64 Siswa Lulus 100 Persen, SDN Borong Makassar Gelar Perpisahan Penuh Makna

Minggu, 22 Juni 2025 - 08:09 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

64 Siswa Lulus 100 Persen, SDN Borong Makassar Gelar Perpisahan Penuh Makna

Acara Pelepasan dan Pentas Kreativitas Siswa-Siswi Kelas 6 SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sabtu, 21 Juni 2025.

Zonafaktualnews.com – Suasana haru dan penuh semangat mewarnai acara Pelepasan dan Pentas Kreativitas Siswa-siswi Kelas 6 SD Negeri Borong, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sabtu, 21 Juni 2025.

Sebanyak 64 siswa dinyatakan lulus 100 persen dalam tahun ajaran 2024/2025, dan dilepas dalam sebuah prosesi yang penuh makna dan simbol harapan masa depan.

Acara berlangsung meriah di halaman sekolah dengan tema “Satukan Asa, Raih Cita Setinggi Angkasa”.

Setiap siswa dipanggil satu per satu ke atas panggung, disebutkan nama lengkap, tanggal lahir, hobi, cita-cita, hingga nama orang tua mereka oleh MC. Di atas panggung, mereka dikalungi medali, menerima sertifikat, serta sisa tabungan dari pihak sekolah.

“Acara penamatan dan pelepasan ini spesial bagi saya. Sebab, saat saya mulai mengajar di sini tahun 2019, saya menjadi Panitia PPDB. Hari ini, di tahun 2025, saya yang melepaskan mereka sebagai tamatan SD Negeri Borong,” ungkap Plt Kepala UPT SPF SD Negeri Borong, M Amin Syam, dalam sambutannya.

BACA JUGA :  Warga Tutup Paksa TPA Tamangapa Antang Dibuka Kembali

Ia menambahkan bahwa penamatan ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan baru bagi siswa-siswi. Ia berpesan agar mereka tetap semangat belajar dan menjaga nama baik sekolah.

“Terima kasih kepada orangtua karena sudah berkolaborasi dengan sekolah selama 6 tahun ini,” ucapnya.

Simbol kebebasan dan harapan ditandai dengan pelepasan sepasang burung merpati dari sangkar oleh kepala sekolah, disambut tepuk tangan meriah para siswa.

Ketua Komite SD Kompleks Borong, Drs H Marzuki, turut memberikan apresiasi atas dukungan dan partisipasi para orangtua dalam menyukseskan acara ini.

Meski dilaksanakan di lingkungan sekolah, panggung dan dekorasi tampak meriah dan artistik, berkat kolaborasi panitia yang terdiri dari guru dan orangtua siswa.

BACA JUGA :  Harta Kekayaan Kepala Bea Cukai Makassar Dinilai Mencurigakan

Ketua Panitia, Andi Arifah Pasri, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan sekolah.

Ia menjelaskan makna di balik elemen dekorasi: balon dan layangan menggambarkan masa kanak-kanak, pesawat kertas sebagai simbol impian, dan burung merpati sebagai lambang kebebasan yang tetap kembali ke rumah.

Pentas kreativitas siswa pun memukau para tamu. Mulai dari selawat, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hingga tari-tarian daerah seperti Gandrang Bulo, Zafin Melayu, dan Tari Empat Etnis, serta vokal grup yang menyanyikan “Hymne Guru” dan “Selamat Tinggal Guru dan Kawanku”.

Salah satu penampilan menyentuh datang dari para guru, yang membawakan lagu “Saat Kau Telah Mengerti” karya Virgoun, dengan beberapa lirik yang dimodifikasi sebagai nasihat penuh cinta kepada murid-muridnya.

Sebanyak 11 siswa-siswi juga menerima penghargaan atas prestasi di lima bidang: akademik, keagamaan, seni, olahraga, dan ekstrakurikuler.

BACA JUGA :  PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul

Sementara itu, pesan dan kesan dari perwakilan siswa dan orangtua pun menyentuh banyak hati.

Bu Sri Wahyuni, orangtua dari Aqilah Zayyan Khairiyah, mengaku terharu dan bangga melihat anaknya berada di barisan siswa yang lulus. “Saya berharap semangat belajarnya tetap menyala di jenjang berikutnya,” ujarnya.

Acara yang dipandu oleh dua siswa, Annisyah Arsyad dan Muhammad Faith Az Zafran, dalam dua bahasa—Indonesia dan Inggris—menjadi penutup indah perjalanan enam tahun para siswa di SD Negeri Borong.

Sebuah perpisahan yang tak hanya penuh kenangan, tapi juga penuh harapan.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Pembalut Wanita “Dipalak” PPN 11 Persen, Pemerintah Diminta Kaji Ulang
Binance Kena Hack Rp114 Triliun, Laptop Karyawan Jadi Celah Masuk Hacker
Kebijakan Tidak Jalan! Gerindra Sebut Tiga Menteri Layak Diberi “Rapor Merah”
Digeruduk Loyalis Usai Fitnah Anggota DPR RI, Kadispar Sultra Minta Maaf
Tawuran Pecah di Makassar, Konvoi Motor Diserang Pakai Busur dan Batu
Makam Tebing Toraja Utara Dilahap Karhutla, 270 Jenazah Berakhir Jadi Abu
Houthi Gempur Habis-habisan Arab Saudi, Kilang Minyak Ras Tanura Terbakar
Diduga Istimewakan Penipu, Polresta Gowa Diminta Cabut Penangguhan AHA