Komisi III DPR RI Desak Kejaksaan Bongkar Aktor di Balik Kerusakan Banjir Aceh

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil menyampaikan desakan pengusutan pelaku banjir dalam rapat kerja bersama Plt Jaksa Agung dan jajaran Kejaksaan se-Indonesia.

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil menyampaikan desakan pengusutan pelaku banjir dalam rapat kerja bersama Plt Jaksa Agung dan jajaran Kejaksaan se-Indonesia.

Zonafaktualnews.com – Anggota Komisi III DPR RI, M. Nasir Djamil, menyuarakan desakan kuat dari masyarakat agar aparat penegak hukum mengusut tuntas pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan parah akibat bencana banjir di Aceh dan sejumlah wilayah Sumatra.

Nasir Djamil menegaskan, masyarakat meminta agar para pelaku dikejar hingga ke “lubang semut”.

Pernyataan itu disampaikan Nasir dalam forum rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung serta jajaran Jaksa Agung Muda dan para Kepala Kejaksaan Tinggi se-Indonesia.

Nasir mengaku sebenarnya telah lama ingin menyampaikan persoalan tersebut, namun baru mendapat kesempatan berbicara setelah agenda rapat berjalan.

“Saya ini berasal dari daerah pemilihan Aceh II, delapan kabupaten/kota, enam di antaranya mengalami kerusakan yang sangat parah,” ujar Nasir. Ia menggambarkan, hampir seluruh infrastruktur di wilayah tersebut rusak berat, mulai dari jalan, jembatan, hingga rumah warga.

Menurut Nasir, kondisi serupa juga terjadi di sejumlah daerah lain seperti Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Karena itu, ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang turun langsung ke lapangan untuk melihat dampak bencana.

BACA JUGA :  Pilu Gubernur Aceh Ungkap Empat Kampung Hilang Disapu Banjir Bandang

“Kehadiran para Kajati di lapangan menunjukkan ada masalah serius di hulu,” kata Nasir. Ia menilai, bencana yang terjadi bukan semata banjir air dan lumpur, tetapi juga “banjir kayu” berupa gelondongan besar yang terbawa arus.

Nasir menuturkan, berdasarkan penuturan warga dan tokoh masyarakat, gelondongan kayu yang menghantam rumah dan infrastruktur menjadi salah satu penyebab utama besarnya kerusakan dan jatuhnya korban jiwa.

Fakta itu, kata dia, memperkuat dugaan adanya praktik yang harus diusut secara hukum.

BACA JUGA :  Kuasa Hukum Tuding Polda Sulsel Turut Andil ‘Obstruction of Justice’ Kasus Ishak Hamzah di Polrestabes Makassar

“Di situlah kemudian para tokoh masyarakat meminta kepada kami sebagai wakil mereka di parlemen agar aparat penegak hukum mengejar pelakunya sampai ke lubang semut,” ujar Nasir.

Nasir menegaskan, masyarakat menaruh harapan besar kepada Kejaksaan agar tidak berhenti pada penanganan permukaan, melainkan mengusut secara menyeluruh hingga ke akar persoalan.

Bagi Nasir, penegakan hukum yang tegas menjadi kunci agar tragedi serupa tidak terus berulang dan keadilan bagi para korban benar-benar terwujud.

 

(RL/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Kejaksaan Pastikan Ada Tersangka di Kasus Korupsi Laptop Disdik Parepare
Kasus Dugaan Korupsi Jalan Beton Parepare 2025 Segera Diekspose Kejari
Janda “Londo Ireng”
Tujuh Tahun Pimpin Bank Indonesia, Perry Warjiyo Pilih Mundur Lebih Awal
Prabowo Didesak Minta Maaf, 6 Organisasi Pers Kecam Sebutan “Londo Ireng”
Atas Kerudung, Bawah Warung
Bentrok Sengketa Lahan di Panakkukang Makassar, Tiga Kubu Saling Serang
Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:55 WITA

Kejaksaan Pastikan Ada Tersangka di Kasus Korupsi Laptop Disdik Parepare

Senin, 27 Juli 2026 - 19:21 WITA

Kasus Dugaan Korupsi Jalan Beton Parepare 2025 Segera Diekspose Kejari

Senin, 27 Juli 2026 - 14:16 WITA

Janda “Londo Ireng”

Senin, 27 Juli 2026 - 13:19 WITA

Tujuh Tahun Pimpin Bank Indonesia, Perry Warjiyo Pilih Mundur Lebih Awal

Senin, 27 Juli 2026 - 01:20 WITA

Prabowo Didesak Minta Maaf, 6 Organisasi Pers Kecam Sebutan “Londo Ireng”

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Janda “Londo Ireng”

Senin, 27 Jul 2026 - 14:16 WITA