Keluhan Warga Diabaikan, 2 Tambang Ilegal di Tindang Gowa Tetap Ngebut Kejar Cuan

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dump truck tampak mengantre sementara sebuah ekskavator terus bekerja pada malam hari di area tambang yang diduga ilegal di Dusun Tindang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa.

Dump truck tampak mengantre sementara sebuah ekskavator terus bekerja pada malam hari di area tambang yang diduga ilegal di Dusun Tindang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa.

Zonafaktualnews.com – Dua titik tambang galian C yang diduga ilegal di Dusun Tindang, Desa Tindang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, masih terus beroperasi tanpa henti.

Aktivitas penambangan itu berjalan seolah tanpa pengawasan, meski keluhan warga sudah berulang kali disampaikan namun tetap diabaikan.

Penggalian yang berlangsung hingga larut malam tersebut diduga kuat menjadi pemicu utama kerusakan jalan utama yang menjadi akses warga.

Kondisi jalan kian parah terutama saat musim hujan karena berubah menjadi licin dan berlumpur.

Lalu lintas kendaraan pengangkut pasir dari lokasi tambang membuat lumpur mudah terbawa ke badan jalan.

Situasi ini disebut sangat berbahaya bagi pengendara motor maupun mobil yang melintas.

“Kalau hujan deras, jalan di sini jadi sangat licin. Sudah beberapa kali saya hampir jatuh karena lumpur dari mobil tambang,” keluh seorang warga yang enggan identitasnya dipublikasikan, Selasa (25/11/2025).

BACA JUGA :  Berkenalan dengan Pria Baru, Gadis 14 Tahun di Gowa Diperkosa Saat Haid

Menurut warga lainnya, laporan dan protes sudah sering mereka sampaikan. Namun hingga kini belum terlihat tindakan nyata dari pemerintah maupun aparat terkait.

“Kami sudah lapor, tapi belum ada perubahan. Jalan ini makin parah, kami takut ada korban,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah daerah bersama Polres Gowa segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan aktivitas tambang ilegal tersebut.

BACA JUGA :  Gempar, Penampakan Poppo Teror Warga Gowa

Selain itu, masyarakat juga menuntut perbaikan jalan agar aktivitas sehari-hari dapat kembali aman.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum terkait belum dapat dimintai keterangan.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan Dinilai Janggal, “Investigasi” Netizen Bidik Sang Ayah
DPRD Sulsel Dorong Pemindahan Titik Lokasi Yon TP 872 agar Tak Rugikan Warga
Polemik Lahan Yon TP 872 Temui Titik Temu, DPRD Sulsel Sepakati Pengalihan Lokasi
Hutan Lindung di Malino Gundul, Puluhan Hektare Diduga Dikuasai Mafia Kayu
Siswi SD di Medan Diduga Habisi Ibu Kandung dengan 20 Kali Tusukan Pisau
Jasad Warga Luwu Utara Masih Utuh, Kain Kafan Tetap Bersih Meski 28 Tahun Dikubur
30 Tahun Beroperasi, KOSIPA Sulselbar Diduga Kelola Dana Puluhan Miliar Tanpa Pajak
Mobil MBG Tabrak Barisan Siswa di SD Kalibaru, Puluhan Anak Dilarikan ke Rumah Sakit

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 13:37 WITA

Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan Dinilai Janggal, “Investigasi” Netizen Bidik Sang Ayah

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:31 WITA

DPRD Sulsel Dorong Pemindahan Titik Lokasi Yon TP 872 agar Tak Rugikan Warga

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:28 WITA

Polemik Lahan Yon TP 872 Temui Titik Temu, DPRD Sulsel Sepakati Pengalihan Lokasi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 00:59 WITA

Hutan Lindung di Malino Gundul, Puluhan Hektare Diduga Dikuasai Mafia Kayu

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:18 WITA

Siswi SD di Medan Diduga Habisi Ibu Kandung dengan 20 Kali Tusukan Pisau

Berita Terbaru