PPDB Makassar Rawan Pungutan Liar

Kamis, 22 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Pungli

Ilustrasi Pungli

Zonafaktualnews.com – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Makassar rawan terjadi praktik pungutan liar (pungli) dan percaloan.

Potensi pungli tersebut sudah mulai terjadi di sekolah-sekolah misalkan mulai pungli terkecil foto copy, 1 mesin melayani 11 kelas dengan jumlah siswa perkelas 34 sampai 36 siswa.

Modus berkedok foto copy tersebut menjadi alasan oknum untuk mewajibkan foto copy langsung agar bisa distempel serta dilegalisir.

Indikasi kecurangan hal kecil seperti itu saja dijadikan pungli bagaimana dengan PPDB?

Sekretaris Jenderal Gema Rakyat Bersatu (GRB) Tejo meminta masyarakat Makassar untuk melaporkan jika melihat adanya pungli.

“Masyarakat jika melihat potensi pungli PPDB di Makassar rekam dengan video lalu laporkan ke Satgas pungli” ujar Tejo dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/6/2023)

Tejo mengatakan untuk mencegah praktik pungli tersebut pihaknya akan menyebar tim yang bekerjasama dengan Satgas ke setiap sekolah agar tidak ada praktik pungli.

BACA JUGA :  Megawati Resmi Tunjuk Ganjar Pranowo Capres 2024

Pasalnya pelaksanaan PPBD dinilai sangat rawan terjadinya kecurangan seperti pungutan liar yang akan dilakukan oleh oknum yang sengaja memanfaatkan kondisi tersebut.

“Jika ada oknum baik itu tenaga pengajar atau pun calo PPDB segera laporkan. Masyarakat tak usah takut. Kami pun siap bantu” ujarnya

Tejo menegaskan bahwa melihat banyaknya peminat, orang tua calon siswa diharapkan tidak mempercayai calo-calo yang menawarkan jasa menjamin siswa dapat diterima di sekolah tertentu.

BACA JUGA :  Judi Togel di Youtefa Ganggu Pedagang, Polisi Diminta Tindaki

“Kami berharap proses penerimaan peserta didik baru dilakukan secara terbuka, adil, dan transparan, tanpa pungli atau pun calo. PPDB tahun ini kami kawal mulai dari terkecil hingga ke hal yang besar” pungkasnya

 

 

Editor : Isal

Berita Terkait

HMI Gowa Kutuk Tindakan Represif Polrestabes, Demokrasi Bukan Untuk Dibungkam
Pengendali Sabu Medan-Makassar Tak Dituntut, Nama Andido Tak Masuk Berkas JPU
14 Kapolres di Sulsel Dikocok Ulang, Gowa, Maros hingga Toraja Ganti Nakhoda
Anak SD dan SMP Ketakutan, Ibu di Parepare Ngaku Disorot Flash HP Oknum Polisi
Oknum Polisi Mamuju Tengah Diduga Curi Sawit, PERMAHI Lapor ke Mabes Polri
Jaksa PN Makassar ‘Sesatkan’ Fakta Sidang, Napi Pengendali Sabu Luput dari Tuntutan?
Melawan Putusan Kontradiktif, Budiman S Bawa Perkara 3297/K/PDT/2026 ke MA RI
Terekam CCTV, Maling Helm Kerap Beraksi di Warkop Panakkukang Makassar

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:42 WITA

HMI Gowa Kutuk Tindakan Represif Polrestabes, Demokrasi Bukan Untuk Dibungkam

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:13 WITA

Pengendali Sabu Medan-Makassar Tak Dituntut, Nama Andido Tak Masuk Berkas JPU

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:22 WITA

Anak SD dan SMP Ketakutan, Ibu di Parepare Ngaku Disorot Flash HP Oknum Polisi

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:02 WITA

Oknum Polisi Mamuju Tengah Diduga Curi Sawit, PERMAHI Lapor ke Mabes Polri

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:19 WITA

Jaksa PN Makassar ‘Sesatkan’ Fakta Sidang, Napi Pengendali Sabu Luput dari Tuntutan?

Berita Terbaru