Lagu Siti Mawarni Meledak di Medsos, Liriknya Bikin Bandar Sabu Gerah

Senin, 27 April 2026 - 03:33 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Visual dibuat dengan AI Google Opal

Visual dibuat dengan AI Google Opal

Zonafaktualnews.com – Lagu “Siti Mawarni Ya Incek” meledak di berbagai platform media sosial. Liriknya yang sarat kritik sosial soal peredaran narkotika langsung menyita perhatian publik.

Lagu yang digubah oleh Amin Wahyudi Harahap ini pertama kali muncul di TikTok dan Instagram sekitar 23–24 April 2026.

Dalam waktu singkat, kontennya menjalar ke Facebook, X (Twitter), Threads, hingga grup WhatsApp, diperkuat oleh berbagai akun yang turut membagikannya ulang.

Popularitasnya melesat bukan tanpa sebab. Banyak warganet menilai lirik lagu tersebut sarat pesan sosial, menggambarkan keresahan masyarakat terhadap maraknya peredaran sabu-sabu.

Tak sedikit pula yang menganggapnya sebagai bentuk sindiran tajam terhadap praktik-praktik yang selama ini dianggap terjadi di balik layar.

Di sisi lain, ada juga yang melihat lagu ini sebagai ekspresi seni yang berani, meski dinilai terlalu frontal oleh sebagian kalangan.

Perdebatan pun tak terhindarkan, menjadikan topik ini sempat masuk dalam daftar trending di berbagai platform.

BACA JUGA :  Shella Saukia Ngamuk ke Doktif, Nikita Mirzani: "Kau Jangan Sok Jagoan Bawa Keluarga”

Berikut lirik Siti Mawarni Ya Incek

Siti Siti Mawarni ya incek anak Labuhanbatu

Siti Siti Mawarni ya incek bintiya Solehudin

 

Siti Siti Mawarni ya incek Anak Labuhanbatu

Siti Siti Mawarni ya incek bintiya Solehudin

 

Kalau ada orang yang nyabu yang Allah cepat kasih azabnya

Sabu banyak di Sumut ya Allah bandar sabu kaya semua

Kalau yang beking sabu ya Allah cepat cabut nyawanya

 

Kalau tak dimatikan ya Allah rakyat kita rusak semua

Kalau tak dimatikan ya Allah, bandar sabu kaya semua

 

Siti Siti Mawarni ya incek anak Labuhanbatu

Siti Siti Mawarni ya incek bintiya Solehudin

 

Siti Siti Mawarni ya incek anak Labuhanbatu

Siti Siti Mawarni ya incek bintiya Solehudin

 

Kalau ada orang yang nyabu yang Allah cepat kasih azabnya

Sabu banyak di Sumut ya Allah bandar sabu kaya semua

BACA JUGA :  KAHMI Maros Desak Tindakan Hukum Tegas terhadap Wakil Bupati Terkait Kasus Narkoba

 

Kalau yang beking sabu ya Allah cepat cabut nyawanya

Kalau tak dimatikan ya Allah rakyat kita rusak semua

Kalau tak dimatikan ya Allah, bandar sabu kaya semua

 

Selamat berpisah para-para saudara

Sampai bertemu di lain waktu dan masa

Jangan lupa Bahagia untuk kita semua

 

Salam manis untuk anda

Salam manis untuk Anda

 

Respons terhadap lagu ini tidak hanya datang dari publik, tetapi juga aparat penegak hukum.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, menilai lagu tersebut tidak perlu dilihat sebagai serangan terhadap institusi.

“Kami tidak melihat ini sebagai kritik negatif. Justru kami memandang lagu tersebut sebagai bentuk dukungan dan perhatian masyarakat terhadap penanganan narkotika,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa isi lagu yang memuat doa terhadap pelaku kejahatan narkoba justru mengandung pesan moral yang sejalan dengan upaya pemberantasan narkotika.

BACA JUGA :  Diduga Kecewa, Budi Arie Sempat Unfollow IG Prabowo, Eh Balik Follow Lagi

“Kami tidak merasa disindir. Justru ini menjadi penyemangat bagi kami,” katanya.

Menurutnya, Polda Sumatera Utara selama ini termasuk aktif dalam upaya penanggulangan narkotika, terutama dalam beberapa tahun terakhir. Ia juga menilai karya seni seperti lagu dapat menjadi media aspirasi selama membawa pesan yang konstruktif.

Fenomena viralnya lagu ini kembali menunjukkan kuatnya pengaruh media sosial dalam membentuk opini publik.

Dalam waktu singkat, sebuah karya bisa menjadi pemantik diskusi luas, sekaligus cerminan kegelisahan masyarakat terhadap isu sosial yang sedang terjadi.

Menutup pernyataannya, Ferry mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut ambil bagian dalam memerangi narkoba.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba,” pungkasnya.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi
Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal
Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda
Sidang Pembunuhan Kodingareng Kuliti Aksi Terdakwa, Saksi Rekam Eksekusi
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird
Jalur Tikus Antarprovinsi Jadi Surga Mafia BBM-LPG, Celah Ilegal Diminta Disekat

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 00:08 WITA

Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi

Rabu, 9 September 2026 - 16:37 WITA

Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Rabu, 9 September 2026 - 00:37 WITA

LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal

Selasa, 8 September 2026 - 13:34 WITA

Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:34 WITA