Mulyanto Kritik Gibran : Pemimpin Kekanak-kanakan Mengancam Negara

Sabtu, 20 Juli 2024 - 01:57 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Kolseksi Mainan Wakil Presiden Terpilih  Gibran Rakabuming Raka

Kolseksi Mainan Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka

Zonafaktualnews.com – Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Mulyanto, melontarkan kritik tajam kepada Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka, terkait koleksi mainan yang memenuhi ruang kerjanya saat menjabat sebagai Wali Kota Surakarta (Solo).

Kritik ini mencuat setelah akun TikTok @dialekid mempublikasikan video yang menampilkan mainan-mainan tersebut sedang dikemas usai Gibran mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Wali Kota Solo.

BACA JUGA :  Status Pendidikan Gibran Diubah Jadi S1, KPU Terancam Dipidana

Menurut Mulyanto, keberadaan banyak mainan di meja kerja Gibran menandakan bahwa Gibran adalah seorang pemimpin yang kekanak-kanakan.

“PEMIMPIN KEKANAKAN,” tulis Mulyanto di akun Instagram pribadinya @pakmul63, dikutip Sabtu (19/7/2024)

Mulyanto menegaskan bahwa sikap kekanak-kanakan pada seorang pemimpin merupakan tanda bahaya yang mesti diwaspadai.

“Keruntuhan suatu negara, bahkan imperium besar, dimulai dari munculnya PEMIMPIN KEKANAKAN,” kata Mulyanto.

BACA JUGA :  Desakan Memuncak! Forum Purnawirawan TNI Resmi Dorong Pemakzulan Gibran

Ia juga menyebut bahwa pemimpin kekanak-kanakan biasanya lahir dari negara-negara berbentuk kerajaan berbasis dinasti.

Namun, ia mengaku tidak menyangka bahwa pemimpin kekanak-kanakan juga bisa muncul dari negara demokrasi seperti Indonesia.

“Sejarah terus berulang. Bukan hanya imperium besar dan kerajaan yang berbasis DINASTI yang dapat memunculkan pemimpin kekanak-kanakan,” ujar Mulyanto.

“Ternyata negara DEMOKRASI yang berbentuk republik sekalipun dapat seperti itu. Aneh tapi nyata,” pungkasnya

BACA JUGA :  Pemerintah Diminta Tidak Menaikkan Harga BBM Bersubsidi

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?
Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri
Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja
Saham Mandiri Terkapar Usai Kepercayaan Publik Hilang Disusul Gunting ATM
Setkab Balas Kritik “Prabowo Bedebah” Pakai Video Massa Menuai Polemik
Guru PPPK Jadi PNS, Kebijakan Juga Berlaku Pengajar TK dan Madrasah Negeri
Tiga Anggota OPM Tewas Ditembak di Papua Tengah, 8 Senjata Api Disita
Rugikan Negara Rp223,6 Miliar, KPK Jebloskan 4 Tersangka Iklan Bank BJB

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 08:19 WITA

Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja

Rabu, 26 Agustus 2026 - 01:22 WITA

Saham Mandiri Terkapar Usai Kepercayaan Publik Hilang Disusul Gunting ATM

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:02 WITA

Setkab Balas Kritik “Prabowo Bedebah” Pakai Video Massa Menuai Polemik

Berita Terbaru