Tepis Isu Penggerudukan, TNI Minta Publik Waspada Provokator Medsos

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:38 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Tepis Isu Penggerudukan, TNI Minta Publik Waspada Provokator Medsos

Tangkapan layar memperlihatkan suasana kerumunan orang yang diduga berkaitan dengan isu penggerudukan di lingkungan Polda Metro Jaya pada Rabu (8/7/2026) malam. (Foto : Ist)

Ringkasan

TNI membantah rumor bahwa perwira tinggi atau personelnya terlibat dalam penggerudukan di Polda Metro Jaya terkait kasus korupsi yang menyeret nama Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Kapuspen TNI menyebut kabar itu tidak benar dan meminta publik mewaspadai informasi menyesatkan di media sosial.

Di sisi lain, penyidikan oleh Polri dan Polda Metro Jaya terus berjalan dengan penggeledahan di sejumlah lokasi. Penyidik disebut menyita emas, uang tunai, dan barang lain yang masih didalami keterkaitannya dengan kasus tersebut.

Zonafaktualnews.com – Jagat maya mendadak riuh oleh rumor keterlibatan perwira tinggi TNI dalam aksi penggerudukan di Polda Metro Jaya, Rabu (8/7/2026) malam.

Nama mantan ajudan Presiden Prabowo Subianto, Brigjen Wahyo Yuniartoto, disebut-sebut memimpin rombongan tersebut.

Isu yang berseliweran di media sosial mengaitkan Brigjen Wahyo dan Brigjen TNI Anggiat Napitupulu dengan upaya penjemputan paksa saksi dalam kasus korupsi Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.

BACA JUGA :  Cak Imin Slepet Pesan Luhut ke Prabowo Soal Sebutan Orang Toxic

Menanggapi hal itu, Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas memberikan bantahan tegas. Ia memastikan tidak ada satu pun personel militer yang menyambangi Polda Metro Jaya terkait perkara ini.

“Berita itu tidak benar, tidak ada prajurit TNI yang ke Polda terkait masalah ini,” kata Nas kepada wartawan, Kamis (9/7/2026).

Nas menilai narasi yang terbangun di media sosial cenderung menyudutkan dan menyesatkan.

Ia pun meminta masyarakat tidak menelan mentah-mentah informasi yang belum terverifikasi.

“Terlalu hiperbola, waspada provokator yang memanfaatkan momen ini,” imbau Nas.

BACA JUGA :  Duet Ganjar - Prabowo Siap "Tarung Bebas" Taklukkan Anies

Terkait keberadaan personel TNI di kediaman Febrie Adriansyah, Nas kembali meluruskan.

Ia menegaskan pengamanan itu bersifat rutin dan tidak ada hubungannya dengan penyidikan korupsi yang tengah bergulir.

“Pengamanan itu tidak berkaitan dengan isu lain yang saat ini berkembang,” klaimnya.

Di sisi lain, proses penyidikan oleh tim gabungan Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya terus berlanjut.

Kasus yang menyeret nama Jampidsus ini kini telah merembet hingga ke 12 lokasi penggeledahan.

Terbaru, penyidik menyita aset fantastis dari sebuah rumah di Sentul, Bogor, berupa 74 kilogram emas dan uang tunai bernilai ratusan miliar rupiah. Sebuah bingkai foto keluarga yang ditemukan di lokasi tersebut kini tengah didalami penyidik.

BACA JUGA :  Buni Yani Sebut Forum Purnawirawan TNI Tak Terima Skenario Gibran Gantikan Prabowo

Kepala Kortastipidkor Polri, Irjen Totok Suharyanto, meminta publik bersabar menunggu hasil pendalaman.

Identitas orang dalam foto tersebut belum bisa dipastikan keterkaitannya dengan sang Jampidsus.

“Saat ini masih didalami, mohon waktu,” singkat Totok di Mapolda Metro Jaya.

Seperti diketahui, tim penyidik juga telah menyita Rp67,2 miliar dari brankas tersembunyi di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Rentetan temuan ini berkaitan erat dengan dugaan korupsi pengadaan batu bara PT PLN, perkara PT Asabri, dan sengketa utang PT CBS kepada PT KNI.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Pengamat Peringatkan Risiko “People Power Di-Nepal-kan” Jika Gibran Tak Mundur
Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa
Minta Gibran Lengser, Rocky Bak Kerbau Dicocok Hidungnya Usai Disemprot Bakom
Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran
Siswi SMPN 5 Sungguminasa Dianiaya Kakak Kelas, Sekolah Lepas Tangan?
Kabut Asap Karhutla “Serang” Makassar, Racun PM2.5 Ancam Kesehatan Warga
Neon Box Nganro Mart di Barru “Offside”, Tinggal Tunggu Dihantam Truk
Balap Liar di Gowa Didenda Rp 3 Juta, Polisi Didesak Transparansi Soal BRIVA

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:24 WITA

Pengamat Peringatkan Risiko “People Power Di-Nepal-kan” Jika Gibran Tak Mundur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:48 WITA

Husniah Talenrang Lengser, Darmawangsyah Muin Pegang Kemudi Plt Bupati Gowa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:21 WITA

Minta Gibran Lengser, Rocky Bak Kerbau Dicocok Hidungnya Usai Disemprot Bakom

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:48 WITA

Simulasi Pemakzulan Beredar di Medsos, DPR Ditantang Lengserkan Gibran

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:38 WITA

Siswi SMPN 5 Sungguminasa Dianiaya Kakak Kelas, Sekolah Lepas Tangan?

Berita Terbaru