Parepare Defisit Keuangan, Anggota DPRD Pertanyakan 3 Taat Wali Kota

Kamis, 9 Maret 2023 - 06:35 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Parepare Defisit Keuangan, Anggota DPRD Pertanyakan 3 Taat Wali Kota

Ketfot: Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kota Parepare, Yasser Latief

Zonafaktualnews.com – Kota Parepare mengalami defisit keuangan. Sejumlah proyek Tahun Anggaran 2021 dan 2022 hingga kini belum dibayarkan pemerintah daerah ke kontraktor pelaksana.

Dari beberapa proyek yang belum dibayarkan, beberapa diantaranya sudah rampung. Sementara proyek yang belum selesai, kontraktor harus menanggung denda keterlambatan pekerjaan.

Seperti Pembangunan Jembatan Kembar senilai Rp28 miliar. Denda keterlambatannya saat ini sudah terhitung 2 bulan lebih.

Hitungannya Rp28 miliar/1000, berarti dendanya 1 hari sebesar Rp28 juta. Berarti saat ini dendanya sudah lebih dari Rp1,4 miliar. Padahal, proyek Jembatan Kembar menggunakan anggaran bantuan Pemprov Sulsel.

Data yang dihimpun, nilai proyek yang tidak dibayarkan per 31 Desember Tahun Anggaran 2021 mencapai Rp55 miliar.

BACA JUGA :  Banjir Terjang Sulsel, Pasuruan dan Jayapura Diguncang Gempa

Sekira Rp30 miliar dibayarkan pada triwulan keempat TA 2022. Sehingga masih ada sisa proyek TA 2021 yang belum dibayarkan sekira Rp25 miliar.

Untuk TA 2022, nilai proyek yang belum dibayarkan per 31 Desember 2022 nilainya lebih besar lagi dibandingkan tahun 2021.

Jika dijumlahkan, estimasi nilai proyek TA 2021 dan 2022 yang belum dibayarkan lebih kurang ratusan miliar rupiah.

Anggota DPRD Kota Parepare, Yasser Latief mengatakan, hal itu sudah disampaikan ke Pemerintah Kota Parepare saat penetapan laporan fraksi di DPRD.

“Betul (kontraktor belum dibayar). Tapi angka pastinya yang kita hitung di banggar saya lupa,” kata Yasser Latief, Kamis 9 Maret 2023.

BACA JUGA :  Polda Sulsel Reka Ulang Kasus Dinkes Parepare, Siapa Bakal Tersangka Baru?

Terkait persoalan defisit keuangan, YL, akronim Yasser Latief pun mempertanyakan 3 Taat yang selalu diklaim oleh Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, yakni taat azas, taat anggaran dan taat administrasi.

“Kami meminta kepada walikota untuk melaksanakan apa yang selalu dia klaim, yaitu taat azas, taat anggaran, dan taat administrasi,” katanya.

Yasser mengungkapkan, Fraksi Nasdem DPRD Parepare juga telah, meminta agar tahun ini Pemkot memprioritaskan pembayaran utang ke kontraktor. Salah satunya dengan mengurangi belanja fisik tahun ini.

BACA JUGA :  Suami Siri di Parepare Habisi Nyawa Suami Pertama Sang Istri

“Waktu penetapan ada kami sampaikan dalam laporan fraksi,” tandas Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kota Parepare ini.

Data yang dihimpun, beberapa proyek TA 2022 yang belum dibayar sepenuhnya ke rekanan, diantaranya ada di Dinas PUPR, Perkimtan, seperti Pembangunan Jembatan Kembar. Pembangunan Pelataran Masjid Terapung. Betonisasi, Rumah Impian, Bedah Rumah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari pihak Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Parepare. Plt Kepala BKD, Agussalim dihubungi via WhatsApp juga tidak aktif.

Laporan : Ardi | Editor : Isal

Berita Terkait

DPO Tewas Usai Ditangkap, LKBHMI Desak Kapolri Uji Rantai Komando Polda Sulsel
APAK dan GRH Desak Kejari Periksa Ketua KONI Makassar Terkait Hibah
DPO Bantaeng Tewas Ditembak, Dirnarkoba Polda Sulsel Diminta Dicopot
Dua Kali Gagal P-21, H. Suradi Desak Kejati Sulsel Sikat Mafia Rincik Siluman
Tawuran Pecah di Kandea III Makassar, Rafli Tewas Diduga Kena Tembakan
Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA
BGN Bekukan SPPG Watubangga Kendari Pasca 57 Pelajar Keracunan MBG
Tak Terima Diserang Hoaks di Medsos, Istri Aiptu Darius Bakal Polisikan Mantan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 17:16 WITA

DPO Tewas Usai Ditangkap, LKBHMI Desak Kapolri Uji Rantai Komando Polda Sulsel

Rabu, 30 September 2026 - 17:02 WITA

APAK dan GRH Desak Kejari Periksa Ketua KONI Makassar Terkait Hibah

Rabu, 30 September 2026 - 03:50 WITA

DPO Bantaeng Tewas Ditembak, Dirnarkoba Polda Sulsel Diminta Dicopot

Senin, 28 September 2026 - 14:53 WITA

Dua Kali Gagal P-21, H. Suradi Desak Kejati Sulsel Sikat Mafia Rincik Siluman

Senin, 28 September 2026 - 02:24 WITA

Tawuran Pecah di Kandea III Makassar, Rafli Tewas Diduga Kena Tembakan

Berita Terbaru