Biadab, Israel Kembali Bombardir Puluhan Warga Gaza dengan Jet Tempur

Jumat, 1 Desember 2023 - 19:29 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Biadab, Israel Kembali Bombardir Puluhan Warga Gaza dengan Jet Tempur

Biadab, Israel Kembali Bombardir Puluhan Warga Gaza dengan Jet Tempur

Zonafaktualnews.com – Israel benar-benar bangsa bengis dan biadab. Puluhan warga Gaza tewas digempur dengan serangan Jet udara.

Hanya berselang kurang dari 2 jam setelah gencatan senjata berakhir, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan 32 orang telah tewas dari serangan udara jet-jet tempur Israel, Jumat (1/12/2023).

Warga Gaza yang tewas tersebut antara lain berasal dari Khan Younis yang beberapa saat sebelumnya disuruh oleh militer Israel agar segera mengungsi ke Rafah, di perbatasan Gaza dengan Mesir di bagian selatan dengan alasan akan menggelar operasi militer di wilayah Khan Younis.

Warga yang sedang berbondong-bondong mengungsi tersebut rupanya hanya menjadi korban tipu muslihat militer Israel. Jet-jet tempur Israel langsung membombardir mereka melalui udara.

BACA JUGA :  Armenia Resmi Mengakui Keberadaan Negara Palestina

Serangan jetjet tempur Israel yang mendadak ini membuat warga sipil Palestina ketakutan dan mencoba menyelamatkan diri mencari tempat perlindungan.

Suara sirene roket terdengar di Israel bagian selatan sepanjang Jumat tadi hanya berselang beberapa jam setelah gencatan senjata yang berlangsung sepekan berakhir dan gagal diperpanjang.

Militer Israel mengumumkan telah melanjutkan operasi tempur di Gaza. Mereka menuduh Hamas melanggar gencatan senjata dengan menembakkan roket.

Militer Israel berdalih serangan bom jet-jet tempurnya menyasar wilayah yang menjadi kantong pejuang Hamas.

BACA JUGA :  Tentara Israel Banci, Wanita dan Anak di Gaza Dibunuh Saat Antre Roti

Menurut Hamas, Israel menolak semua tawaran untuk membebaskan lebih banyak sandera yang ditahan di daerah kantong tersebut.

Terkait dengan kekejian tentara Israel ini, kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeluarkan pernyataan terbaru bahwa operasi militer di Gaza akan terus dilanjutkan demi melenyapkan para pejuang Hamas.

“Dengan dimulainya kembali pertempuran, kami menekankan bahwa Pemerintah Israel berkomitmen mencapai tujuan perang membebaskan sandera kami, melenyapkan Hamas, dan memastikan bahwa Gaza tidak akan pernah menjadi ancaman bagi penduduk Israel,” sebut kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

BACA JUGA :  Raja Salman Murka, Arab Saudi Kutuk Keras Zionis Israel

Hamas sendiri menegaskan Israel tidak akan mampu menguasai Gaza setelah 50 hari melakukan operasi militer di Gaza, Israel gagal melumpuhkan Hamas.

“Apa yang tidak dicapai Israel selama lima puluh hari sebelum gencatan senjata, tidak akan bisa dicapai dengan melanjutkan agresinya setelah gencatan senjata,” ungkap Ezzat El Rashq, anggota biro politik Hamas di situs resmi Hamas

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Istana Presiden Yaman Diberondong Rudal Houthi, 5 Tewas dan 16 Luka-luka
Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Pilot Saudia Airlines dan 3 Warga Tewas
Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi
Presiden Iran Datangi Kandang Trump, Tegaskan Tolak Tunduk pada Tekanan
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
384 Wisatawan Hilang Disapu Banjir Bandang Dahsyat di Nepal dan China
Sultan Brunei Lucuti Gelar Kebangsawanan Istri Pangeran Abdul Malik
Patung “Wanita Biru” di Gurun Madinah Bikin Heboh, Karya Yahudi Dikritik