Beda Perlakuan, Hamas Bebaskan Sandera dengan Baik, Israel Tidak

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Sabtu, 25 November 2023 - 14:26 WITA

Beda Perlakuan, Hamas Bebaskan Sandera dengan Baik, Israel Tidak

Beda Perlakuan, Hamas Bebaskan Sandera dengan Baik, Israel Tidak

Zonafaktualnews.com – Beda perlakuan antara Israel dan Hamas saat pertukaran sandera pada Jumat (24/11/2023).

Milisi Hamas membebaskan sandera dengan memberikan perlakuan yang baik terhadap sejumlah sandera.

Sementara perlakuan Israel saat membebaskan sandera Palestina mendapatkan perlakuan kasar.

Menurut laporan media luar, Israel saat membebaskan sandera Palestina, para tawanan tersebut ditembaki dengan gas air mata.

Beruntung dari tembakan gas air mata tersebut tidak memakan korban jiwa. Namun Israel telah melanggar gencatan perang.

BACA JUGA :  Bang Onim Sebut Pengetahuan Buya Arrazy Soal Palestina 1 Persen

Dilain sisi, dalam video yang dirilis Hamas dan Brigade Al-Qassam, mereka membebaskan para sandera yang merupakan lansia dan anak-anak dengan kondisi baik.

Kepedulian Al-Qassam terhadap para sandera ini terlihat dari bagaimana mereka memperlakukan tahanan lansia yang kesulitan berjalan.

Al-Qassam tampak menggendong para lansia keluar dari mobilnya. Ada pula yang dituntun berjalan.

Hamas bebaskan sandera
Hamas bebaskan sandera

Mereka benar-benar memastikan para sandera dibebaskan dengan pengawalan ketat.

Sebagaimana diketahui, sebanyak 24 sandera, termasuk 13 wanita dan anak-anak Israel dibebaskan pada Jumat malam.

BACA JUGA :  Biadab, Israel Kembali Bombardir Puluhan Warga Gaza dengan Jet Tempur

Selain itu, Hamas membebaskan 10 warga negara Thailand dan seorang warga Filipina yang juga menjadi disandera.

Berdasarkan ketentuan perjanjian, total 50 sandera Israel dan 150 tahanan Palestina akan dibebaskan selama empat hari selama gencatan senjata sementara.

Pada saat gencatan senjata, lebih banyak bantuan juga diizinkan masuk ke Gaza – 137 truk yang membawa pasokan medis, bahan bakar dan makanan masuk hari ini dari Mesir.

BACA JUGA :  Rumor Netanyahu Tewas Dirudal Iran Ramai Beredar, Keberadaannya Dipertanyakan

Seperti diketahui, serangan Hamas pada 7 Oktober menewaskan 1.200 orang, dan sekitar 240 orang disandera.

Sejak itu, Kementerian Kesehatan Gaza yang dikelola Hamas mengatakan lebih dari 14.000 orang telah tewas dalam kampanye pembalasan Israel

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik
Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik
Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba
Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS
Balas Gempuran AS, Iran Serang Markas Jet Tempur F-18 di Pangkalan Yordania
Israel Tolak Melunak, Dua Pejabat Tinggi Iran Jadi Target Pembunuhan Utama
Eropa Terpanggang Panas 40 Derajat, Ilmuwan Bunyikan Alarm Iklim di 8 Negara

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 00:53 WITA

384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:44 WITA

Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WITA

Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik

Rabu, 29 Juli 2026 - 01:18 WITA

Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel London Usai Konsumsi Alkohol dan Narkoba

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:56 WITA

Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS

Berita Terbaru