Potret Kesederhanaan Kapolres Subang, Tak Punya Rumah, Hanya Miliki Mobil Tua

Sabtu, 7 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu (Ist)

Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu (Ist)

Zonafaktualnews.com – Di balik seragam dan jabatan tingginya, Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, menyimpan cerita hidup yang mengharukan.

Di saat banyak pejabat berlomba-lomba memperlihatkan harta kekayaannya, Ariek justru tercatat sebagai salah satu Kapolres termiskin di Jawa Barat.

Hingga kini, ia tidak memiliki rumah, dan satu-satunya aset berharga yang dimilikinya adalah mobil tua tahun 1994 seharga Rp50 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam laporan harta kekayaan yang tercantum di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhirnya pada tahun 2012, Ariek hanya memiliki total kekayaan sebesar Rp50 juta.

Seluruh kekayaannya itu hanya berupa kendaraan, sebuah Toyota Starlet tahun 1994 yang setia menemaninya menjalani tugas-tugas sebagai penegak hukum.

BACA JUGA :  Heboh, Ibu Baju Oranye Gerayangi Bocah Sendiri

Hidup Sederhana, Tetap Mengabdi untuk Negara

Meski memiliki kekayaan yang sangat terbatas, hal itu tak mengurangi dedikasi AKBP Ariek dalam menjalankan tugas sebagai Kapolres Subang.

Sehari-hari, ia tetap bekerja dengan semangat tinggi meski di balik jabatannya, ia hidup dengan sangat sederhana.

Potret ini menjadi pengingat bahwa masih ada pemimpin yang tulus mengabdi tanpa memikirkan harta.

Ariek sendiri menjadi Kapolres termiskin kedua di Jawa Barat, setelah AKBP Rita Suwadi, Kapolres Sukabumi Kota, yang tercatat hanya memiliki kekayaan sebesar Rp21,5 juta menurut LHKPN 2011.

Kondisi ini sungguh kontras dengan gambaran kehidupan pejabat pada umumnya, di mana banyak dari mereka memiliki harta berlimpah.

BACA JUGA :  Kesejahteraan Meningkat Hanya Omong Kosong, Warga di Bogor Kelaparan

Dedikasi di Tengah Kesederhanaan

Kisah Ariek Indra Sentanu menyentuh hati banyak orang. Menjadi Kapolres dengan kekayaan paling sedikit di Jawa Barat tidaklah mudah, apalagi dengan tekanan tugas yang berat.

Namun, kesederhanaannya menunjukkan bahwa jabatan bukanlah soal harta, melainkan tanggung jawab dan pengabdian kepada masyarakat.

Ariek sendiri tidak pernah mengeluh dengan keadaan finansialnya. Ia tetap menjalankan tugasnya dengan profesional, memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah Subang.

Ia kerap kali terlihat menggunakan mobil tuanya untuk berbagai kegiatan dinas, tak pernah mengeluhkan kondisi mobil yang sudah termakan usia.

Inspirasi bagi Banyak Orang

BACA JUGA :  Kasus Pelat Palsu AKP Ramli Viral, Netizen: “Gaji Polisi Bisa Beli Rubicon dari Mana?”

Kisah AKBP Ariek Indra Sentanu menjadi cerminan nyata bahwa integritas tidak diukur dari seberapa banyak harta yang dimiliki.

Di tengah gelimang materi dan dunia yang sering kali memuja kekayaan, ada sosok Ariek yang tetap teguh dengan prinsip hidup sederhana namun penuh tanggung jawab.

Dengan kekayaan yang hanya berupa mobil tua dan tidak memiliki rumah, Ariek menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Ia membuktikan bahwa menjadi seorang pemimpin tidak selalu harus bergelimang kemewahan. Dedikasi, kerja keras, dan kejujuran lebih berarti dari sekadar materi.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

SDN Borong Makassar Resmikan Perpustakaan Ramah Anak, Dorong Minat Baca Sejak Dini
F-KRB Bantah Isu “86” dengan Mira Hayati Terkait Pindah ke Lapas Takalar
Budiman S Warning MA agar Tak Ulangi Dugaan “Kejahatan Prosedural” di PT Makassar
Gaet 24 Kreator, Hasil Payah! Diskominfo Sulsel Disindir Netizen “Palabusi Doe”
Kecewa, Budiman S Sebut PT Makassar “Bukan Lagi Wakil Tuhan, Tapi Wakil Iblis”
Budiman S Ajukan Kasasi, Putusan PT Makassar Dinilai Gagal Urai Fakta Sengketa Tanah
Kasus Proyek RRP Rp100 Miliar di Makassar Mandek, Penyidik Diduga “Main-main”
Aksi Jilid III Meledak, Mahasiswa Bidik Dugaan Malpraktik di Rutan Makassar

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 15:01 WITA

SDN Borong Makassar Resmikan Perpustakaan Ramah Anak, Dorong Minat Baca Sejak Dini

Minggu, 26 April 2026 - 14:44 WITA

F-KRB Bantah Isu “86” dengan Mira Hayati Terkait Pindah ke Lapas Takalar

Sabtu, 18 April 2026 - 14:18 WITA

Budiman S Warning MA agar Tak Ulangi Dugaan “Kejahatan Prosedural” di PT Makassar

Jumat, 17 April 2026 - 11:28 WITA

Gaet 24 Kreator, Hasil Payah! Diskominfo Sulsel Disindir Netizen “Palabusi Doe”

Rabu, 15 April 2026 - 17:28 WITA

Kecewa, Budiman S Sebut PT Makassar “Bukan Lagi Wakil Tuhan, Tapi Wakil Iblis”

Berita Terbaru