Mantan Direktur Penyidikan Bea Cukai Ditangkap KPK Terkait Dugaan Suap Impor

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Direktur Penyidikan Bea dan Cukai, Rizal Fadillah (Ist)

Mantan Direktur Penyidikan Bea dan Cukai, Rizal Fadillah (Ist)

Zonafaktualnews.com – Mantan Direktur Penyidikan Bea dan Cukai, Rizal Fadillah, ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di Jakarta dan Lampung.

Penangkapan tersebut diduga terkait praktik suap dalam kegiatan importasi barang.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut Rizal merupakan mantan pejabat eselon II di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang diamankan di wilayah Lampung.

“Yang bersangkutan pejabat eselon dua di Bea Cukai. Sebetulnya sudah mantan, mantan Direktur Penyidikan dan Penindakan. Itu yang kemudian diamankan di wilayah Lampung,” ujar Budi Prasetyo di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Selain Rizal, KPK juga mengamankan sejumlah pihak lain dalam operasi tersebut. Namun identitas mereka belum seluruhnya disampaikan ke publik.

“Hari ini KPK mengamankan sejumlah pihak di wilayah Jakarta dan Lampung. Beberapa sudah tiba di Gedung Merah Putih dan sedang dilakukan pemeriksaan intensif,” kata Budi.

BACA JUGA :  Diduga Langgar Spesifikasi, Proyek SMPN 19 Sinjai Akan Dilaporkan ke KPK

OTT ini berkaitan dengan pengurusan barang impor yang diduga mengandung unsur tindak pidana korupsi.

Dalam penindakan itu, penyidik turut menyita uang tunai serta logam mulia seberat tiga kilogram.

“Terkait dengan beberapa barang yang masuk ke Indonesia. Detailnya akan kami sampaikan lebih lanjut,” ucap Budi.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menyatakan menghormati proses hukum yang tengah berjalan dan memastikan sikap kooperatif terhadap penyidikan KPK.

BACA JUGA :  KPK Bongkar Mega Korupsi BRI, Skema Sewa EDC Jadi Sumber Bancakan

“Saat ini sedang berlangsung pemeriksaan oleh Tim KPK terhadap pejabat Bea dan Cukai. Kami berkomitmen kooperatif dan menghormati proses yang berjalan,” kata Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan DJBC Budi Prasetyo.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Narasi ‘Demo Anarkis’ Diduga Pengalihan Isu, Alibi Lapas Bollangi Tutupi Kasus Narkoba?
Urat Nadi Energi Dunia Kembali Berdenyut, AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz
Nilai Tukar Rupiah Jeblok ke Rp17.730, Menkeu Purbaya Pasang Badan Kejar Target
Demo Narkoba di Lapas Bollangi Chaos, Mahasiswa Dipukuli dan Diseret Bak Binatang
LBH MRI Tuntut Hukuman Berat Pelaku atas Kematian Wanita Ahli Bela Diri di Makassar
Pertamina Pastikan Narasi Larangan Pertalite Merek Mobil Tertentu Hoaks
Dipolitisasi di Film Pesta Babi, Pejuang Lingkungan Balik Arah Dukung Food Estate
Owner FF Koar-koar Bravo BPOM-Polri, Netizen: “Samaji’ko Dulu Mercurit”

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:21 WITA

Narasi ‘Demo Anarkis’ Diduga Pengalihan Isu, Alibi Lapas Bollangi Tutupi Kasus Narkoba?

Selasa, 26 Mei 2026 - 02:32 WITA

Urat Nadi Energi Dunia Kembali Berdenyut, AS-Iran Sepakat Buka Selat Hormuz

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:52 WITA

Nilai Tukar Rupiah Jeblok ke Rp17.730, Menkeu Purbaya Pasang Badan Kejar Target

Senin, 25 Mei 2026 - 17:44 WITA

Demo Narkoba di Lapas Bollangi Chaos, Mahasiswa Dipukuli dan Diseret Bak Binatang

Senin, 25 Mei 2026 - 15:44 WITA

LBH MRI Tuntut Hukuman Berat Pelaku atas Kematian Wanita Ahli Bela Diri di Makassar

Berita Terbaru