Menantu Jokowi dan Airlangga Hartarto Dituding Terlibat Penyelundupan Nikel

Rabu, 14 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi Pertambangan Bijih Nikel (Ist)

Foto Ilustrasi Pertambangan Bijih Nikel (Ist)

Zonafaktualnews.com – Nama Bobby Nasution, menantu Jokowi, dan Airlangga Hartarto dituding terlibat kasus penyelundupan bijih nikel.

Tuduhan ini pertama kali mencuat melalui pernyataan ekonom terkemuka, Faisal Basri, dalam sebuah podcast bersama Guru Gembul.

Dalam percakapan tersebut, Faisal Basri mengungkapkan bahwa ada petinggi negara yang diduga terlibat dalam praktik ilegal ekspor bijih nikel, meskipun pemerintah telah memberlakukan larangan ekspor komoditas tersebut sejak 2020.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika ada larangan dan permintaan dari luar negeri tetap tinggi, pasti ada yang mencoba menyelundupkan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Diduga Kabur, KPK Terbitkan Surat Penangkapan Paman Haji Isam, Sahbirin Noor

Faisal secara eksplisit menyebut nama Airlangga Hartarto dan Bobby Nasution sebagai sosok yang diduga terlibat dalam praktik penyelundupan tersebut.

“Yang menyelundup itu petinggi-petinggi. Airlangga Hartarto misalnya. Menantunya Pak Jokowi, Bobby Nasution,” ungkapnya dalam podcast yang disiarkan di kanal YouTube Guru Gembul dikutip pada Rabu (14/8/2024).

Menurut Faisal, informasi mengenai keterlibatan kedua tokoh tersebut diperoleh langsung dari KPK.

“Nama itu saya dapatkan dari KPK,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya sering membantu KPK dalam berbagai investigasi.

BACA JUGA :  Ditetapkan Tersangka, Mantan Stafsus Nadiem Jurist Tan Kini Jadi Buronan

Lebih lanjut, Faisal Basri mengungkapkan adanya ketidaksesuaian data ekspor bijih nikel antara Indonesia dan China.

Meski Indonesia melaporkan nol ekspor bijih nikel sejak 2020 hingga 2022, data dari International Trade Center (ITC) menunjukkan bahwa China telah mengimpor 5,3 juta ton biji nikel dari Indonesia dalam periode yang sama.

“China mengimpor bijih nikel dari Indonesia, ada ternyata. Indonesia yang tidak melaporkan, Indonesia bilang nol karena dilarang kan,” jelas Faisal.

BACA JUGA :  BPK Bongkar Bobroknya Proyek RS UPT Vertikal Makassar, KPK Diminta Bergerak Cepat

Praktik penyelundupan ini diperkirakan telah merugikan negara hingga ratusan triliun rupiah.

Selain bijih nikel, Faisal juga mengindikasikan adanya penyelundupan komoditas lain oleh oknum pejabat, meskipun ia memilih untuk tidak menyebutkan detail lebih lanjut karena masih dalam tahap investigasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Bobby Nasution maupun Airlangga Hartarto terkait tudingan tersebut.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Jokowi Diduga Resah, Analis Intelijen Endus Ada Skenario Jatuhkan Febrie
Kejagung Hentikan Pulbaket MBG, Pastikan Tidak Ada Pemeriksaan Polri
Mahfud MD Ungkap Hubungan Kepolisian-Kejaksaan Sudah Lama Tak Harmonis
Digoyang Kasus Korupsi Batubara, Isu Jampidsus Febrie Mundur Beredar
Tepis Isu Penggerudukan, TNI Minta Publik Waspada Provokator Medsos
Bos MNC Group Diduga Sumpal Bawahan Pakai Sepatu hingga Disuruh Buka Baju
Penangkapan Tak Sah, Roy Suryo Tumbangkan Polda Metro Jaya Lewat Praperadilan
Harta AHY-Ibas Melonjak Fantastis, KPK Didorong Gandeng PPATK Audit Total

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 02:34 WITA

Jokowi Diduga Resah, Analis Intelijen Endus Ada Skenario Jatuhkan Febrie

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:43 WITA

Kejagung Hentikan Pulbaket MBG, Pastikan Tidak Ada Pemeriksaan Polri

Senin, 13 Juli 2026 - 01:52 WITA

Mahfud MD Ungkap Hubungan Kepolisian-Kejaksaan Sudah Lama Tak Harmonis

Jumat, 10 Juli 2026 - 01:09 WITA

Digoyang Kasus Korupsi Batubara, Isu Jampidsus Febrie Mundur Beredar

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:38 WITA

Tepis Isu Penggerudukan, TNI Minta Publik Waspada Provokator Medsos

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Menikmati Desahan Istri Tetangga

Rabu, 15 Jul 2026 - 14:36 WITA

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Sodok Terus Sampai Puas

Rabu, 15 Jul 2026 - 01:40 WITA