Diduga Langgar Spesifikasi, Proyek SMPN 19 Sinjai Akan Dilaporkan ke KPK

Selasa, 23 Desember 2025 - 02:40 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Ilustrasi proyek renovasi Sekolah Rakyat Tahap IC di SMPN 19 Sinjai yang diduga tidak sesuai spesifikasi

Ilustrasi proyek renovasi Sekolah Rakyat Tahap IC di SMPN 19 Sinjai yang diduga tidak sesuai spesifikasi

Zonafaktualnews.com – Proyek SMPN 19 Sinjai di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, diduga melanggar spesifikasi teknis dalam pekerjaan renovasi Sekolah Rakyat Tahap IC.

Proyek pendidikan tersebut disinyalir tidak dikerjakan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan berpotensi mengarah pada praktik gratifikasi.

Temuan itu diungkap Aliansi Zona Merah Sulawesi Selatan berdasarkan hasil pemantauan langsung di lapangan.

Dalam pengawasan tersebut, aliansi menemukan sejumlah kejanggalan pada pekerjaan renovasi yang meliputi Gedung A, Gedung B, hingga penataan lingkungan sekolah.

Sekretaris Jenderal Aliansi Zona Merah Sulsel, Rizal, menilai indikasi yang ditemukan bukan persoalan teknis biasa, melainkan dugaan serius yang harus segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.

BACA JUGA :  Saksi Kasus Suap MA Murka, Hercules Ancam Wartawan

“Ini bukan temuan ringan. Kami mendapati indikasi kuat adanya dugaan gratifikasi dan ketidaksesuaian spesifikasi bangunan dengan RAB. Proyek ini akan kami laporkan ke Kejaksaan Agung dan KPK agar seluruh pihak yang terlibat diperiksa tanpa pandang bulu,” kata Rizal kepada wartawan, Minggu (21/12/2025).

Diketahui, proyek renovasi SMPN 19 Sinjai bersumber dari anggaran Kementerian Pekerjaan Umum melalui Satuan Kerja Pelaksana Prasarana Strategis Sulawesi Selatan, dengan nilai lebih dari Rp300 juta.

BACA JUGA :  Eks Kepala PPATK Ungkap Ada Praktik "Tuyul" di Ditjen Pajak

Pelaksanaan pekerjaan tersebut disebut dikerjakan oleh CV Astika Karya.

Rizal menegaskan, besarnya anggaran yang dikucurkan negara seharusnya berbanding lurus dengan kualitas pembangunan yang dihasilkan. Namun, kondisi di lapangan justru menimbulkan tanda tanya besar.

“Anggaran ratusan juta rupiah, tapi kualitas pekerjaan patut dipertanyakan. Spesifikasi bangunan diduga menyimpang dari RAB. Ini harus dibongkar,” ujarnya.

Atas dasar temuan tersebut, Aliansi Zona Merah Sulsel melayangkan peringatan keras kepada aparat penegak hukum di daerah.

Aliansi mendesak Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Polda Sulsel segera melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap proyek renovasi tersebut.

BACA JUGA :  Mengintip Gaji Kepala Bea Cukai yang Dicopot dan Hobi Pamer Harta

“Kami memberi peringatan tegas. Jika Kejati Sulsel dan Polda Sulsel tidak segera memeriksa proyek ini, kami akan melaporkannya langsung ke Kejaksaan Agung dan KPK. Tidak boleh ada pembiaran terhadap dugaan penyimpangan uang negara,” pungkas Rizal.

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak-pihak terkait belum berhasil ditemui untuk dimintai keterangan.

 

(DS/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat
Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi
Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal
Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda
Sidang Pembunuhan Kodingareng Kuliti Aksi Terdakwa, Saksi Rekam Eksekusi
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 01:44 WITA

Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat

Kamis, 10 September 2026 - 00:08 WITA

Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi

Rabu, 9 September 2026 - 16:37 WITA

Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Rabu, 9 September 2026 - 00:37 WITA

LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal

Berita Terbaru