Tak Bisa Dipercaya Lagi, Prabowo Terciduk Kampanye Pakai Fasilitas Negara

Minggu, 10 Desember 2023 - 17:08 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Tak Bisa Dipercaya Lagi, Prabowo Terciduk Kampanye Pakai Fasilitas Negara

Tak Bisa Dipercaya Lagi, Prabowo Terciduk Kampanye Pakai Fasilitas Negara

Zonafaktualnews.com – Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto tak bisa dipercaya lagi oleh sejumlah pendukung dulunya.

Pasalnya, Prabowo Subianto yang dulu berbeda dengan yang sekarang semenjak bergabung dikoalisi pemerintahan Jokowi.

“Semua kata-katanya tak bisa dipercaya lagi, ada jejak rekamnya apalagi dulu pernah pukul meja untuk meyakinkan penonton” ungkap seorang netizen, Minggu (10/11/2023).

Prabowo Subianto baru-baru ini kembali heboh, ia terciduk kampanye dengan menggunakan fasilitas negara.

Prabowo Subanto menggunakan fasilitas negara ini terbongkar dari unggahan Andre Rosiade pada Sabtu (9/12/2023).

Fasilitas negara yang digunakan oleh Prabowo adalah helikopter Airbus H225M yang dimiliki oleh TNI AU.

Andre menulis pada keterangan unggahannya, pada saat Prabowo tiba di Lanud Sutan Syahrir, Kota Padang, dan dilanjutkan perjalanan menuju Pasar Raya Kota Padang, Sumatera Barat.

Prabowo memang diketahui sedang melakukan kampanye di kawasan Pasar Raya Padang.

Di sana ia pun sempat meminta maaf kepada masyarakat karena telah membuat macet.

Namun yang menjadi rancu, pada saat yang sama Prabowo juga sedang melakukan kunjungan kerja di Padang.

Dalam agendanya, Prabowo juga menyempatkan diri datang ke posko tanggap bencana erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Sabtu (9/12/2023).

BACA JUGA :  Kasus Korupsi Jalan Sabbang–Tallang, Prabowo Ditantang Menindak Kadernya

Tak hanya meninjau korban erupsi, Prabowo juga menyerahkan bantuan 35 unit sepeda motor untuk prajurit TNI dan Polri.

Padahal sebelumnya, Prabowo Subianto berjanji dirinya tidak akan menggunakan fasilitas negara untuk berkampanye pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Hal ini disampaikannya, mengingat saat ini dirinya masih berstatus Menteri Pertahanan di Kabinet Indonesia Maju.

“Tidak perlu kita pakai sarana dan prasarana pemerintah,” kata Prabowo pada 23 Oktober 2023 lalu.

Kepada wartawan ia juga mengaku tak menggunakan fasilitas negara selama bukan kepentingan dinas.

“Selama bukan kepentingan dinas, saya juga pakai sarana dan prasarana sendiri. Kita dewasa, kita memberikan contoh,” kata Prabowo.

Sementara itu, Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat, Andre Rosiade membela Prabowo Subianto.

Andre menjelaskan dari Jakarta menuju Sumatera Barat, Prabowo menggunakan pesawat dan mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Dari situ, Prabowo lalu menggunakan helikopter milik TNI untuk mengunjungi posko erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam.

Andre juga menjelaskan dalam kunjungan itu, Prabowo berkapasitas sebagai Menteri Pertahanan.

BACA JUGA :  Prabowo Tata Ulang Peta Politik, Sisa-sisa Kekuasaan Jokowi Tergerus

“Jadi dari Padang ke Bukit Tinggi naik heli, di Bukit Tinggi menuju lokasi itu (Kabupaten Agam) pakai plat dinas Kementerian Pertahanan, sampai ke Marapi,

Heli itu digunakan beliau untuk dinas sebagai Menhan,” kata Andre, Minggu (10/12/2023).

Di posko erupsi Gunung Marapi, Prabowo disebut memberikan santunan kepada keluarga korban, relawan hingga kepada aparat TNI-Polri.

“Beliau memberikan bantuan motor juga ke Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” ujarnya.

Ia mengatakan tidak ada atribut partai sama sekali dalam kunjungan Prabowo ke posko erupsi Gunung Marapi.

Andre menjelaskan agenda itu merupakan acara resmi pemerintah.

“Ada Bupati Agam, Bupati Tanah Datar, Walikota Bukittinggi, Dandim Agam, dandim Tanah Datar, Danrem, Wakapolda, Kapolres Bukittinggi. Jelas dan terang benderang itu acara Kemenhan bukan kampanye,” katanya.

Setelah mengunjungi posko, ia mengatakan Prabowo lalu kembali ke Padang dengan helikopter yang sama.

Prabowo, kata dia, lalu menanggalkan atribut Menteri Pertahanan karena menghadiri agenda sebagai kapasitas calon presiden.

“Setelah di Padang, beliau turun, setelah itu copot pin menteri beliau, baru beliau tidak jadi Menhan, sebagai capres. Keluar dari Lanud kan mobilnya juga enggak plat dinas,” katanya.

BACA JUGA :  Menteri hingga Staf Khusus Presiden Digembleng di Akmil Magelang

Andre pun membantah Prabowo disebut menggunakan fasilitas negara untuk berkampanye.

“Kalau ada yang menggoreng, yang jelas Pak Prabowo tidak pakai fasilitas negara untuk kampanye, masyarakat yang hadir paham dan tahu persis,” pungkasnya

Menanggapi hal tersebut, netizen mengatakan soal pembelaan Andre Rosiade hal yang wajar terlebih dia sudah dikuliti oleh Rocky Gerung.

“Wajar saja dia bela, kapasitasnya dia memang untuk itu. Yang jelas Andre itu sudah dipermalukan sama Rocky Gerung,” ungkap netizen.

“Tak perlu lagi dipercaya, Prabowo dulu beda dengan Prabowo sekarang terlebih lagi Gibran yang tak berkualitas itu jadi cawapresnya,” beber yang lain.

“Sebaiknya para menteri seperti Prabowo, Mahfud MD, termasuk Gibran mengundurkan diri dari jabatannya mengingat sudah masa kampanye,” tegas netizen lain mengingatkan.

“Omongan Andre tak bisa dipercaya apapun itu pembelaannya,” timpal netizen lainnya.

 

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo
Aktivis 98 Sebut Manuver Budi Arie di Depan Jokowi Sinyal Lengserkan Prabowo
Pejabat di Gowa Nyemrempet Politik Praktis di Tengah Polemik DPRD dan Bupati
Rumor Perjanjian Rahasia Prabowo–Jokowi ‘Bocor’, Benarkah Ada Kesepakatan?
Survei Capres 2029 Diduga Bocor, Dedi Mulyadi Salip Prabowo dan Anies
Ambisi PSI Jadikan Jateng Kandang Gajah Berat Meski Andalkan Pesona Jokowi
Jokowi Injak Kepala Kerbau, Pengamat Tafsirkan Simbol Menantang Megawati
Hak Angket Gowa ‘Tersandera Drama Politik’, Dosa Pribadi Diulik dan Dipertontonkan

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:16 WITA

Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo

Kamis, 27 Agustus 2026 - 02:01 WITA

Aktivis 98 Sebut Manuver Budi Arie di Depan Jokowi Sinyal Lengserkan Prabowo

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:58 WITA

Pejabat di Gowa Nyemrempet Politik Praktis di Tengah Polemik DPRD dan Bupati

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:57 WITA

Rumor Perjanjian Rahasia Prabowo–Jokowi ‘Bocor’, Benarkah Ada Kesepakatan?

Rabu, 29 Juli 2026 - 22:18 WITA

Survei Capres 2029 Diduga Bocor, Dedi Mulyadi Salip Prabowo dan Anies

Berita Terbaru