Pawai Demokrasi Bergema, Mahasiswa Serukan Netralitas Aparatur Negara di Gowa

Jumat, 8 November 2024 - 22:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus menggelar aksi damai bertajuk Pawai Demokrasi diGowa

Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus menggelar aksi damai bertajuk Pawai Demokrasi diGowa

Zonafaktualnews.com – Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus menggelar aksi damai bertajuk “Pawai Demokrasi” di Kabupaten Gowa pada Jumat (08/11/2024).

Pawai Demokrasi ini untuk menyoroti netralitas aparatur negara dalam pelaksanaan Pilkada 2025.

Aksi dimulai dengan long march dari Jl. Tumanurung menuju Kantor Polres Gowa, diiringi sorak sorai dukungan dari warga sepanjang jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Long mach tersebut mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat setempat yang memberikan dukungan moral kepada para mahasiswa.

BACA JUGA :  Danny Pomanto dan Azhar Arsyad Paparkan Program Ambisius untuk Sulsel

“Kami sangat mendukung aksi mahasiswa ini terkait netralitas. Kami berharap pemilu ini bisa berjalan dengan demokratis tanpa tekanan,” ujar Suryati, seorang warga yang turut menyaksikan aksi tersebut.

Sebagai bentuk dukungannya, Suryati bahkan memberikan kue dan air minum kepada mahasiswa yang berpanas-panasan dalam aksi tersebut.

Aksi ini merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya yang dilakukan oleh kelompok Cipayung Plus, berupa dialog dengan tema “Netralitas Aparatur Negara dalam Pilkada,” yang diikuti dengan penandatanganan petisi bersama Bawaslu Kabupaten Gowa.

BACA JUGA :  Makassar Memanas, Mahasiswa Bentrok dengan Aparat, Tolak Revisi UU Pilkada

Petisi tersebut bertujuan untuk memperkuat komitmen semua pihak dalam menjaga demokrasi yang sehat dan bebas dari tekanan pihak-pihak tertentu.

Sigit, perwakilan dari Cipayung Plus, menegaskan pentingnya netralitas aparatur negara dalam menjaga kepercayaan publik terhadap proses pemilihan.

“Netralitas aparatur negara sangatlah penting untuk menjaga proses demokrasi yang adil dan tidak memihak. Kami harap pesan ini dapat diterima oleh seluruh pihak terkait,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Rakyat Muak, Coretan #AdiliJokowi Tembus Setiap Dinding Kota

Pawai Demokrasi ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan berlangsung dengan tertib. Ke depan, Cipayung Plus berencana untuk terus mengadakan dialog dan aksi damai guna memastikan semangat netralitas tetap terjaga dalam setiap tahapan Pilkada.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Tuntutan Keturunan Kerajaan Gowa Dipenuhi, DPRD Dukung Cabut Perda LAD
Sampah Menumpuk Sepekan Tak Diangkut, Warga Enrekang Tutup Jalan
Kesultanan Gowa Kerahkan 1.000 Pasukan Kepung DPRD pada Aksi 5–6 Agustus 2026
Andi Takdir Jufri Dilantik Jadi Anggota DPRD Luwu Utara, Ini Harapan Husain
Polsek Lepas Tangan, Tambang Liar Jeneberang Diduga Suplai Proyek Jenelata
Tak Terima Dituding Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Bakal Lapor Balik
Ketua DPRD Bone Diduga Lempari Kue hingga Botol Sambal ke Wajah Staf
DPRD Lutra Bongkar Kejanggalan Status Tambang PT Kalla Arebama di Rampi

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:55 WITA

Tuntutan Keturunan Kerajaan Gowa Dipenuhi, DPRD Dukung Cabut Perda LAD

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:40 WITA

Sampah Menumpuk Sepekan Tak Diangkut, Warga Enrekang Tutup Jalan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:32 WITA

Kesultanan Gowa Kerahkan 1.000 Pasukan Kepung DPRD pada Aksi 5–6 Agustus 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:36 WITA

Andi Takdir Jufri Dilantik Jadi Anggota DPRD Luwu Utara, Ini Harapan Husain

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:35 WITA

Polsek Lepas Tangan, Tambang Liar Jeneberang Diduga Suplai Proyek Jenelata

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10

Kamis, 13 Agu 2026 - 12:31 WITA