Proyek Jalan Sungai Lapai Kolaka Utara Diduga Dimark-Up, Selisih Harga Dinilai Tak Wajar

Minggu, 14 Desember 2025 - 08:26 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Kondisi proyek jalan di pinggir Sungai Lapai, Kecamatan Ngapa, Kolaka Utara, yang disorot karena dugaan mark-up anggaran.

Kondisi proyek jalan di pinggir Sungai Lapai, Kecamatan Ngapa, Kolaka Utara, yang disorot karena dugaan mark-up anggaran.

Zonafaktualnews.com – Proyek Jalan Sungai Lapai Kolaka Utara diduga dimark-up dan kini menjadi sorotan publik.

Dugaan penggelembungan anggaran dalam proyek pembangunan jalan di pinggir Sungai Lapai, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara, tersebut memicu desakan agar aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

Lembaga Analisis Anti Korupsi Indonesia (LAKINDO) mengungkapkan bahwa dugaan mark-up tersebut berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara dalam jumlah besar, bahkan diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Direktur Pelaporan LAKINDO, Sainuddin Mahmud, menyebutkan bahwa berdasarkan hasil investigasi awal di lapangan, proyek jalan Sungai Lapai Kolaka Utara diduga dimark-up melalui manipulasi Rencana Anggaran Biaya (RAB).

BACA JUGA :  Eks Bendahara BUMDes Laikang Diduga Tilep Dana Desa, Kejari Takalar Didesak Bertindak

“Berdasarkan investigasi awal yang kami rangkum di lapangan, skema mark-up ini diduga dilakukan secara terstruktur dengan memanipulasi Rencana Anggaran Biaya proyek,” ujar Sainuddin Mahmud dalam keterangannya, Minggu (14/12/2025).

Dalam dokumen RAB, lanjut Sainuddin, lokasi material timbunan disebut berasal dari Desa Puurau dengan jarak tempuh sekitar 3 hingga 5 kilometer dari lokasi proyek.

Data tersebut kemudian dijadikan dasar untuk menetapkan harga material yang cukup tinggi, yakni mencapai Rp 500.000 per mobil dengan kapasitas empat kubik.

BACA JUGA :  KPK Tetapkan Hasto Kristiyanto sebagai Tersangka Suap PAW DPR RI

Kondisi di lapangan menunjukkan fakta berbeda. Kontraktor pelaksana diduga mengambil material timbunan dari lokasi yang sangat dekat, yakni di area Sungai Lapai yang berada persis di pinggir ruas jalan yang dibangun.

Harga material dari lokasi aktual tersebut disebut hanya berkisar Rp 125.000 per mobil dengan volume yang sama.

Dengan total kebutuhan material timbunan yang diperkirakan mencapai sekitar 4.000 mobil, selisih harga yang signifikan tersebut dinilai tidak wajar dan menguatkan dugaan bahwa proyek jalan Sungai Lapai Kolaka Utara diduga dimark-up, sehingga berpotensi menyebabkan kerugian keuangan negara hingga miliaran rupiah.

BACA JUGA :  Diduga Korupsi Miliaran, Direktur PDAM Jeneponto dan Eks Kepala IKK Diminta Diperiksa

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari Kejaksaan Negeri Kolaka Utara maupun Polres Kolaka Utara terkait perkembangan penanganan dugaan mark-up pada proyek jalan Sungai Lapai tersebut.

 

(RL/IR)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada
Warga Gowa Kelimpungan Cari LPG 3 Kg, Mafia Gas Diduga Mainkan Distribusi?
173 Siswa-Guru Keracunan MBG, Mitra SPPG Tator Salahkan Korban yang Makan
Sengkarut Upah Pekerja, Proyek Rehabilitasi Irigasi di Takalar Disetop Paksa
Polisi Sikat Jaringan Joker Malaysia di Makassar, 9 Kg Sabu dan Ekstasi Disita
Heboh, Kepsek dan Guru SD Pekalongan Terciduk “Adu Kelamin” di Ruang Kelas
Polrestabes Makassar “Ditelanjangi” di Praperadilan, Taufik Beber Borok Penyidikan
Wawan Nur Rewa Desak Polresta Gowa Tangkap Owner Skincare AHA Sebelum Kabur

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:00 WITA

Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Senin, 7 September 2026 - 02:49 WITA

Warga Gowa Kelimpungan Cari LPG 3 Kg, Mafia Gas Diduga Mainkan Distribusi?

Senin, 7 September 2026 - 01:24 WITA

173 Siswa-Guru Keracunan MBG, Mitra SPPG Tator Salahkan Korban yang Makan

Minggu, 6 September 2026 - 02:52 WITA

Sengkarut Upah Pekerja, Proyek Rehabilitasi Irigasi di Takalar Disetop Paksa

Sabtu, 5 September 2026 - 15:09 WITA

Polisi Sikat Jaringan Joker Malaysia di Makassar, 9 Kg Sabu dan Ekstasi Disita

Berita Terbaru