Keluhan Warga Diabaikan, 2 Tambang Ilegal di Tindang Gowa Tetap Ngebut Kejar Cuan

Rabu, 26 November 2025 - 01:46 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Dump truck tampak mengantre sementara sebuah ekskavator terus bekerja pada malam hari di area tambang yang diduga ilegal di Dusun Tindang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa.

Dump truck tampak mengantre sementara sebuah ekskavator terus bekerja pada malam hari di area tambang yang diduga ilegal di Dusun Tindang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa.

Zonafaktualnews.com – Dua titik tambang galian C yang diduga ilegal di Dusun Tindang, Desa Tindang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, masih terus beroperasi tanpa henti.

Aktivitas penambangan itu berjalan seolah tanpa pengawasan, meski keluhan warga sudah berulang kali disampaikan namun tetap diabaikan.

Penggalian yang berlangsung hingga larut malam tersebut diduga kuat menjadi pemicu utama kerusakan jalan utama yang menjadi akses warga.

BACA JUGA :  Rudi Kawinda Titus, Jurnalis Tionghoa yang Berkontribusi Besar di Zona Merah Grup Tutup Usia

Kondisi jalan kian parah terutama saat musim hujan karena berubah menjadi licin dan berlumpur.

Lalu lintas kendaraan pengangkut pasir dari lokasi tambang membuat lumpur mudah terbawa ke badan jalan.

Situasi ini disebut sangat berbahaya bagi pengendara motor maupun mobil yang melintas.

“Kalau hujan deras, jalan di sini jadi sangat licin. Sudah beberapa kali saya hampir jatuh karena lumpur dari mobil tambang,” keluh seorang warga yang enggan identitasnya dipublikasikan, Selasa (25/11/2025).

BACA JUGA :  Bawaslu Diminta Telusuri Motif Sejumlah Camat Gowa Berlibur di Bali

Menurut warga lainnya, laporan dan protes sudah sering mereka sampaikan. Namun hingga kini belum terlihat tindakan nyata dari pemerintah maupun aparat terkait.

“Kami sudah lapor, tapi belum ada perubahan. Jalan ini makin parah, kami takut ada korban,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah daerah bersama Polres Gowa segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan aktivitas tambang ilegal tersebut.

BACA JUGA :  Truk Tambang di Maros Menjelma Jadi “Pencabut Nyawa”, Dua Perempuan Tewas

Selain itu, masyarakat juga menuntut perbaikan jalan agar aktivitas sehari-hari dapat kembali aman.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum terkait belum dapat dimintai keterangan.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Sulsel Dilanda Kelangkaan Solar, GRH Sebut Ini Kejahatan Ekonomi Terorganisir
Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh
BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring
Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik
Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara
Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang
DPRD Sulsel Klaim Stok BBM Aman, Fakta di Lapangan Warga Antre di Pertamini
Tak Ada Penindakan Tegas Antrean Truk di SPBU Parepare, Satgas BBM Ompong

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 07:57 WITA

Sulsel Dilanda Kelangkaan Solar, GRH Sebut Ini Kejahatan Ekonomi Terorganisir

Sabtu, 12 September 2026 - 04:29 WITA

Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh

Sabtu, 12 September 2026 - 02:18 WITA

BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring

Sabtu, 12 September 2026 - 01:20 WITA

Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik

Jumat, 11 September 2026 - 22:09 WITA

Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara

Berita Terbaru