Mulyanto Kritik Gibran : Pemimpin Kekanak-kanakan Mengancam Negara

Sabtu, 20 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolseksi Mainan Wakil Presiden Terpilih  Gibran Rakabuming Raka

Kolseksi Mainan Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka

Zonafaktualnews.com – Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI, Mulyanto, melontarkan kritik tajam kepada Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka, terkait koleksi mainan yang memenuhi ruang kerjanya saat menjabat sebagai Wali Kota Surakarta (Solo).

Kritik ini mencuat setelah akun TikTok @dialekid mempublikasikan video yang menampilkan mainan-mainan tersebut sedang dikemas usai Gibran mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Wali Kota Solo.

BACA JUGA :  Gibran Terancam Lengser, Puan Maharani Diprediksi Jadi Wapres Prabowo

Menurut Mulyanto, keberadaan banyak mainan di meja kerja Gibran menandakan bahwa Gibran adalah seorang pemimpin yang kekanak-kanakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PEMIMPIN KEKANAKAN,” tulis Mulyanto di akun Instagram pribadinya @pakmul63, dikutip Sabtu (19/7/2024)

Mulyanto menegaskan bahwa sikap kekanak-kanakan pada seorang pemimpin merupakan tanda bahaya yang mesti diwaspadai.

“Keruntuhan suatu negara, bahkan imperium besar, dimulai dari munculnya PEMIMPIN KEKANAKAN,” kata Mulyanto.

BACA JUGA :  PDIP Tegaskan Tanpa Diberhentikan Rakyat Anggap Gibran Telah Keluar

Ia juga menyebut bahwa pemimpin kekanak-kanakan biasanya lahir dari negara-negara berbentuk kerajaan berbasis dinasti.

Namun, ia mengaku tidak menyangka bahwa pemimpin kekanak-kanakan juga bisa muncul dari negara demokrasi seperti Indonesia.

“Sejarah terus berulang. Bukan hanya imperium besar dan kerajaan yang berbasis DINASTI yang dapat memunculkan pemimpin kekanak-kanakan,” ujar Mulyanto.

“Ternyata negara DEMOKRASI yang berbentuk republik sekalipun dapat seperti itu. Aneh tapi nyata,” pungkasnya

BACA JUGA :  Prabowo dan Gibran Resmi Dilantik, Tonggak Baru Pemerintahan RI

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Prabowo Rombak Kesejahteraan Hakim Naik 300 Persen Agar Tak Bisa Disogok
Eks Wakapolri Oegroseno Marah Sebut Tindakan Kortastipidkor Sarat Kriminalisasi
Ada Pembalikan Proses Hukum, Pengacara dr Tifa Sebut Jokowi Pantas Jadi Terdakwa
Jokowi Diduga Resah, Analis Intelijen Endus Ada Skenario Jatuhkan Febrie
Kejagung Hentikan Pulbaket MBG, Pastikan Tidak Ada Pemeriksaan Polri
Mahfud MD Ungkap Hubungan Kepolisian-Kejaksaan Sudah Lama Tak Harmonis
Digoyang Kasus Korupsi Batubara, Isu Jampidsus Febrie Mundur Beredar
Tepis Isu Penggerudukan, TNI Minta Publik Waspada Provokator Medsos

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:51 WITA

Prabowo Rombak Kesejahteraan Hakim Naik 300 Persen Agar Tak Bisa Disogok

Jumat, 17 Juli 2026 - 01:30 WITA

Ada Pembalikan Proses Hukum, Pengacara dr Tifa Sebut Jokowi Pantas Jadi Terdakwa

Selasa, 14 Juli 2026 - 02:34 WITA

Jokowi Diduga Resah, Analis Intelijen Endus Ada Skenario Jatuhkan Febrie

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:43 WITA

Kejagung Hentikan Pulbaket MBG, Pastikan Tidak Ada Pemeriksaan Polri

Senin, 13 Juli 2026 - 01:52 WITA

Mahfud MD Ungkap Hubungan Kepolisian-Kejaksaan Sudah Lama Tak Harmonis

Berita Terbaru