11 Roket Jet Tempur Israel “Menghujani” Area RS Indonesia di Gaza

Sabtu, 11 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

11 Roket Jet Tempur Israel “Menghujani” Area RS Indonesia di Gaza

11 Roket Jet Tempur Israel “Menghujani” Area RS Indonesia di Gaza

Zonafaktualnews.com – Sejumlah jet tempur Israel “menghujani” 11 roket area RS Indonesia di Gaza.

Orang-orang yang berlindung di sekitaran RS Indonesia di Gaza panik berhamburan keluar.

Salah satu petugas medis RS Indonesia di Gaza menyebut setidaknya lebih dari 100 orang luka-luka akibat gempuran Israel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur RS Indonesia di Gaza, Atef Kahlout mengatakan terjadi serangan cukup dahsyat pada Kamis (9/11/2023).

Setidaknya ada 11 rudal milik Israel yang menyerang lingkungan sekitar rumah sakit.

“Rumah sakit tersebut hancur sebagian akibat pengeboman tersebut,” kata Kahlout kepada Al Jazeera, Sabtu, (11/11/2023)

Dalam beberapa pekan terakhir, RS Indonesia kewalahan menghadapi pasien yang membeludak.

Pasalnya, banyak pasien luka dan jenazah yang tergeletak di lorong-lorong.

Rumah sakit itu juga tengah kritis karena stok bahan bakar minyak yang minim.

BACA JUGA :  Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth

Fasilitas medis di Gaza perlu BBM untuk terus menghidupkan generator sehingga rumah sakit tetap bisa beroperasi.

Disisi lain, penyerangan Israel terhadap RS Indonesia di Gaza, pihaknya mengklaim terdapat bunker Hamas.

Tak hanya itu, Zionis Israel juga menuding RS Indonesia sengaja menyembunyikannya.

Israel pun meminta kepada warga sipil Palestina yang ada di RS Indonesia untuk mengosongkan kawasan tersebut

Menanggapi tudingan Israel, Perancang Rumah Sakit Indonesia, Edy Wahyudi, mengatakan tidak benar.

Edy menuturkan RS Indonesia hanya berada di satu lokasi, yakni yang memiliki bangunan segienam seluas 1,6 hektar yang menjadi pusat lokasi perawatan pasien.

Dua lokasi yang ditunjukkan Hagari bukan merupakan bagian dari Rumah Sakit Indonesia.

“Berdasarkan peta yang ditunjukkan juru bicara IDF Daniel Hagari yang menyatakan bahwa RS Indonesia berada di tiga lokasi,

Yang benar adalah RS Indonesia hanya berada di satu lokasi saja. Jadi ini (dua yang lain} bukan lokasi RS Indonesia di Gaza,” kata Edy.

Edy juga membantah tuduhan Hagari soal RS Indonesia dibangun pada 2010. Dia menegaskan tender proses pembuatan struktur RSI bahkan baru dimulai pada 2 Februari 2011.

“Ini ditunjukkan dengan adanya surat tender. Ini adalah iklan tender di koran lokal Palestina. Pemasangan iklan pemenang tender pembangunan tahap 1 untuk RS Indonesia di lokal koran Palestina pada tanggal 2 Februari 2011. Dan pembangunan tahap struktur RS Indonesia sendiri baru dimulai pada bulan Mei 2011,” ucap Edy.

BACA JUGA :  Erdogan Sebut Hamas Pejuang Kemerdekaan, Israel Negara Teroris

Dalam kesempatan itu, Edy turut bicara mengenai lengkungan yang disinggung Hagari sebagai lokasi Hamas membangun terowongan ratusan kilometer di bawah rumah sakit dan masjid.

Edy menyebut pihaknya tak pernah menemukan hal ganjil saat pertama membangun Rumah Sakit Indonesia.

Dia pun sekali lagi menegaskan bahwa foto lengkungan yang ditunjukkan Hagari kepada publik tidak berlokasi di RS Indonesia.

BACA JUGA :  Jokowi Akan Temui Joe Biden, Desak Genosida di Gaza Disetop

“Lahan di bagian ini bukanlah lokasi RS Indonesia dan berarti lengkungan yang ditunjukkan oleh IDF bukan dari pembangunan RS Indonesia,” tuturnya.

Lebih lanjut, Edy turut menyoroti tudingan Hagari mengenai situs peluncur roket Hamas sejauh 75 meter dari Rumah Sakit Indonesia.

Edy berujar lokasi yang disebut tempat peluncuran roket itu bahkan sudah dibombardir pasukan Negeri Zionis pada 2014 dalam agresi 52 hari.

Bantahan Edy ini dilayangkan setelah Hagari mengatakan RS Indonesia menjadi markas dan perisai Hamas dalam menjalankan operasinya di Gaza.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Israel Akan Gelar Festival LGBT Terbesar di Wilayah “Terlaknat” Kaum Luth
Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan
Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan
Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump
AS dan Iran Deal Gencatan Senjata, Netanyahu Ngotot Perang Tetap Dilanjutkan
3 Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL, Rusia Tuduh AS-Israel Biang Kerok Konflik Lebanon
Menyeramkan! Langit di Australia Barat Tiba-tiba Memerah Seperti Darah
Donald Trump Murka, Sebut NATO “Macan Kertas” di Tengah Perang Iran

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 08:44 WITA

Trump Cabut Postingan Mirip Yesus, Klaim Hanya Dokter Sedang Menyembuhkan

Sabtu, 11 April 2026 - 01:43 WITA

Nasib Pilu Bocah Palestina Diduga Diperkosa 10 Tentara Wanita Israel Saat Ditahan

Jumat, 10 April 2026 - 11:01 WITA

Efek Domino Konflik Iran, Publik AS Ramai-ramai Dorong Pemakzulan Trump

Kamis, 9 April 2026 - 10:47 WITA

AS dan Iran Deal Gencatan Senjata, Netanyahu Ngotot Perang Tetap Dilanjutkan

Rabu, 1 April 2026 - 17:06 WITA

3 Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL, Rusia Tuduh AS-Israel Biang Kerok Konflik Lebanon

Berita Terbaru