Oknum Guru Pondok Pesantren di Makassar Aniaya Santri, Orang Tua Lapor Polisi

Rabu, 12 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oknum guru aniaya santri (Ilustrasi)

Oknum guru aniaya santri (Ilustrasi)

AW menyesalkan tidak ada tindak lanjut dari pihak ponpes, sementara YB hanya mengaku khilaf dan meminta maaf. Bahkan, dua hari setelah kejadian, tidak ada itikad baik dari pihak sekolah untuk bertanggung jawab.

“Saya akhirnya membawa pulang anak saya setelah magrib dan mengirimkan pesan serta gambar kepada kepala sekolah, meminta tanggapan sebelum ada dampak lebih lanjut. Namun, sampai hari Senin tidak ada respons,” katanya.

BACA JUGA :  64 Siswa Lulus 100 Persen, SDN Borong Makassar Gelar Perpisahan Penuh Makna

AW melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Makassar dan berharap pelaku segera ditangkap serta kejadian serupa tidak menimpa siswa lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami melapor pada hari Senin. Saya tidak ingin memperpanjang masalah ini, tetapi saya khawatir kejadian ini terulang. Setelah melapor, baru pelaku datang ke rumah meminta maaf,” tambahnya.

BACA JUGA :  4 Penculik Anak Ditampilkan, Polda Sulsel Ungkap Bilqis Dijual Sampai Rp80 Juta

Sementara itu, anaknya tidak ingin kembali ke sekolah karena trauma, padahal dua hari lagi akan ada ujian semester.

“Sudah ada visum yang kami lakukan pada hari Senin. Awalnya saya membawa anak ke dokter pada Sabtu malam untuk visum, tetapi saya diamkan dulu karena anak saya akan ujian pada 15 Juni. Namun, karena tidak ada tanggapan, akhirnya saya melapor,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Warung Makan di Makassar Dirusak dan Diserang Busur, 4 Ditangkap, 8-12 DPO

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Wahiduddin, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan dan saat ini masih dalam proses penyidikan.

“Jika sudah ada tanda bukti laporan, berarti laporannya sudah ditindaklanjuti, sambil menunggu perkembangan penyidikannya,” ujar Wahiduddin.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Kasus Oknum Bank Mandiri Berlarut di Polda Sulsel, Kepastian Hukum Menggantung
Diduga Backing Gembong Narkoba, Kasat Ditangkap, Kapolres Bima Kota Dicopot
Diperkosa 2 Pemuda di Lampung, Konten Kreator Pura-pura Mati Kecoh Pelaku
Terungkap! Anak RZA Dijual dari Jakarta ke Sumatera, Ibu Kandung Jadi Tersangka Utama
Kejar Maling Sampai Hotel, Pemilik Toko HP di Medan Berakhir Jadi Tersangka
Karier Tamat, Dua Oknum Polisi di Jambi Dipecat Usai Perkosa Gadis 18 Tahun
Modus Tipu-tipu Jual Motor Online, TNI Gadungan di Sidrap Ditangkap
Mantan Direktur Penyidikan Bea Cukai Ditangkap KPK Terkait Dugaan Suap Impor

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 04:06 WITA

Kasus Oknum Bank Mandiri Berlarut di Polda Sulsel, Kepastian Hukum Menggantung

Jumat, 13 Februari 2026 - 02:26 WITA

Diduga Backing Gembong Narkoba, Kasat Ditangkap, Kapolres Bima Kota Dicopot

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:19 WITA

Diperkosa 2 Pemuda di Lampung, Konten Kreator Pura-pura Mati Kecoh Pelaku

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:14 WITA

Terungkap! Anak RZA Dijual dari Jakarta ke Sumatera, Ibu Kandung Jadi Tersangka Utama

Sabtu, 7 Februari 2026 - 19:45 WITA

Kejar Maling Sampai Hotel, Pemilik Toko HP di Medan Berakhir Jadi Tersangka

Berita Terbaru