Makassar Memanas, Mahasiswa Bentrok dengan Aparat, Tolak Revisi UU Pilkada

Kamis, 22 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi tolak revisi UU Pilkada, Mahasiswa dan aparat bentrok (Ist)

Aksi tolak revisi UU Pilkada, Mahasiswa dan aparat bentrok (Ist)

Zonafaktualnews.com – Suasana panas melanda Jalan AP Pettarani, Makassar, ketika puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa menolak Revisi Undang-Undang (UU) Pilkada.

Aksi yang dimulai pada pukul 10.00 WITA ini berlangsung tegang, dengan bentrokan yang terjadi antara mahasiswa dan aparat keamanan yang mengawal jalannya demonstrasi.

Para mahasiswa, yang sebagian besar berasal dari berbagai perguruan tinggi di Makassar, membawa spanduk dan poster dengan pesan-pesan yang keras mengkritik pemerintah dan DPR.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka menilai bahwa revisi UU Pilkada yang sedang digodok di DPR mengancam demokrasi dan memperkecil ruang partisipasi publik dalam pemilihan kepala daerah.

BACA JUGA :  Rakyat Muak, Coretan #AdiliJokowi Tembus Setiap Dinding Kota

“Kami tidak akan diam! Revisi ini adalah langkah mundur bagi demokrasi kita!” teriak salah satu orator dalam aksi tersebut, Kamis (22/8/2024)

Namun, suasana mulai memanas ketika aparat kepolisian dan TNI yang berjaga mencoba mengimbau massa untuk membubarkan diri.

Cekcok antara mahasiswa dan aparat tak terhindarkan, dengan kedua belah pihak terlibat dalam bentrokan singkat.

Beberapa mahasiswa membakar ban tampak ditarik oleh aparat, namun massa tetap berusaha mempertahankan posisi mereka di jalan.

BACA JUGA :  7 PT Diduga Selewengkan BBM Subsidi, AMARAH Tantang Kapolda Sulsel Sikat

Setelah berlangsung selama sekitar satu jam, aksi tersebut berakhir dengan pembubaran diri oleh para mahasiswa.

Menurut keterangan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Makassar, Asrul, aparat keamanan meminta mahasiswa untuk mengakhiri aksinya demi menjaga ketertiban umum.

“Demo dimulai sekitar jam 10-an dan mereka membubarkan diri setelah diimbau oleh kepolisian dan TNI. Namun, mereka berencana melanjutkan aksi pada pukul 13.00 WITA,” ujar Asrul di lokasi.

Aksi mahasiswa di Makassar ini merupakan bagian dari gelombang protes yang terjadi di berbagai kota di Indonesia, sebagai bentuk penolakan terhadap Revisi UU Pilkada yang dianggap kontroversial.

BACA JUGA :  Pemerintah Tegaskan Tidak Akan Terbitkan Perppu Terkait Putusan MK

Para mahasiswa menegaskan bahwa perjuangan mereka belum selesai dan akan terus mengawal isu ini hingga tuntutan mereka didengar oleh para pemangku kebijakan.

Dengan rencana aksi lanjutan pada siang hari, tensi di Makassar diperkirakan akan kembali meningkat, menandakan bahwa penolakan terhadap Revisi UU Pilkada ini bukanlah perkara sepele bagi masyarakat, terutama di kalangan mahasiswa yang menjadi garda terdepan dalam menjaga demokrasi.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Mahasiswi Perantau di Makassar Disekap dan Diperkosa Modus Loker Palsu
Kronologi Penemuan Mahasiswi Asal Torut Tewas di Kamar Kos Tidung Makassar
Prabowo Didesak Copot Karutan Masamba, Kepala BNNP Sulsel, Serta Evaluasi Kejati
Jukir Liar di CFD Boulevard Ogah Tanggung Jawab Usai Barang Milik Warga Hilang
DPR RI Didesak RDPU, Telanjangi Mafia Narkotika Kasus Jalur Medan–Makassar
Tambang Emas Ilegal Menggurita di Ulu Rawas, Negara Dinilai Kehilangan Wibawa
Mantan Presiden BEM UNM Kecam Tindakan Intimidatif Anggota Polda Sulsel
Kasus Pengrusakan Pohon Terkesan ‘Tidur’, Polsek Barombong Terlihat Tak Bernyali?

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:28 WITA

Mahasiswi Perantau di Makassar Disekap dan Diperkosa Modus Loker Palsu

Selasa, 12 Mei 2026 - 01:49 WITA

Prabowo Didesak Copot Karutan Masamba, Kepala BNNP Sulsel, Serta Evaluasi Kejati

Senin, 11 Mei 2026 - 01:41 WITA

Jukir Liar di CFD Boulevard Ogah Tanggung Jawab Usai Barang Milik Warga Hilang

Minggu, 10 Mei 2026 - 01:29 WITA

DPR RI Didesak RDPU, Telanjangi Mafia Narkotika Kasus Jalur Medan–Makassar

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:27 WITA

Tambang Emas Ilegal Menggurita di Ulu Rawas, Negara Dinilai Kehilangan Wibawa

Berita Terbaru