perbatasan tetapi dari jalan raya terdekat.

Selain itu, festival musik semula dijadwalkan berlangsung pada Kamis dan Jumat, sementara penyelenggaraan pada Sabtu adalah program tambahan.

Laporan tersebut juga menemukan sebagian besar pengunjung festival musik telah meninggalkan acara tersebut pada saat Hamas menyerang.

“Sebagian besar (orang-orang yang berada di acara tersebut) berhasil melarikan diri setelah keputusan untuk membubarkan acara tersebut dibuat empat menit setelah serangan roket,” menurut sumber senior polisi yang dikutip oleh Haaretz.

Investigasi polisi juga menemukan sebuah helikopter militer Israel menembaki para penyerang. Tembakan itu juga mengenai beberapa orang yang menghadiri festival musik tersebut.

BACA JUGA :  Putin Ultimatum Amerika Serikat Untuk Tidak Bantu Israel

“Penyelidikan atas insiden tersebut mengungkapkan sebuah helikopter tempur (militer Israel) yang tiba di lokasi kejadian dari pangkalan Ramat David menembaki para pejuag dan tampaknya juga mengenai beberapa orang yang bersuka ria di sana,” ujar laporan Haaretz mengutip seorang pejabat polisi yang tidak disebutkan namanya.

Laporan polisi juga merevisi jumlah korban tewas akibat serangan itu menjadi 364, termasuk 17 petugas polisi.

Jumlah ini bertambah dari laporan sebelumnya, yaitu 270 orang. Laporan tersebut menyebutkan jumlah pengunjung festival yang diculik menjadi 40 orang.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Pilot Saudia Airlines dan 3 Warga Tewas
Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi
Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik
Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik
Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:47 WITA

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Pilot Saudia Airlines dan 3 Warga Tewas

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi

Kamis, 24 September 2026 - 12:31 WITA

Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:53 WITA

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China

Berita Terbaru