Pungli Dibongkar, “Perompak” KM Labobar Usir Wartawan di Kapal

Senin, 27 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KM Labobar (Foto Istimewa)

KM Labobar (Foto Istimewa)

Zonafaktualnews.com – Adanya indikasi pungutan liar (pungli) yang dibongkar oleh sejumlah penumpang dan pedagang serta diekspos oleh wartawan membuat oknum “perompak” KM Labobar masuk anging

Imbas dari “perompak” alias pungli tersebut membuat wartawan inisial B diusir paksa dari KM Labobar. Pengusiran tersebut sebagai upaya ketidaknyamanan dengan hadirnya B

Terlebih lagi dengan adanya pemberitaan yang terus tayang dan viral di media sosial

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami penumpang resmi KM Labobar diturunkan paksa oleh nakhoda. Kapal ini kapal Pelni, kapal penumpang negara yang punya, kok kami diturunkan, kami punya tiket pak” ujar B melalui pesan suara WhatsApp yang diterima redaksi ini, Senin (27/2/2023)

BACA JUGA :  Buntut Pemberitaan, "Perompak" KM Labobar Usir Paksa Wartawan

Pasca diturunkan paksa, B hanya diberikan uang pergantian tiket. Dia mempertanyakan mengapa cuma dirinya yang diturunkan dari Kapal sedangkan penumpang lainnya tidak

“Saya diturunkan di Sorong sementara penumpang lainnya yang membongkar kebusukan pungli di KM Labobar tidak berdampak” ungkapnya

Ditanya soal alasan mengapa B diturunkan, dia mengatakan pihak KM Labobar merasa tak nyaman dengan kehadiran B, terlebih lagi dengan adanya pemberitaan yang terus naik

“Oknum “perompak” ini merasa tak nyaman, merasa terusik dengan pemberitaan. Sehingga mengambil langka supaya saya diturunkan dari kapal” terangnya

Sewaktu diturunkan, B mengaku ada oknum petugas dari Marinir yang dinilainya ngotot untuk menarik paksa agar B segera meninggalkan KM Labobar tersebut

BACA JUGA :  4 Pelanggaran KM Labobar yang Tak Berani PT Pelni Tindaki

“Perlakuan mereka ke saya sangat kasar dan arogansi padahal sebelumnya tidak begitu. Saya ini sudah lama di Kapal dan baru kali ini mendapati perlakuan yang tak menyenangkan dari pihak mereka” kata B menceritakan

Tiket Penumpang Resmi KM Labobar diusir dari Kapal

Dari kejadian ini, B mengaku sudah mengkonfirmasi ke pihak Pelni Cabang Sorong, pihak Pelni mengatakan penumpang yang memiliki tiket resmi tidak boleh diturunkan secara paksa apalagi B mitra kapal

“Tidak bisa pak diturunkan paksa itu pelanggaran namanya” kata B sewaktu mengkofirmasi kepala operasi PT Pelni Sorong

Kendati demikian, B tidak terima atas perlakuan KM Labobar dalam waktu dekat semua kebusukan akan dibongkar dan meminta PT Pelni dan Saber Pungli menindak tegas oknum oknum “perompak” dari bawah sampai ke atas

BACA JUGA :  Oknum 'Perampok' di KM Labobar Merajalela, Pelni Tak Berkutik?

Terpisah, PT Pelni Pusat dan oknum “perompak” CS KM Labobar yang dikonfirmasi belum memberikan tanggapan hingga berita ini selesai ditulis dan dipublikasikan.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah penumpang dan para pedagang asongan di KM Labobar meminta PT Pelni menindak tegas para penikmat pungutan liar di atas Kapal

Tak tanggung-tanggung, para oknum pungli tersebut dinilai tersistematis secara berjamaah dari bawah sampai ke atas

“Jadi kami meminta PT Pelni dan Saber Pungli untuk segera turun dan menjndak tegas para oknum oknum tersebut” kata salah satu penumpang, Minggu (26/2/2021)

Laporan : Bactiar | Editor : Isal

Berita Terkait

Rocky Gerung: Anak SD di NTT “Memilih” Bunuh Diri, Negara Lebih Sibuk Biayai Trump
Dinilai Tak Beradab, Dahnil Anzar Didesak Dicopot dari Jabatan Wamenhaj
Kemenkes Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Tidak Sebarkan Hoaks Virus Nipah
Puasa Ramadan 2026 Tinggal Hitungan Hari, Muhammadiyah Tetapkan Mulai 18 Februari
Mahendra Siregar Mundur dari Ketua Dewan OJK, Tiga Pejabat Lain Mengikuti
Buntut Kasus Suami Korban Jambret Dijadikan Tersangka, Kapolres Sleman Dicopot
Dana Negara Rp 1,2 Miliar Dipakai Judi Online, Camat Medan Maimun Dicopot
Ahok Minta JPU Periksa Erick Thohir dan Jokowi Soal Kasus Minyak Mentah Pertamina

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:30 WITA

Rocky Gerung: Anak SD di NTT “Memilih” Bunuh Diri, Negara Lebih Sibuk Biayai Trump

Selasa, 3 Februari 2026 - 02:37 WITA

Dinilai Tak Beradab, Dahnil Anzar Didesak Dicopot dari Jabatan Wamenhaj

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:31 WITA

Kemenkes Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Tidak Sebarkan Hoaks Virus Nipah

Minggu, 1 Februari 2026 - 09:38 WITA

Puasa Ramadan 2026 Tinggal Hitungan Hari, Muhammadiyah Tetapkan Mulai 18 Februari

Sabtu, 31 Januari 2026 - 02:58 WITA

Mahendra Siregar Mundur dari Ketua Dewan OJK, Tiga Pejabat Lain Mengikuti

Berita Terbaru