Mantan Direktur Penyidikan Bea Cukai Ditangkap KPK Terkait Dugaan Suap Impor

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Direktur Penyidikan Bea dan Cukai, Rizal Fadillah (Ist)

Mantan Direktur Penyidikan Bea dan Cukai, Rizal Fadillah (Ist)

Zonafaktualnews.com – Mantan Direktur Penyidikan Bea dan Cukai, Rizal Fadillah, ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di Jakarta dan Lampung.

Penangkapan tersebut diduga terkait praktik suap dalam kegiatan importasi barang.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut Rizal merupakan mantan pejabat eselon II di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang diamankan di wilayah Lampung.

“Yang bersangkutan pejabat eselon dua di Bea Cukai. Sebetulnya sudah mantan, mantan Direktur Penyidikan dan Penindakan. Itu yang kemudian diamankan di wilayah Lampung,” ujar Budi Prasetyo di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Selain Rizal, KPK juga mengamankan sejumlah pihak lain dalam operasi tersebut. Namun identitas mereka belum seluruhnya disampaikan ke publik.

“Hari ini KPK mengamankan sejumlah pihak di wilayah Jakarta dan Lampung. Beberapa sudah tiba di Gedung Merah Putih dan sedang dilakukan pemeriksaan intensif,” kata Budi.

BACA JUGA :  Tak Becus Usut Korupsi DPRD Tana Toraja, GMPH Desak Kepala Kejati Sulsel Mundur

OTT ini berkaitan dengan pengurusan barang impor yang diduga mengandung unsur tindak pidana korupsi.

Dalam penindakan itu, penyidik turut menyita uang tunai serta logam mulia seberat tiga kilogram.

“Terkait dengan beberapa barang yang masuk ke Indonesia. Detailnya akan kami sampaikan lebih lanjut,” ucap Budi.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menyatakan menghormati proses hukum yang tengah berjalan dan memastikan sikap kooperatif terhadap penyidikan KPK.

BACA JUGA :  Mahfud MD Minta Pungli di Rutan KPK Harus Diproses Hukum

“Saat ini sedang berlangsung pemeriksaan oleh Tim KPK terhadap pejabat Bea dan Cukai. Kami berkomitmen kooperatif dan menghormati proses yang berjalan,” kata Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan DJBC Budi Prasetyo.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Lomba Paling Heboh “Menangkap Janda”, Dg Jaka Sial Dapat Batangan
Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid
269 Siswa di Karo Keracunan Massal Usai Santap MBG dari Dapur SPPG Kodim
Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10
Kejari Ekspose Kasus Korupsi Jalan Beton PUPR Parepare 2025
Anak Jahanam di Kuningan Bunuh Ibu Kandung hanya karena Dibangunkan Salat
Rugikan Negara Rp223,6 Miliar, KPK Jebloskan 4 Tersangka Iklan Bank BJB
Asyik Berdua Saat Suami Kerja, Istri di Bone dan Selingkuhan Digerebek Warga

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:14 WITA

Lomba Paling Heboh “Menangkap Janda”, Dg Jaka Sial Dapat Batangan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:14 WITA

Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:32 WITA

269 Siswa di Karo Keracunan Massal Usai Santap MBG dari Dapur SPPG Kodim

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:31 WITA

Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:12 WITA

Kejari Ekspose Kasus Korupsi Jalan Beton PUPR Parepare 2025

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10

Kamis, 13 Agu 2026 - 12:31 WITA