Nasdem Sindir PDIP Sebut Partai Kacang Lupa Kulit

Jumat, 2 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya (Foto Istimewa)

Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya (Foto Istimewa)

Zonafaktualnews.com – PDI Perjuangan disebut-sebut sebagai partai politik kacang lupa pada kulitnya

Hal itu disampaikan oleh Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya

Willy mengingatkan agar PDIP tidak melupakan dedikasi NasDem memenangkan Jokowi hingga menjadi Presiden dua periode.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Maksudnya apa yang bermuka dua, PDIP kacang lupa pada kulitnya. Yang mana modalitas Jokowi pada periode pertama Jokowi JK,

BACA JUGA :  Anak Dipenjara, Orang Tua Dicopot

Terus periode kedua Jokowi-Ma’ruf itu PDIP dan NasDem,” ujar Willy, Jumat (2/6/2023).

Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik NasDem ini pun menyindir bahwa Presiden Jokowi lahir dari partai besutan Surya Paloh ini.

Amarah ini tak pelak karena Willy tidak senang partainya disebut bermuka dua karena membelot dengan mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden NasDem.

BACA JUGA :  PKS Siap Berkoalisi dengan PDIP Usung Anies di Pilkada Jakarta 2024

“Tugas konstitusional partai mencalonkan calon presiden, dan Pak Jokowi sudah bukan calon lagi. Jadi jangan dibolak-balik akal sehat kita,” ujarnya

Dia pun mengingatkan agar PDIP itu jangan melupakan jasa-jasa yang diberi oleh NasDem guna mendukung masa-masa kejayaan Presiden Jokowi.

“PDIP bersikap dewasa lah, jangan provokasi seperti ini. Ini provokasi recehan, kami tidak pernah juga memprovokasi PDIP,” pungkasnya

BACA JUGA :  PPDB 2023 Sulsel Kacau Balau, Server Rp 2 Miliar Error

 

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran
JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”
Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden
Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN
Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:52 WITA

Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Jumat, 17 April 2026 - 01:30 WITA

Isu Pemakzulan Prabowo Subianto Disebut Dirancang, Pengamat Soroti Gibran

Rabu, 15 April 2026 - 01:10 WITA

JK Dilaporkan 19 Organisasi Buntut Ceramah Syahid, Netizen: “Lebay Banget”

Minggu, 12 April 2026 - 03:13 WITA

Isu “Gerakan Besar Juni” Bergulir, Tamsil Singgung Peluang Gibran Jadi Presiden

Rabu, 1 April 2026 - 16:37 WITA

Pengamat Sentil Gibran, Tugas Papua Dinilai Lebih Penting dari Ngantor di IKN

Berita Terbaru