SP3 Kasus Istri Polisi Tipu Istri Polisi Kembali Berperkara di Polres Gowa

Selasa, 6 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Zonafaktualnews.com – Surat perintah penghentian penyidikan dari kepolisian (SP3) atas kasus oknum istri polisi tipu istri polisi kembali berperkara di Polres Gowa.

Oknum istri polisi bernama MNW (23) diduga menipu istri polisi bernama Lili Dewi (28).

Sebelumnya kasus ini sempat SP3 hingga penyelidikannya kini kembali dilanjutkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Gowa AKBP Reonald Simanjuntak mengatakan kasus dugaan penipuan ini atas rekomendasi gelar perkara Polda Sulsel yang sebelumnya Polres Gowa hentikan (SP3)

“Jadi gini, SP3 betul dari pihak Polres Gowa tapi atas rekomendasi dari gelar perkara di Polda Sulsel,” kata Reonald Simanjuntak.

BACA JUGA :  Google Hapus 5,2 Miliar Iklan yang Melanggar Kebijakan

Reonald mengatakan saat itu dari hasil gelar perkara dinyatakan kasus dihentikan dengan alasan kurangnya alat bukti.

“Jadi pandangan hukum yang ada di Polda tidak cukup bukti. Namun kalau kami dari penyidik di Polres Gowa sebenarnya kami bersikukuh untuk perkara itu bisa kami majukan dengan alat bukti,” bebernya

Belakangan, pelapor menempuh upaya hukum dengan mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Sungguminasa, Gowa atas penghentian kasus itu.

Permohonannya pun dikabulkan yang memutuskan SP3 atas kasus itu dicabut dan penyelidikan kembali dilanjutkan.

“Makanya dengan adanya praperadilan ini malah membuka pintu lagi bagi penyidik untuk melanjutkan penyelidikan,” tegas Reonald.

BACA JUGA :  Pelarian Bupati Mamberamo Tengah Berakhir di Tangan KPK

Sementara pelapor bernama Lili Dewi menyoroti kasusnya yang lambat ditangani. Apalagi penyidik sempat menghentikan kasus dugaan penipuan yang dilaporkannya.

“Kasus ini berjalan sudah 1 tahun 2 bulan, tapi proses itu menurut saya agak lambat karena kasus saya sudah di SP2 kan sampai SP3 kan,” kata Lili yang dikonfirmasi terpisah.

Lili mengatakan kasus ini dilaporkan setelah dirinya mengalami kerugian Rp 700 juta.

Rekannya, MNW dianggap tidak menunjukkan iktikad baik mengembalikan uang yang dipinjamnya.

“Total kerugian Rp 700 juta dia ambil secara bertahap,” ungkapnya.

Menurutnya, MNW yang merupakan rekannya sesama anggota Bhayangkari meminjam uang secara bertahap. Uang itu hendak digunakan untuk menjadi modal usaha.

BACA JUGA :  Jumlah Tersangka Pembakaran DPRD Makassar dan Sulsel Naik Jadi 29 Orang

“Modusnya itu untuk modal usahanya, dia live jual pakaian di facebook. Saya kenal sama yang terlapor ini sebelum jadi Bhayangkari saya sudah kenal,

Sudah akrab pas setelah dia resmi jadi Bhayangkari. Saya itu sudah seperti saudara,” tuturnya.

Lili menaruh kepercayaan untuk meminjamkan uang atas dasar pertemanan. Belakangan, MNW memutus komunikasi saat hendak ditagih.

“Terus dia blokir saya dia bilang, ‘kita ketemu di meja hijau saja’. Jadi berawal dari di situ mending saya lapor saja karena tidak ada kekeluargaannya,” pungkasnya

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi
CCW Desak Kejati Sulsel Usut Dugaan Manipulasi Anggaran Bansos di Dinkes Gowa
Kasus Pungli PTSL di Maros Masih Mengendap, Penegakan Hukum Melempem
SPBU 74.922.47 di Takalar Diduga Jadi Sarang Penyelundupan Solar Subsidi
Kasus Proyek UMKM Galesong Mangkrak, Kejari Takalar Dituding ‘Parkir’ Dana Rakyat
Diduga Langgar Spesifikasi, Proyek SMPN 19 Sinjai Akan Dilaporkan ke KPK
Oknum Pegawai PLN Takalar Diduga Lakukan Pencurian Listrik dari Pos Ronda
Hutan Lindung di Malino Gundul, Puluhan Hektare Diduga Dikuasai Mafia Kayu

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:40 WITA

Program Kemiskinan Tak Transparan, LACAK Gowa Diminta Tunjukkan Data Bukan Asumsi

Jumat, 9 Januari 2026 - 04:00 WITA

CCW Desak Kejati Sulsel Usut Dugaan Manipulasi Anggaran Bansos di Dinkes Gowa

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:21 WITA

Kasus Pungli PTSL di Maros Masih Mengendap, Penegakan Hukum Melempem

Minggu, 28 Desember 2025 - 00:51 WITA

SPBU 74.922.47 di Takalar Diduga Jadi Sarang Penyelundupan Solar Subsidi

Rabu, 24 Desember 2025 - 13:36 WITA

Kasus Proyek UMKM Galesong Mangkrak, Kejari Takalar Dituding ‘Parkir’ Dana Rakyat

Berita Terbaru