Jumlah Tersangka Pembakaran DPRD Makassar dan Sulsel Naik Jadi 29 Orang

Kamis, 4 September 2025 - 22:42 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Jumlah Tersangka Pembakaran DPRD Makassar dan Sulsel Naik Jadi 29 Orang

Konferensi pers Polda Sulsel terkait penangkapan tersangka pembakaran Kantor DPRD Makassar dan DPRD Sulsel, Kamis (4/9/2025).

Zonafaktualnews.com – Polisi terus menindak pelaku pembakaran di Kantor DPRD Makassar dan DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel).

Jumlah tersangka kini naik menjadi 29 orang, menyusul penangkapan tambahan 19 pelaku dari 10 tersangka awal.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto menjelaskan, masing-masing tersangka memiliki peran berbeda dalam tindak pidana yang terjadi di kedua lokasi.

“Kami telah mengamankan 29 orang tersangka, masing-masing dengan peran berbeda dalam tindak pidana ini,” ujar Kombes Pol Didik Supranoto dalam konferensi pers di Mapolda Sulsel, Kamis (4/9/2025).

Di DPRD Provinsi Sulsel, polisi menahan 14 tersangka, terdiri dari 13 orang dewasa dan 1 anak di bawah umur.

Identitas mereka antara lain RN (19), RHM (22), MIS (17), RND (21), MR (20), AFJ (23), SNK (22), AFR (20), MRD (18), MRZ (20), MHS (21), AMM (22), MAR (21), dan AY (23). Penanganan kasus ini dilakukan oleh Ditreskrimum Polda Sulsel.

BACA JUGA :  Miris, Polisi Bela Kadis BPBD Maros yang Parkir Sembarangan

Sementara di DPRD Kota Makassar, 15 tersangka ditetapkan, termasuk 5 anak di bawah umur.

Mereka adalah MYR (31), AG (30), GSL (18), MAP (20), ASW (18), MS (23), FTR (16), MAF (16), RMT (19), ZM (22), MI (22), FDL (18), MAY (15), IA (16), dan MNF (17). Kasus ini ditangani Polrestabes Makassar.

Kombes Pol Didik menambahkan, tersangka di DPRD Provinsi Sulsel dijerat Pasal 187 KUHP tentang pembakaran, Pasal 170 KUHP kekerasan bersama, Pasal 406 KUHP jo tindak pidana perusakan, dan Pasal 64 KUHP tentang pemberatan pidana.

BACA JUGA :  Perang Laporan Memanas, Taufik “Serang Balik” Pengacara Wali Kota Makassar

Sedangkan tersangka di DPRD Kota Makassar dikenakan Pasal 187 KUHP, pembakaran atau perusakan dengan api, Pasal 170 KUHP penganiayaan bersama, Pasal 406 KUHP perusakan barang, Pasal 64 KUHP pemberatan pidana bersama, Pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan, Pasal 480 KUHP penadahan barang curian, serta Pasal 45a ayat (2) UU ITE terkait ujaran kebencian.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari kedua lokasi. Di DPRD Provinsi Sulsel, barang bukti mencakup flashdisk berisi foto dan rekaman CCTV, batu gunung, tiga batu sedang, batang bambu, besi pendek, balok kayu, sekop, serta beberapa unit handphone merk Samsung, Oppo, dan Vivo.

Sementara di DPRD Kota Makassar, barang bukti meliputi satu sepeda motor Yamaha Aerox, kursi kerja, kipas exhaust, kulkas merk Sharp, serta satu mobil dan sejumlah barang hasil curian.

BACA JUGA :  Polisi Tetapkan 6 Tersangka Kasus Brankas Narkoba di UNM

“Kasus ini masih terus berlanjut untuk mendalami kemungkinan adanya pelaku lain. Proses pengembangan perkara masih dilakukan, dan kami pastikan setiap pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kombes Pol Didik Supranoto.

Konferensi pers dipimpin Dirreskrimum Polda Sulsel Kombes Pol Setiadi Sulaksono, didampingi Kabid Humas Polda Sulsel dan Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Dr. Arya Perdana.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Kebijakan Tidak Jalan! Gerindra Sebut Tiga Menteri Layak Diberi “Rapor Merah”
Digeruduk Loyalis Usai Fitnah Anggota DPR RI, Kadispar Sultra Minta Maaf
Tawuran Pecah di Makassar, Konvoi Motor Diserang Pakai Busur dan Batu
Makam Tebing Toraja Utara Dilahap Karhutla, 270 Jenazah Berakhir Jadi Abu
Houthi Gempur Habis-habisan Arab Saudi, Kilang Minyak Ras Tanura Terbakar
Diduga Istimewakan Penipu, Polresta Gowa Diminta Cabut Penangguhan AHA
Tiga Pemalsu STNK di Kendari Diringkus, Duit Haram Dipakai Beli Sabu dan Judol
Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia